Tekanan Likuidasi Long Bikin Altcoin Ethereum Masuk Fase Genting

Altcoin Ethereum (ETH) tengah berada pada fase krusial setelah mengalami koreksi harga yang signifikan di pasar derivatif Binance.

Menurut analis on-chain CryptoOnchain di CryptoQuant, aset kripto tersebut menghadapi resistance kuat yang memicu gelombang long liquidation atau likuidasi posisi beli ber-leverage berlebihan.

Pada saat artikel ini disusun, ETH diperdagangkan di harga US$4.242,22, dengan kenaikan 0,87 persen dalam empat jam terakhir dan 7,50 persen dalam 24 jam, serta volume spot 24 jam mencapai US$4,46 miliar. Kondisi ini menempatkan fokus pasar pada kemampuan Ethereum mempertahankan zona support kunci US$4.000–US$4.060.

“Penurunan ini disertai lonjakan likuidasi long besar, sehingga memunculkan potensi bull trap,” ujar CryptoOnchain.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Konsolidasi di Level Kunci dan Tekanan Likuiditas

Koreksi harga yang terjadi disebut telah menyerap sejumlah besar posisi long yang sebelumnya terbentuk saat altcoin Ethereum bergerak menuju area US$4.800.

BACA JUGA:  SBI Holdings Rilis Tokenisasi Obligasi dengan Bonus XRP

Meskipun begitu, data Binance Derivatives menunjukkan bahwa rasio Long-to-Short berada di level 1,50, menggambarkan sentimen pasar yang masih cenderung optimistis.

Namun, optimisme berlebihan ini dapat berbalik menjadi tekanan tambahan karena semakin banyak posisi long yang rentan dilikuidasi apabila harga turun di bawah support penting.

Pada saat yang sama, Ethereum masih bertahan di atas Value Area jangka panjang antara US$1.125–US$3.827, yang menandakan kekuatan tren pada kerangka waktu lebih luas.

Akan tetapi, analis memperingatkan bahwa jika level US$4.000 gagal dipertahankan, pasar berpotensi mengarah pada pengujian ulang US$3.827 sebagai target koreksi pertama.

Selain itu, terdapat kluster likuidasi long terbesar di sekitar US$1.575, yang selama ini menjadi Point of Control (POC) berdasarkan volume historis sejak 2021.

Sementara itu, likuidasi short terbesar tercatat berada di atas US$4.800, berdekatan dengan area harga tertinggi sepanjang sejarah Ethereum. Dengan demikian, arah gerak berikutnya kemungkinan bergantung pada siapa yang akan terpicu terlebih dahulu, pihak pembeli atau penjual.

BACA JUGA:  Altcoin PENGU Trending Dipicu Viral Influencer dan Sorotan OpenSea

Sinyal Teknis: Peluang Reli atau Koreksi Lanjutan

Dalam lanskap teknikal, analis kripto popular Javon Marks menilai bahwa pergerakan altcoin Ethereum saat ini masih berada pada tahap awal potensi kenaikan besar. Marks mengaitkan kondisi ini dengan pola historis Ethereum yang kerap melakukan retest setelah breakout besar sebelum melanjutkan tren penguatan.

“Kita berada pada tahap awal dari potensi kenaikan besar. Ethereum dapat menuju wilayah US$8.000,” ujar Marks.

Meski demikian, analis dari CryptoQuant menggarisbawahi bahwa tren kenaikan tersebut tetap mensyaratkan pertahanan kuat pada level US$4.000–US$4.060. Jika zona ini berhasil dipertahankan, ETH berpeluang kembali menguji US$4.800, sekaligus memicu likuidasi short dalam jumlah besar yang dapat mendorong reli lanjutan.

Namun apabila tekanan jual meningkat, penurunan menuju US$3.827 bahkan hingga area volume historis di sekitar US$1.575 tidak dapat dikesampingkan.

BACA JUGA:  Vitalik Buterin Ingatkan Bahaya Web4 yang Didominasi AI

Prospek Jangka Pendek Altcoin Ethereum: Pertarungan di Zona Support

Pertanyaan utama saat ini adalah siapa yang mendominasi antara pembeli atau penjual. Pertahanan yang berhasil di level support akan membuka kembali peluang reli menuju level tertinggi sebelumnya, sementara kegagalan mempertahankannya berpotensi memicu koreksi lanjutan ke wilayah lebih dalam.

Dengan volatilitas yang meningkat serta konsentrasi likuiditas di kedua sisi pasar, Ethereum diperkirakan akan memasuki fase pergerakan yang lebih agresif dalam waktu dekat.

Para pelaku pasar kini memantau ketat pergerakan harga di sekitar US$4.000 sebagai penentu arah selanjutnya. Mari kita saksikan. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia