stablecoin

Menjamah Rupiah Token (IDRT), Besutan Anak Negeri

"Perlombaan" stablecoin semakin marak. Dalam beberapa tahun terakhir, sudah beredar "beragam merek" stablecoin berbasis dolar AS, seperti USDT yang lazim digunakan untuk menjaga stabilitas nilai modal di tengah pasar kripto yang sangat volatil. Melihat peluang tersebut, PT Rupiah Token Indonesia meluncurkan stablecoin Rupiah Token (IDRT).

Bukan Bitcoin, Bursa Efek Swiss Akan Bikin Stablecoin

SIX, bursa efek yang berbasis di Zurich, Swiss berniat menerbitkan stablecoin yang nilainya dipatok satu banding satu terhadap mata uang franc Swiss (CHF).

Tokocrypto Perdagangkan 5 Stablecoin Sekaligus

Bursa aset kripto Tokocrypto menghadirkan 5 stablecoin sekaligus, yakni Gemini Dollar (GUSD), Paxos Standard Token (PAX), TrueUSD (TUSD), USD Coin (USDC) dan Tether (USDT). Kelima stablecoin itu diperdagangkan untuk publik mulai 16 Mei 2019.

Akibat Skandal Tether, USDT Menurun, Stablecoin Lain Naik

Tether (USDT), stablecoin nomor satu saat ini, mengalami penurunan harga setelah Jaksa Agung New York menyelidiki iFinex, perusahaan yang mengelola Bitfinex dan Tether Ltd. USDT turun sampai US$0,975 terhadap USD, sementara tiga stablecoin teratas lain, yaitu USDC, TUSD dan PAX, meningkat sebanyak 6,5 persen.

Baru! TrueToken Ramaikan Pasar Stablecoin

Aset kripto jenis stablecoin yang harganya dipatok satu banding satu dengan harga uang fiat semakin menggelora saja. Buktinya datang dari perusahaan TrustToken yang berencana menerbitkan sejumlah stablecoin untuk beberapa uang fiat lainnya.

Universal Protocol Alliance Akan Terbitkan Euro Stablecoin

Universal Protocol Alliance (UP Alliance), organisasi blockchain yang beranggotakan Bittrex International, Brave, Uphold, Cred, Blockchain at Berkeley dan CertiK, berencana meluncurkan stablecoin Universal Euro (UPEUR) pada April 2019.

Mau Beli Indeks S&P 500? Pakai Kripto Ini Saja

Penasaran ingin beli Indeks S&P 500 menggunakan aset kripto? Sebuah perusahaan bernama UMA kemarin mengumumkan kemitraan dengan MakerDAO dan meluncurkan sebuah token yang nilainya sebanding dengan harga US$1 x Stock Index Indeks S&P 500. Token berbasis ERC-20 itu disebut USStocks.

Kepala CME: Suplai Tetap Bitcoin adalah Masalah

Ketua CME Group Terry Duffy mengutarakan alasan utama mengapa regulator lamban mengatur Bitcoin dan kripto, yaitu karena suplai Bitcoin yang tetap di angka 21 juta unit.