Token HYPE Mendadak Trending, Ini Faktor Pendorongnya

Token Hyperliquid (HYPE) mendadak menjadi salah satu aset kripto yang paling banyak diperbincangkan di pasar setelah masuk dalam daftar crypto trending di CoinGecko.

Lonjakan harga yang cukup tajam, aktivitas perdagangan derivatif yang meningkat, serta sejumlah transaksi besar oleh pelaku pasar skala besar menjadi faktor yang mendorong meningkatnya perhatian terhadap token HYPE dalam beberapa hari terakhir.

Pada saat artikel ini disusun, token HYPE tercatat diperdagangkan di sekitar US$34,60. Dalam 24 jam terakhir, harga aset ini naik sekitar 9,03 persen, menempatkannya di antara kripto dengan kinerja paling menonjol pada periode tersebut.

Kenaikan ini terjadi ketika pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami penguatan signifikan dengan tambahan kapitalisasi pasar global yang meningkat dalam waktu singkat.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Volume Derivatif dan Aksi Whale Warnai Pergerakan Token HYPE

Selain kenaikan harga, peningkatan aktivitas perdagangan derivatif turut menjadi faktor yang memperkuat sorotan terhadap token HYPE. Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa volume perdagangan derivatif yang terkait dengan token HYPE melonjak cukup tajam dalam periode terbaru.

BACA JUGA:  Harga ZRO Rebound, LayerZero Buka Peluang Reli Baru di 2026

HYPE OI

Volume perdagangan derivatif tercatat meningkat sekitar 128,47 persen hingga mencapai sekitar US$2,88 miliar. Pada saat yang sama, open interest atau total nilai kontrak derivatif yang masih terbuka juga mengalami kenaikan sekitar 7,09 persen menjadi sekitar US$1,40 miliar.

Peningkatan volume dan open interest tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku pasar yang membuka posisi perdagangan terkait token HYPE. Kondisi ini biasanya mencerminkan meningkatnya minat spekulatif sekaligus partisipasi trader di pasar derivatif.

Di sisi lain, lonjakan aktivitas juga terlihat pada perdagangan komoditas di platform Hyperliquid. Dalam 24 jam terakhir, tercatat 14 whale membuka posisi kontrak minyak mentah WTI dengan nilai lebih dari US$1 juta per alamat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 alamat memilih membuka posisi long, yang berarti sekitar 78,6 persen dari para whale tersebut bertaruh pada kenaikan harga minyak.

BACA JUGA:  Tether Gaspol ke Ekonomi Kreator dengan Investasi Terbarunya

Data perdagangan juga menunjukkan bahwa beberapa posisi menggunakan leverage tinggi. Salah satu alamat bahkan membuka posisi long WTI senilai sekitar US$1,23 juta dengan leverage 20 kali, dengan harga masuk sekitar US$87,5 dan level likuidasi di sekitar US$83,3.

Menariknya, alamat tersebut diketahui baru saja mengalami likuidasi sekitar 12 jam sebelumnya setelah posisi long sebelumnya di kisaran US$82,7 terhapus, sebelum kemudian kembali membuka posisi baru.

Breakout Teknikal Dorong Momentum Bullish

Di sisi teknikal, pergerakan harga token HYPE juga menarik perhatian sejumlah analis pasar kripto. Analis kripto BOSSMD mencatat bahwa token tersebut berhasil menembus area konsolidasi yang sebelumnya menahan pergerakan harga selama beberapa hari terakhir.

analisis HYPE token

Dalam analisis tersebut dijelaskan bahwa harga token HYPE telah bergerak menembus area sekitar US$33 dan membentuk struktur bullish baru pada time frame satu jam. Pergerakan ini dinilai sebagai sinyal munculnya kembali momentum pembelian setelah periode pergerakan sideways yang relatif panjang.

BACA JUGA:  Arthur Hayes: The Fed Bisa Cetak Uang untuk Biayai Konflik AS–Iran

Setelah breakout tersebut terjadi, harga token Hyperliquid tersebut kini bertahan di atas area resistance sebelumnya. Level tersebut berpotensi berubah menjadi zona support baru apabila terjadi koreksi jangka pendek.

Dalam skenario teknikal yang disampaikan analis tersebut, area antara US$32,8 hingga US$33,2 dipandang sebagai zona retest yang sehat apabila harga mengalami pullback. Jika area tersebut berhasil dipertahankan, level tersebut dapat menjadi dasar bagi kelanjutan kenaikan harga menuju target berikutnya di sekitar US$36.

Selama support baru tersebut tetap bertahan, struktur pasar jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan bullish. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pembeli masih memegang kendali atas pergerakan harga dalam jangka pendek.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait