Label Monero

monero

Berpacu demi Pajak: IRS Versus Pengembang Privacy Coin

Usaha untuk menemukan celah privasi pada privacy coin ini di satu sisi memang merupakan upaya untuk membuat pemerintah tetap memiliki kendali terhadap peredaran uang dan transaksi keuangan yang ada dan membuat seluruh transaksi aset kripto dapat dikenakan pajak tambahan.

Bisa “Meretas” Monero? Hadiahnya Bikin Mata Kamu Jadi Ijo

Blockchain dan aset kripto Monero (XMR) sepertinya semakin bikin gerah pemerintah AS, karena mereka kesulitan melacak transaksinya dan semakin kerap digunakan oleh pelaku kriminal di dunia maya. Agar memudahkan investigasi, pemerintah AS menawarkan hadiah besar bagi siapa saja yang bisa "meretas" Monero.

Aset Kripto: Membedah Teknologi di Balik Privacy Coin

Aset kripto berjenis privacy coin berkarakter unik dibandingkan dengan aset kripto biasa, seperti Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH). Transaksi menggunakan privacy coin lebih mampu menyamarkan informasi, khususnya soal nilai dana yang ditransaksikan, termasuk pangkal dan ujung transaksi lebih sulit diketahui.

Hati-Hati! Ada Penambang Monero di Layanan Cloud Amazon

Para pengguna layanan komputer cloud Amazon disarankan untuk berhati-hati. Pasalnya, sudah ditemukan kegiatan penambang aset kripto Monero (XMR) di layanan itu, menurut peneliti asal Israel.

Peretas Ini Minta Tebusan Aset Kripto Monero Rp110 Miliar

Perusahaan telekomunikasi besar asal Argentina ini diretas. Data-data penting pun tak dapat diakses karena dienkripsi. Pelakunya meminta bayaran berupa aset kripto Monero (XMR), senilai US$7,5 juta (Rp110 miliar).

1000 Komputer Diretas untuk Menambang Aset Kripto Monero (XMR)

Setidanya sekitar 1000 komputer perusahaan diretas untuk menambang aset kripto Monero (XMR). Peretas menggunakan teknik "Juicy Potato" untuk mendapatkan akses tingkat administrator.

Penelitian: 99,9 Persen Transaksi Zcash Bisa Terlacak

Hasil penelitian terbaru menyebutkan, bahwa 99,9 persen transaksi privacy coin, Zcash bisa terlacak. Penelitian oleh Claire Ye, Chinedu Ojukwu, Anthony Hsu dan Ruiqi Hu dari Carnegie Mellon University itu diterbitkan pada 18 Mei 2020 lalu.

Selusin Komputer Super di Eropa Terinfeksi Malware Tambang Aset Kripto Monero (XMR)

Sejumlah komputer super di seluruh Eropa telah terinfeksi malware penambangan aset kripto Monero (XMR). Komputer super di Inggris, Jerman, Swiss dan Spanyol termasuk di antaranya.

Menambang Monero Pakai Smartphone? Ini Kata HTC

Menambang aset kripto Monero (XMR) kelak kian mudah. Tak perlu pakai komputer, cukup menggunakan smartphone. Setidaknya itu adalah klaim dari HTC, produsen smartphone asal Taiwan, yang sebelumnya melahirkan ponsel blockchain pertama di dunia, Exodus.

Maling…! Rp4 Miliar Bitcoin dan Monero Pun Raib

Pada Selasa (7 April 2020) Bisq mengumumkan bahwa terjadi peretasan di sistemnya. Aset kripto Bitcoin (BTC) dan Monero (XMR) senilai US$$250.000 (Rp4 Miliar) pun raib.