Taruhan Rudal Iran di Polymarket Picu Ancaman ke Jurnalis Israel

Sebuah laporan mengenai serangan rudal Iran terhadap Israel memicu kontroversi serius setelah jurnalis militer The Times of Israel, Emanuel Fabian, menerima ancaman dari sejumlah pihak yang terlibat dalam taruhan di platform pasar prediksi Polymarket.

Berdasarkan artikel The Times of Israel pada Senin (16/3/2026), insiden ini terjadi setelah Fabian melaporkan bahwa sebuah rudal Iran menghantam area terbuka di dekat Beit Shemesh pada 10 Maret 2026, yang kemudian berdampak pada hasil taruhan bernilai jutaan dolar.

Peristiwa tersebut bermula ketika Polymarket membuka pasar prediksi terkait kemungkinan serangan rudal Iran ke Israel pada tanggal tersebut. Pool taruhan itu menarik partisipasi besar dengan nilai mencapai lebih dari US$14 juta.

Dalam mekanisme pasar tersebut, hasil taruhan sangat bergantung pada interpretasi kejadian di lapangan. Jika rudal Iran dianggap berhasil menghantam target, maka hasilnya dikategorikan sebagai “Yes.” Sebaliknya, jika hanya berupa pencegatan atau hasil intersepsi, maka dikategorikan sebagai “No.”

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Bitcoin Lagi Evaluasi Besar, Arus ETF Jadi Sinyal Penting

Laporan awal Fabian yang menyebut adanya rudal Iran yang jatuh di area terbuka memicu reaksi keras dari sebagian bettor (pihak yang bertaruh) yang memasang taruhan pada hasil “No.”

Mereka menilai bahwa laporan tersebut tidak akurat dan berdampak langsung pada kerugian finansial yang mereka alami. Tekanan kemudian diarahkan kepada Fabian agar mengubah redaksi artikelnya.

Tekanan dan Ancaman terhadap Jurnalis

Sejumlah pihak dilaporkan menghubungi Fabian secara langsung melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk email dan pesan pribadi. Dalam salah satu pesan, seorang individu bernama Aviv meminta perubahan narasi dalam laporan tersebut.

“Mengenai laporan Anda di Times of Israel yang menggambarkan peluncuran hari ini sebagai ‘dampak,’ Pemerintah Kota Beit Shemesh dan MDA (Magen David Adom) kemudian mengoreksi laporan mereka untuk mengklarifikasi bahwa yang jatuh adalah pecahan pencegat, bukan rudal utuh,” tulis Aviv.

BACA JUGA:  Token Monad Diam-diam Melejit dan Trending, Ini Penyebabnya

Ia juga menambahkan bahwa ia akan sangat menghargai apabila artikel tersebut diperbarui karena dinilai belum mencerminkan kenyataan. Ia juga menyatakan terbuka untuk dikoreksi jika memang terdapat informasi bahwa rudal yang dimaksud merupakan rudal utuh yang tidak dicegat.

Namun tekanan tidak berhenti pada permintaan koreksi. Beberapa pihak dilaporkan melontarkan ancaman serius, termasuk ancaman pembunuhan dan penyebaran data pribadi (doxxing).

Tindakan tersebut diduga dilakukan oleh bettor yang mengalami kerugian besar akibat hasil taruhan yang dipengaruhi oleh laporan terkait rudal Iran tersebut.

Fabian Bertahan, Polymarket Ambil Tindakan Tegas

Emanuel Fabian menolak untuk mengubah laporannya dan menegaskan bahwa informasi yang ia publikasikan didasarkan pada sumber militer Israel serta verifikasi lapangan.

Ia mempertahankan bahwa laporan mengenai rudal Iran tersebut akurat sesuai data yang tersedia saat itu. Fabian juga dilaporkan telah melaporkan ancaman yang diterimanya kepada pihak berwenang.

BACA JUGA:  Ini Pasal yang Menjerat Belvin Tannadi dalam Kasus Goreng Saham

Di sisi lain, Polymarket sebagai platform penyedia pasar prediksi turut memberikan tanggapan resmi. Mereka mengecam keras tindakan intimidasi terhadap jurnalis dan menyatakan telah mengambil langkah tegas dengan memblokir akun-akun yang terlibat dalam ancaman tersebut.

Selain itu, platform tersebut menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna menindaklanjuti kasus ini.

Insiden ini menyoroti bagaimana peristiwa geopolitik seperti serangan rudal Iran dapat beririsan langsung dengan aktivitas pasar prediksi berbasis kripto. Ketika hasil taruhan bergantung pada interpretasi laporan berita, posisi jurnalis menjadi krusial sekaligus rentan terhadap tekanan dari pihak berkepentingan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait