Minggu, 22 September 2019
Label BTC

BTC

Hash Rate Bitcoin Sudah 100 Juta TH per Detik, So What?

Inilah yang diharapkan dapat menggenjot kenaikan harga Bitcoin di kemudian hari: Ada potensi pembelian Bitcoin dalam jumlah besar oleh institusi+para penambang menaiktrafkan mesin-mesin penambangannya+menanti event terbesar, yakni Bitcoin Reward Halving pada Mei/Juni 2020 mendatang.

Eric Choy, Analis BXB: Kesuraman Belum Rambah Bitcoin

Eric Choy, Director of Crypto Market Research di BXB menegaskan bahwa Bitcoin turun ke US$9.600 sebenarnya masih di atas support line, US$9.400 dalam beberapa bulan terakhir ini. Pun itu sudah melonjak hingga 4 kali lipat sejak Juni 2019. Jadi, kesuraman belum merambah Bitcoin, setidaknya saat ini.

Oscar Darmawan: Bitcoin Turun Itu Sangat Wajar

Bitcoin kian anjlok, berdasarkan data dari Coindesk pukul 12.00 WIB, Bitcoin mengalami penurunan hingga 3,63 persen atau sekitar US$371,81 (Rp5,2 juta). Bos Indodax, Oscar Darmawan menilai penurunan ini sangat wajar.

20 Persen Generasi Milenial Kaya Inggris Berinvestasi di Aset Kripto, Di Antaranya Bitcoin

Hasil penelitian oleh perusahaan di Inggris, Michelmores, mengungkapkan bahwa 20 persen dari responden telah berinvestasi di aset kripto, seperti Bitcoin.

Penambang Bitcoin Semakin Percaya Diri Cetak Laba Lebih Tinggi

Kekuatan komputasi yang merepresentasikan aktivitas penambangan Bitcoin telah mencapai ketinggian baru. Ini bisa jadi mencerminkan dipasangnya lebih dari 600.000 unit alat penambangan berspesifikasi lebih tinggi, dalam tiga bulan terakhir. Penambang Bitcoin pun dinilai semakin percaya diri untuk terus mencetak laba lebih tinggi lagi, sembari untuk mengatasi inflasi Bitcoin di pasar.

Thomas Lee: S&P 500 Dorong Bitcoin Kembali ke US$20 Ribu

Berdasarkan data historis, Thomas Lee dari Fundstrat Global Advisors mencoba meyakinkan publik bahwa Bitcoin saat ini akan mengalami tren naik yang baik, jikalau indeks harga saham S&P 500 naik lebih besar dari 15 persen. Katanya, jikalau itu terjadi, berpotensi mendorong Bitcoin kembali ke US$20 ribu.

Menakar Kekuatan Fundamental Bitcoin

Anda pasti sering mendengar kalimat ini: Bitcoin adalah instrumen investasi spekulatif, parahnya lalu disebut judi. Tapi, penuturan kata "spekulatif" haruslah lebih spesifik seraya menggunakan sejumlah pendekatan untuk menakar kekuatan fundamental Bitcoin. Fundamental itu setidaknya dapat dijadikan sebagai acuan pertumbuhan nilai Bitcoin berikutnya.

Bitcoin Menguat 8,5 Persen, Mencoba Kembali Jajal Rp180,5 Juta

Pagi ini, pukul 10:00 WIB, Bitcoin terpantau menguat di level Rp176.980.000. Dibandingkan kemarin petang, maka Bitcoin kekar sekitar 8,57 persen di kisaran Rp163.003.000.

Minat Menabung Bitcoin? Ini Caranya

Sejak awal tahun 2019 harga Bitcoin semakin mahal, demikian pula dengan emas. Tetapi, bagi Anda yang berkocek tipis, bukan berarti Anda tak bisa memiliki Bitcoin. Anda bisa menggunakan strategi mencicil atau bahasa kerennya adalah Dollar-Cost Averaging (DCA) atau bahasa awamnya menabung Bitcoin.

Mau Menambang Bitcoin? Pertimbangkan Ini Dulu

Menambang (mining) Bitcoin saat ini semakin susah, karena mining difficulty di blockchain Bitcoin sudah memuncak di besaran terbaru sepanjang masa, yakni lebih dari 7,93 triliun. Tren mining difficulty memang menaik sejak awal Januari 2019. Dari data yang diolah oleh BTC.com, perubahan mining difficulty berikutnya akan jatuh pada 10 atau 11 Juli 2019.