Nama Timothy Ronald kembali menarik perhatian publik. Sebuah video dari forum investasi yang menyinggung kelas Akademi Crypto mendadak ramai di media sosial, memperlihatkan sesi tanya jawab dengan seorang pria yang perlahan berubah menjadi momen penuh tensi.
Younger Wu Pertanyakan Timothy Ronald di Forum Investasi
Momen tersebut terjadi dalam Fortune Indonesia Investment Forum 2026 yang digelar pada Sabtu (29/08/2026) di Four Seasons Hotel Jakarta dan menghadirkan sejumlah figur dari industri investasi.
Timothy Ronald menjadi salah satu pembicara dalam forum tersebut. Materinya membahas perbedaan antara investasi, spekulasi, serta bagaimana investor mengambil keputusan ketika berhadapan dengan berbagai peluang dan risiko pasar.
Namun, perhatian di media sosial kemudian bergeser ke sesi tanya jawab. Dalam video yang dibagikan oleh Younger Wu, terlihat ia mendapatkan kesempatan berbicara dan melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Timothy.
Salah satu persoalan yang dibawa Younger berkaitan dengan aktivitas influencer keuangan ketika membahas atau merekomendasikan altcoin, termasuk bagaimana legalitas dan regulasi dari lembaga seperti OJK maupun Bappebti diterapkan.
Situasi kemudian memanas ketika Younger menyinggung persoalan hukum yang sebelumnya menyeret nama Timothy. Ia secara terbuka menyebut status Timothy sebagai terlapor dalam perkara dugaan penipuan yang pernah dilaporkan ke kepolisian.
“Gua ngasih pujian tinggi kepada lu bro karena masih berani jadi speaker. Karena nama anda tercatat sebagai terlapor atas dugaan tindak pidana penipuan,” ujar Younger dalam video yang dibagikannya di Threads, Sabtu (29/08/2026).

Tensi Memanas, Younger Wu Klaim Mic Dimatikan dan Diusir
Setelah pertanyaan pertama dilontarkan, tensi di forum mulai berubah. Moderator kemudian mengalihkan sesi kepada peserta lain, tetapi Younger kembali mencoba menyampaikan pertanyaan tambahan kepada sosok yang dikenal sebagai Raja Kripto Indonesia.
Situasi kemudian memanas. Sebelum sempat melanjutkan pertanyaannya, Younger mengaku mikrofonnya dimatikan dan dirinya diminta meninggalkan ruangan oleh petugas keamanan yang berada di lokasi acara.
Melalui akun Threads pribadinya, Younger kemudian menceritakan versinya mengenai kejadian tersebut. Ia menyebut pertanyaannya berkaitan dengan Timothy Ronald sekaligus aktivitas Akademi Crypto.
Salah satu pertanyaan yang ia ungkap cukup singkat, tetapi menyentuh inti perdebatan. Younger mempertanyakan bagaimana aktivitas Akademi Crypto sebenarnya dikategorikan jika dilihat dari perspektif investasi.
“Dan ketika gue tanya langsung: ‘Akademi Crypto itu gambling atau investing?’ Lo jawab: ‘Akademi,’” tulis Younger saat menceritakan kembali percakapan tersebut melalui Threads.
Perdebatan tidak berhenti di sana. Younger mengklaim turut membawa bukti yang menurutnya bertentangan dengan pernyataan pihak terkait, termasuk mengenai status perizinan Akademi Crypto di Indonesia.
“Gue bantah dengan bukti bahwa kelas Akademi Crypto tidak memiliki izin dari OJK untuk mengajar, dan setelah itu lo langsung diam membisu,” tulisnya.
Siapa Younger Wu dan Mengapa Polemik Akademi Crypto Kembali Ramai?
Nama Younger sebenarnya bukan sosok baru dalam polemik yang melibatkan Timothy Ronald dan Akademi Crypto. Ia sebelumnya muncul sebagai salah satu pihak yang melaporkan dugaan penipuan investasi kripto ke kepolisian.
Dalam penelusuran sebelumnya, Younger menceritakan bahwa ketertarikannya terhadap Timothy bermula dari konten Instagram yang memperlihatkan kesuksesan di dunia kripto sebelum akhirnya mengikuti ekosistem Akademi Crypto.
Polemik tersebut berkembang menjadi dua narasi yang saling berhadapan, yakni kesaksian serta laporan dari pihak yang mengaku sebagai korban dan tanggapan Timothy Ronald terhadap berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya.
Kehadiran Younger dalam Fortune Investment Forum 2026 pun disebut bukan sekadar untuk mempertanyakan Timothy. Ia mengatakan datang untuk mendapatkan wawasan sekaligus membawa pengalaman yang sebelumnya pernah dialaminya kepada publik.
Ia juga mengingatkan publik agar berhati-hati menerima informasi investasi dari figur di media sosial, terutama ketika promosi yang disampaikan memberikan kesan bahwa suatu investasi menawarkan keuntungan dengan risiko sangat kecil.
“Jangan sampai ada orang yang mengaku sebagai influencer keuangan, lalu demi menggaet sebanyak mungkin member, menghalalkan segala cara dengan menjanjikan dan menjamin keuntungan seolah investasi itu tanpa risiko,” tambahnya.
Kini, video dari forum tersebut kembali mengangkat polemik lama terkait kasus Akademi Crypto. Namun, klaim soal mikrofon dimatikan, alasan pengusiran, dan status perizinan masih merupakan versi Younger sebelum ada penjelasan lengkap dari pihak Timothy Ronald.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


