Timothy Ronald Tak Lagi Jadi Direktur Akademi Crypto, Ada Apa?

Akademi Crypto dikenal sebagai salah satu komunitas belajar kripto dan ekonomi terbesar di Indonesia. Selama ini, nama Timothy Ronald yang kerap dijuluki “raja kripto Indonesia” lekat dengan perjalanan dan kepemimpinan komunitas tersebut bersama partnernya, Kalimasada.

Namun belakangan, manajemen Akademi Crypto mengalami perubahan. Posisi komisaris yang sebelumnya diisi Timothy Ronald kini tak lagi ditempatinya, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi dibalik pergeseran tersebut.

Pergeseran Struktur Kepemimpinan Akademi Crypto

Perubahan struktur kepemimpinan Akademi Crypto menjadi sorotan setelah unggahan dari akun Instagram skyholic888 pada Senin (05/01/2026). Postingan ini menampilkan dokumen profil perusahaan yang tercantum di situs Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum untuk PT Uang Digital Indonesia, entitas di balik Akademi Crypto.

Dalam dokumen yang ditampilkan, terlihat perbedaan mencolok antara beberapa slide. Pada slide pertama, Timothy Ronald tercantum sebagai Direktur, sementara posisi Komisaris diisi oleh Kalimasada. Namun, pada slide ketiga, struktur tersebut berubah sepenuhnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Listing di Upbit, Altcoin TAO Kembali Dilirik dan Siap Meroket

Dokumen terbaru menunjukkan bahwa Komisaris kini dijabat oleh Melianus Lunima, sementara jabatan Direktur diisi oleh Zafrinalendra. Pergantian ini menandai pergeseran dalam jajaran kepemimpinan Akademi Crypto dibandingkan struktur sebelumnya.

Pergantian Komisaris dan Direktur Akademi Crypto - Skyholic888
Pergantian Komisaris dan Direktur Akademi Crypto – Skyholic888

Menanggapi perubahan tersebut, skyholic888 menyebut langkah yang diambil para pendiri Akademi Crypto, yakni Timothy Ronald dan Kalimasada, sebagai sebuah “manuver” yang diduga berkaitan dengan upaya menghindari potensi gugatan hukum.

“Gila sih ini, Timothy Ronald jahat banget. Kasihan Melianus sama Zafrinalendra jadi tumbal kalian. Jangan sampai kejadian lagi ya, dek,” tulisnya.

Ia juga mengingatkan adanya potensi “bom waktu” yang disebut-sebut bisa segera meledak. Pernyataan ini memicu spekulasi publik mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik layar Akademi Crypto.

Drama Timothy Ronald dan Skyholic Terus Bergulir

Tak berhenti di situ, skyholic888 juga secara terbuka melontarkan kritik terhadap Timothy Ronald. Sorotan utamanya tertuju pada langkahnya yang mempersempit daftar akun yang diikutinya di media sosial. Saat ini, jumlah akun yang diikuti Timothy disebut hanya sekitar 40 akun, yang menurut skyholic888 dilakukan untuk menonjolkan pengaruhnya.

BACA JUGA:  Co-Founder Reku: Influencer Bukan Sumber Kerugian, Literasi dan Regulasi Jadi Kunci

“Timothy, lu kayaknya blunder. Following mutual dari 600-an lebih malah dipangkas jadi sisa 40-an. Emang tujuannya apa? Biar kelihatan punya mutual sama orang gede? Orang kuat? Emang lu pikir mereka bakal turun tangan bantuin?” tulisnya.

Lebih lanjut, ia menilai langkah tersebut berkaitan dengan serangkaian kesalahan yang disebut telah dilakukan Timothy sebelumnya, termasuk sejumlah pernyataan kontroversial yang sempat memicu reaksi publik, seperti saat menyerang komunitas gym.

Skyholic888 juga mengungkap bahwa dirinya telah berhenti mengikuti sejumlah figur, mulai dari Atta Halilintar, Yudo Sadewa hingga Deddy Corbuzier.  Menariknya, ia turut menyinggung nama Sulianto, sembari mengingatkan bahwa tahun 2026 disebut akan menjadi titik balik dalam karier Timothy Ronald.

“Lu kira gue takut sama partner-partner lu? Mentor-mentor yang lu klaim sepihak itu? Santai aja. Tinggal nunggu waktu kok. 2026 nanti juga kelihatan sendiri ke mana arah ceritanya,” tegasnya.

Drama “Gym” Timothy Ronald Memanas, Akademi Crypto Dirujak Netizen

Ke Mana Arah Akademi Crypto Selanjutnya?

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Akademi Crypto maupun Timothy Ronald terkait perubahan struktur kepemimpinan atau tudingan yang beredar di media sosial. Situasi ini membuat dinamika internal Akademi Crypto menjadi sorotan publik.

BACA JUGA:  Skyholic Akhirnya Muncul ke Publik, Identitasnya Bikin Kaget!

Di tengah posisinya sebagai salah satu komunitas kripto terbesar di Indonesia, publik kini menantikan kejelasan lebih lanjut mengenai arah Akademi Crypto ke depan, termasuk bagaimana peran Timothy Ronald selanjutnya dalam ekosistem kripto Tanah Air.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia