Tim Draper Yakin Harga Bitcoin Akan Mencapai US$250 Ribu pada Tahun Depan

Tim Draper ramalkan harga Bitcoin akan mencapai US$250 ribu pada pertengahan tahun depan, kendati pasar kripto saat ini masih terguncang, terdampak skandal FTX.

Draper sebelumnya memperkirakan bahwa Bitcoin akan mencapai US$250.000 pada akhir tahun 2022, tetapi pada awal November, pada konferensi teknologi Web Summit di Lisbon, dia mengatakan akan memakan waktu hingga Juni 2023 untuk mewujudkannya.

Dia menegaskan kembali pendapatnya pada Sabtu lalu, ketika ditanya apa pendapatnya lagi tentang keputusan harga setelah jatuhnya FTX.

Tim Draper Ramalkan Harga Bitcoin Jadi US$250 Ribu

“Saya telah memperpanjang prediksi saya selama enam bulan. US$250 ribu per BTC adalah sasaran saya,” kata Draper kepada CNBC, Senin (5/12/2022).

Dengan ‘ramalan’ hiperbolis itu, maka harga BTC perlu lejitan hingga 1400 persen dari harga saat ini sekitar US$17 ribu. Padahal sejak awal tahun 2022, karena dolar menguat dampak dari kenaikan suku bunga, BTC sudah anjlok lebih dari 60 persen.

tim draper harga bitcoin

Cryptocurrency memang sangat terguncang, tak hanya karena dolar yang berlari kencang sejak awal tahun 2022. Tambahkan gempa terjadi karena FTX yang bangkrut, dampak jatuhnya harga Terra LUNA disusul melemahnya situasi keuangan beberapa perusahaan kripto lain, seperti Gemini dan Genesis.

Tim Draper: Harga Bitcoin US$250 Ribu, Tahun Depan

Pekan lalu, investor veteran Mark Mobius mengatakan kepada CNBC bahwa Bitcoin bisa jatuh ke US$10.000 pada tahun depan, lebih dari 40 persen terjun dari harga saat ini. Salah satu pendiri Mobius Capital Partners itu dengan tepat menyebut penurunan menjadi US$20.000 tahun ini.

Meski demikian, Draper yakin bahwa Bitcoin, sebagai mata uang kripto terbesar di dunia, akan naik di tahun baru.

Pada tahun 2014 silam, Draper membeli 29.656 BTC hasil sitaan US Marshals dari Silk Road seharga US$18,7 juta. Tahun itu, dia memperkirakan harga BTC akan mencapai US$$10.000 dalam tiga tahun. Bitcoin terus naik mendekati US$20.000 pada tahun 2017.

Namun, beberapa taruhan Draper lainnya telah memburuk. Dia pernah berinvestasi di Theranos, sebuah startup kesehatan yang belakangan terbukti adalah penipuan oleh sang pendiri, Elizabeth Holmes. Holmes sudah dijatuhi hukuman penjaa selama 11 tahun.

Ini Dasar Argumen Draper

Ada sejumlah argumen yang mendasari proyeksi Draper itu, yakni BTC masih sedikit digunakan oleh kalangan perempuan untuk digunakan dalam berbelanja. Kedua, Bitcoin Halving pada tahun 2024 akan menjadi faktor pelecut lainnya, di mana secara historis satu tahun sebelumnya harga BTC pelan-pelan menanjak. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait