peretasan

Peretas Twitter Divonis 3 Tahun Penjara Gara-gara “Penipuan Bitcoin”

Peretas yang menguasai sejumlah akun Twitter tokoh dunia tahun lalu, demi melakukan "penipuan Bitcoin", divonis 3 tahun penjara.

Kiat Mencegah Agar Bitcoin Tidak Raib

Cara mencegah agar Bitcoin tidak raib, sebenarnya sederhana. Hanya saja penggunanya sering lalai dan memang tak peduli, hingga situasi jadi gelap gulita.

Kejam! Bitcoin Senilai Rp378 Juta Raib dari Ledger

Sungguh kejam! Sudahlah harga Bitcoin bermandi darah, BTC senilai US$27 ribu (Rp378 juta) milik pria ini malah raib. Penyebabnya adalah "SIM swapping".

Bursa Kena Retas, Rp149 Miliar Raib Tak Berbekas

EXMO, bursa aset kripto asal Inggris mengklaim kena retas. Akibatnya duit senilai Rp149 miliar raib kemudian. 

Ambyar! Rp113 Milyar Raib dari Dompet Aset Kripto Milik CEO Nexus

Ambyar. Ini benar-benar ambyar. Aset kripto senilai US8 juta (Rp113 milyar) raib dari dompet aset kripto Metamask. Aset kripto itu milik Hugh Karp, CEO Nexus.

Jebol Perusahaan Israel, Peretas Minta Bitcoin Senilai Rp54 Miliar

Sukses menjebol data-data perusahaan asuransi Israel dan membocorkannya di media sosial, peretas meminta bayaran Bitcoin sebesar 200 BTC, senilai US$3.847.680 (Rp54 miliar). Data pribadi Gilad Noitel, pimpinan pengadilan distrik Tel Aviv juga turut bocor.

Mengaku Diretas, Raiblah Rp98 Miliar dari Dompet Ini

Pengelola proyek blockchain Origin Protocol mengaku dompetnya diretas. Akibatnya raiblah aset kripto OUSD bernilai lebih US$7 juta atau sekitar Rp98 miliar, yang terdiri dari senilai US$5,5 juta dalam ETH (sekitar 11.800 ETH)  dan US$2,2M dalam stablecoin DAI. 

Maling! Rp28 Miliar Raib dari Aplikasi Ini

Akropolis, aplikasi keuangan desentralistik (DeFi) kehilangan aset kripto DAI bernilai lebih dari Rp28 miliar, karena digondol dedemit maya pada 12 November 2020 lalu.

Maling! Rp352 Miliar pun Raib dari Layanan Keuangan Aset Kripto Ini

Sekitar US$24 juta (Rp352 miliar) raib dari layanan keuangan aset kripto Harvest Finance, pada Senin pagi (26 Oktober 2020).

KuCoin Kantongi Identitas Pencuri Bitcoin Cs, Rp4,1 Triliun

Bursa aset kripto asal Singapura, KuCoin mengaku telah mengantongi identitas dalang peretas dan pencuri Bitcoin Cs di platform-nya. Peretasan yang terjadi pada 26 September 2020 lalu, nilai totalnya mencapai US$281 juta (Rp4,1 triliun).