Selasa, 28 Januari 2020


Label Blockchain

Blockchain

Pornhub, PayPal dan Mata Uang Kripto Itu

Mata uang kripto (di Indonesia diakui sebagai aset kripto) yang berteknologi blockchain memberikan jalan keluar yang "hepi" kepada situs video dewasa, Pornhub, setelah PayPal memblokir layanan mereka di situs itu. United States Dollar Tether (USDT) berbasis blockchain Tron pun jadi andalan. Efektifkah?

Tahun 2020 Vexanium Giatkan Edukasi, Adopsi dan Kolaborasi

Pada tahun 2020 ini penyedia teknologi blockchain Vexanium akan terus menggiatkan beraneka edukasi, adopsi dan kolaborasi. Tiga kegiatan utama itu ditujukan meningkatkan penggunaan teknologi blockchain Vexanium.

Gara-gara Bitcoin, Banyak Bank Sentral Ingin Bikin Mata Uang Digital Sendiri

Sistem uang elektronik peer-to-peer, Bitcoin yang lahir pada tahun 2008 kian membawa pengaruh secara global. Lihat saja, kini banyak bank sentral di dunia ingin membuat mata yang digital sendiri (CBDC), yang karakternya kurang lebih seperti Bitcoin. Terlebih-lebih hal itu ditegaskan melalui satu konsorsium khusus oleh World Economi Forum (WEF), baru-baru ini.

Infografis: 5 Manfaat Blockchain di Pasar Aplikasi Mobile

Keunikan blockchain membawa perbedaan menonjol dibandingkan platform tradisional seperti App Store dan Play Store. Berikut infografis 5 manfaat blockchain di pasar aplikasi mobile yang disadur dari Acmarket.

JPEG Eksplorasi Pemanfaatan Blockchain untuk Kelola Produk Grafis

Keunggulan teknologi blockchain kian mengundang perhatian banyak pihak, termasuk JPEG (Joint Photographic Experts Group). Selasa, 21 Januari 2020 lalu saya berkesempatan menghadiri diskusi terbuka yang mereka selenggarakan di Sydney, Australia.

Ethereum 2.0 di Mata Jeth Soetoyo, CEO Rupiah Token

Penaiktarafan (upgrading) blockchain Ethereum yang kelak mengandalkan algoritma konsensus Proof-of-Stake (PoS) sedang berlangsung. Disebut sebagai Ethereum 2.0, kinerja blockchain publik itu diperkirakan semakin berlipat. Berikut Ethereum 2.0 di mata Jeth Sutoyo, CEO Rupiah Token.

Sebab Musabab Bitcoin Memiliki Nilai

Apa yang menyebabkan Bitcoin memiliki nilai? Hukum supply and demand (permintaan dan penawaran) tidaklah cukup menggambarkan itu. Bitcoin memang tidak dijamin aset fisik apapun dan tidak dikendalikan tunggal oleh siapapun. Kendati diciptakan dengan karakteristik uang fiat, tidak ada yang menguasai Bitcoin. Lantas?

Money20/20 Asia: Blockchain, Teknologi yang Disruptif

Di perhelatan akbar Money20/20 Asia, blockchain dianggap sebagai teknologi yang disruptif, selain teknologi lain yang sudah ada. Apa alasannya bagi masa depan bisnis di Asia?

Bitcoin Halving 2020, Hugo Prasetyo: Harga Bitcoin Mungkin Tak Naik Sampai 30 Kali Lipat

Bitcoin Halving 2020 adalah momen yang sangat dinantikan oleh segenap pengguna Bitcoin di seluruh dunia. Tingkat ketertarikan terhadap momen itu pun meningkat berdasarkan data dari Google Trends. Berikut pendapat Hugo Prasetyo, Pengajar Ekonomi dan Keuangan di Universitas Bina Nusantara mengenai momen yang akan jatuh pada Mei 2020 itu. Hugo juga adalah pegiat blockchain-aset kripto di Indonesia.

Menyoal Masa Depan Ethereum 2.0

Menyoal masa depan Ethereum kian penting, karena perubahan sistem pada teknologi itu sangatlah mendasar. Kelak, kecepatan transaksi berlipat hingga ribuan transaksi per detik, yang akan mendukung banyak peluang bisnis, khususnya di sektor pengembangan dApp (Decentralized App).