Sudah Saatnya Serok Dalam XRP?

Dalam dunia kripto, memprediksi pergerakan harga jangka pendek bisa seperti berlayar di lautan yang bergejolak. Volatilitas inheren pasar dan sifat yang selalu berubah membuatnya menjadi lanskap yang menantang untuk dihadapi.

Namun demikian, para trader dapat menggunakan indikator analisis teknikal sebagai panduan, meskipun penting untuk diingat bahwa alat-alat ini tidak boleh menjadi satu-satunya dasar keputusan investasi.

Saatnya Serok XRP?

Finbold melaporkan, pada tanggal 12 Oktober, trader kripto Alan Santana membagikan analisis XRP-nya di TradingView, mengisyaratkan waktu entri yang menguntungkan untuk aset digital ini.

Saat analisis dilakukan, XRP diperdagangkan di kisaran US$0,48362, dengan support yang disarankan sekitar US$0,47399.

Optimisme Santana tercermin dalam pernyataannya, “Mungkin saat ini merupakan ‘waktu yang tepat’ untuk masuk, tampaknya tingkat rendah telah tercapai.” Penilaian awal ini kemudian diperkuat oleh pembaruan dan analisis berikutnya yang dilakukan oleh Santana, yang menekankan pentingnya mematuhi kondisi-kondisi tertentu dalam grafik.

Salah satu perkembangan kunci adalah kemampuan XRP untuk menembus indikator EMA 50 hari dan 300 hari, yang sebelumnya bertindak sebagai level resistensi yang kuat bagi kripto Ripple ini.

Patut dicatat bahwa EMA ini bisa berubah menjadi zona support penting bagi harga XRP. Santana menyoroti konsep ini, mengacu pada pengujian token terhadap EMA 50 pada grafik 4 jam sekitar US$0,53733.

“Bias bullish tetap utuh, dan XRP dimuat sebelum melanjutkan tren bullish,” ujar Santana.

Grafik XRP baru-baru ini menunjukkan pola teknis yang telah menarik perhatian banyak investor dan trader.

Di sisi lain, golden cross telah muncul dalam grafik altcoin XRP pada awal tahun ini.

U Today melaporkan, meskipun XRP mengalami kenaikan harga jangka pendek setelah golden cross, namun tidak mampu mempertahankan tren naik jangka panjang, terutama jika dibandingkan dengan pemimpin kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

Kedua raksasa kripto ini telah mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir, jauh melampaui XRP.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah golden cross masih menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk XRP? Sejarah menunjukkan bahwa meskipun golden cross umumnya adalah tanda bullish, namun tidak menjamin tren naik yang berkelanjutan bagi XRP.

Kondisi pasar yang lebih luas, faktor fundamental dan sentimen investor memainkan peran penting dalam menentukan laju kripto ini.

Penting untuk dicatat bahwa altcoin ini selalu dianggap sebagai salah satu kripto yang lebih volatile. Pergerakan harganya sering kali melawan ekspektasi pasar.

Meskipun volatilitas melekat padanya, XRP gagal mencerminkan kinerja impresif aset seperti Ethereum atau Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir, menyisakan banyak investor yang bingung.

Divergensi ini menjadi lebih menarik terutama jika dilihat dari latar belakang sentimen bullish yang umumnya ada di pasar kripto secara keseluruhan. [st]

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait