Tegang! Trump Beri Deadline Selasa, Hormuz Jadi Penentu Nasib Iran

Ketegangan geopolitik kembali memanas. Pernyataan keras Presiden AS, Donald Trump, soal Iran langsung mengguncang pasar global. Dengan deadline yang jelas, Selat Hormuz kini menjadi titik krusial yang bisa menentukan arah konflik berikutnya.

Trump: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Neraka

Pernyataan Donald Trump kali ini bukan sekadar peringatan biasa. Dalam unggahannya di platform Truth Social pada Minggu (05/04/2026), ia menegaskan bahwa Selasa akan menjadi hari penentuan bagi Iran.

“Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan, semuanya jadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti ini! Buka selat itu sekarang juga atau kalian akan hidup dalam neraka!” tegas Trump.

Deadline yang Diberikan oleh Donald Trump ke Iran Terkait Selat Hormuz - Truth Social
Deadline yang Diberikan oleh Donald Trump ke Iran Terkait Selat Hormuz – Truth Social

Ucapan tersebut langsung memicu kekhawatiran luas. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital distribusi minyak dunia. Jika aksesnya terganggu, dampaknya bisa menjalar cepat ke pasar energi dan ekonomi global.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Iran Serang Kilang Minyak Kuwait, Dunia Makin Panik Energi

Dengan deadline yang mendekat, situasi kini bergerak dari retorika menuju potensi aksi nyata. Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah ini hanya tekanan dalam negosiasi atau sinyal kuat menuju operasi militer yang sudah di depan mata.

Operasi Militer dan Sinyal Eskalasi yang Makin Nyata

Ketegangan semakin meningkat setelah Trump mengungkap operasi penyelamatan militer di wilayah Iran. Ia menyebut bahwa pasukan AS berhasil mengevakuasi seorang awak F-15 yang terluka dari dalam pegunungan Iran.

“Kami telah menyelamatkan seorang anggota awak/pejabat F-15 yang terluka parah dan sangat berani, dari dalam pegunungan Iran,” ungkap Trump melalui Truth Social pada hari yang sama.

Menurutnya, operasi tersebut merupakan “pertunjukan keberanian” sekaligus menegaskan kesiapan militer AS dalam menghadapi kondisi ekstrem. Pernyataan ini memperkuat persepsi bahwa eskalasi bukan lagi sekadar kemungkinan.

BACA JUGA:  Senat AS Setujui RUU yang Bisa Hambat Pengembangan CBDC

https://blockchainmedia.id/polymarket-hapus-taruhan-nasib-pilot-as-picu-kritik-tajam/

Trump juga mengumumkan akan menggelar konferensi pers bersama jajaran militer di Oval Office pada Senin siang waktu setempat. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menunjukkan kesiapan sekaligus mengirim sinyal tegas kepada Iran.

Namun, di balik itu, muncul kekhawatiran bahwa langkah ini justru mempersempit ruang diplomasi. Ketika detail operasi militer mulai diungkap ke publik, risiko salah perhitungan dan eskalasi yang tidak terkendali menjadi semakin besar.

Harga Minyak Naik, Bitcoin Ikut Menguat

Dampak dari ketegangan ini langsung terasa di pasar. Harga minyak melonjak 2,1 persen ke level US$113,9, naik dari posisi sebelumnya di sekitar US$111. Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan energi.

Di sisi lain, Bitcoin juga menunjukkan penguatan, naik ke kisaran US$68.970. Pergerakan ini memperkuat pandangan bahwa aset kripto mulai dilirik sebagai alternatif lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik.

BACA JUGA:  The Fed Tahan Suku Bunga di Tengah Konflik Iran-AS, Bitcoin Melemah

Data di platform Polymarket menunjukkan ekspektasi konflik melonjak, dengan peluang invasi AS ke Iran tahun ini mencapai 59 persen setelah pernyataan Trump. Meski naik tajam, arah kebijakan masih dinilai belum konsisten karena tetap membuka ruang deeskalasi.

Taruhan Terkait Potensi Invasi AS ke Iran - Polymarket
Taruhan Terkait Potensi Invasi AS ke Iran – Polymarket

Kini, dunia berada di persimpangan. Deadline yang diberikan Trump kepada Iran terkait Selat Hormuz bukan sekadar soal jalur energi, tetapi juga menjadi simbol ketegangan yang dapat menentukan arah geopolitik global dalam waktu dekat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait