Tampilan Pasar Prediksi Coinbase Bocor, Intip Yuk

Coinbase tengah menjadi sorotan setelah laporan riset teknis mengungkap bahwa perusahaan tersebut diduga sedang membangun platform pasar prediksi baru yang terintegrasi dengan Kalshi.

Bocoran ini muncul melalui temuan analis teknologi independen Jane Manchun Wong, yang mendapatkan akses terhadap antarmuka web ber-branding Coinbase dengan fitur pasar prediksi.

Meskipun belum ada pengumuman resmi, temuan tersebut menunjukkan bahwa layanan ini akan dioperasikan melalui Coinbase Financial Markets bekerja sama dengan Kalshi, platform kontrak berbasis peristiwa yang telah beroperasi di AS.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Indikasi dari Bocoran Antarmuka Pasar Prediksi Coinbase

Temuan awal mengenai proyek ini datang dari tangkapan layar yang diunggah ke media sosial oleh Wong, yang dikenal sering menemukan produk digital sebelum dirilis.

Dalam bocoran itu, terlihat halaman web dengan label Coinbase Prediction Markets yang menampilkan sejumlah kategori prediksi, termasuk ekonomi, politik, olahraga, teknologi dan sains.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Mulai Borong, Titik Bottom Sudah Dekat?

Struktur antarmuka tersebut juga memperlihatkan bahwa kontrak-kontrak event-based akan ditawarkan melalui Kalshi, mengindikasikan integrasi langsung dengan platform tersebut.

Selain menampilkan jenis kontrak yang tersedia, tampilan itu menunjukkan opsi pembayaran menggunakan dolar AS maupun stablecoin USDC.

Indikasi ini selaras dengan pengumuman Coinbase pada 13 November 2025 yang menyebut bahwa Coinbase Custody akan menjadi pihak kustodian untuk dana USDC yang digunakan dalam kontrak-kontrak Kalshi.

Kerja sama sebelumnya itu memberikan dasar kuat bahwa integrasi teknis antara kedua pihak memang sedang berjalan.

Meskipun screenshot menunjukkan sejumlah elemen produk yang sudah tampak matang, belum ada pernyataan resmi dari Coinbase mengenai peluncuran, jadwal, maupun cakupan layanan.

Hingga saat ini, belum diketahui wilayah mana yang akan dapat mengakses platform tersebut, termasuk apakah pengguna global akan dapat mengikutinya atau hanya terbatas untuk pasar tertentu.

BACA JUGA:  Bos Indodax Bahas Cara Prediksi Bottom Harga Bitcoin

Detail Produk Masih Dirahasiakan

Informasi yang beredar sejauh ini belum mencakup rincian teknis produk, seperti mekanisme penyelesaian kontrak, struktur biaya, minimum saldo, maupun metode resolusi setiap peristiwa.

Belum jelas pula apakah platform tersebut akan berdiri sebagai layanan terpisah atau langsung diintegrasikan ke dalam ekosistem aplikasi Coinbase yang sudah ada.

Namun, arah pengembangan ini menunjukkan langkah strategis Coinbase untuk masuk ke sektor pasar prediksi, yang belakangan mengalami peningkatan minat dari pengguna ritel maupun profesional.

Pasar prediksi menilai hasil dari peristiwa nyata, seperti inflasi, hasil pemilu, atau pertandingan olahraga, melalui kontrak yang dibeli dan dijual berdasarkan peluang statistik.

Dengan menggandeng Kalshi, Coinbase tampaknya ingin menghadirkan layanan tersebut dengan antarmuka yang lebih ramah pengguna serta sistem pembayaran yang telah dikenal luas oleh basis penggunanya.

BACA JUGA:  Changpeng Zhao: Tokenisasi RWA dan Pasar Prediksi Jadi Tren Baru

Bocoran tersebut juga memunculkan spekulasi bahwa Coinbase berupaya memperluas jangkauan layanannya di luar perdagangan aset digital tradisional.

Dengan mengintegrasikan pembayaran melalui USDC, perusahaan berpotensi menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih cepat dan stabil bagi pengguna yang ingin mengikuti kontrak berbasis peristiwa.

Hingga kini, pihak Kalshi juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai sejauh mana integrasi ini berlangsung atau kapan layanan tersebut siap diluncurkan.

Meski demikian, keterlibatan Coinbase Custody dalam pengelolaan dana USDC untuk kontrak Kalshi pada November lalu memperkuat dugaan bahwa kolaborasi keduanya memang sedang diperluas ke tahap berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia