Token JST Cari Puncak Baru, Insentif DeFi US$300 Ribu Mulai Berlaku

Token JST kembali mendapat dorongan dari sisi ekosistem setelah Binance Wallet resmi memulai TRON Carnival Season 3 pada Minggu (4/10/2026). Program DeFi selama 60 hari tersebut menyediakan total insentif senilai US$2 juta, dengan pool JUST (JST) yang memperoleh jatah reward senilai US$300.000 dalam bentuk TRX.

Berdasarkan halaman resmi TRON Carnival di Binance Wallet, Season 3 berlangsung mulai 4 Oktober pukul 00.00 UTC atau 07.00 WIB hingga 2 Desember pukul 23.59 UTC, setara dengan 3 Desember pukul 06.59 WIB.

Untuk pool token JST, pengguna harus memasukkan sedikitnya 1.000 JST melalui Binance Wallet DeFi ke JustLend DAO. Peserta yang memenuhi ketentuan akan berbagi boosted APR reward pool senilai US$300.000 dalam TRX, dengan alokasi reward harian senilai US$5.000 dalam TRX.

Pengguna yang berhasil melakukan subscription akan menerima jJST di jaringan TRON dalam Binance Wallet. Sementara itu, peserta Season 2 yang masih mempertahankan posisinya tetap memenuhi syarat untuk Season 3 tanpa perlu melakukan subscription ulang.

Besaran APR tidak bersifat tetap. Binance menjelaskan perhitungannya bergantung pada total nilai terkunci atau TVL dan diperbarui setiap jam. Besaran reward individual juga mengikuti proporsi aset pengguna terhadap keseluruhan aset yang berada dalam pool melalui Binance Wallet.

Season 3 secara keseluruhan membagi US$2 juta insentif ke empat pool utama. TRX mendapat US$1 juta, USDD sebesar US$600.000, token JST US$300.000, sedangkan SUN memperoleh US$100.000.

BACA JUGA:  Berita Kripto Minggu Ini, Reli Bitcoin hingga Ledakan Aktivitas Robinhood Chain

Token JST Masuk Season 3 Saat Harga Masih Melanjutkan Reli

Peluncuran program terbaru itu terjadi ketika token JST sedang berada dalam fase penguatan. Data JUST terhadap USDT di CoinMarketCap menunjukkan JST ditutup di sekitar US$0,1264 pada 27 September sebelum bergerak menjadi US$0,1301 pada 28 September.

Token JST JUST

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Harga kemudian berada di US$0,1270 pada 29 September, naik ke US$0,1332 pada 30 September, lalu berada di sekitar US$0,1310 dan US$0,1325 masing-masing pada 1 dan 2 Oktober. Pada 3 Oktober, JST mencapai sekitar US$0,1383.

Dengan pergerakan tersebut, harga token JST bertambah sekitar 9,4 persen dari penutupan 27 September hingga 3 Oktober. JST juga tercatat menguat hampir 30 persen terhadap USDT dalam periode 30 hari terakhir.

Memasuki Minggu (4/10/2026), harga masih bergerak di sekitar area puncak terbaru reli tersebut. Dengan kata lain, token JST saat ini tengah berupaya mencari titik tertinggi baru sejak fase penguatan dimulai.

Namun, kedekatan waktu antara kenaikan harga dan peluncuran Season 3 belum membuktikan adanya hubungan sebab-akibat. Penguatan JST telah berlangsung sebelum program baru Binance Wallet tersebut resmi dimulai.

Yang dapat dipastikan adalah Season 3 memperpanjang insentif penggunaan JST melalui JustLend DAO. Bahkan, kampanye TRON Carnival secara keseluruhan kini telah menyediakan US$6,5 juta reward dalam tiga musim.

Season 1 yang berlangsung 6 Juli hingga 4 Agustus menyediakan US$2,15 juta. Season 2 kemudian memperbesar reward menjadi US$2,35 juta untuk periode 5 Agustus hingga 3 Oktober, sebelum Season 3 menambahkan US$2 juta lagi.

BACA JUGA:  4 Token Unlock Terbaru Minggu Ini, Ada Kripto Apa Saja?

Menariknya, pool token JST juga mendapatkan insentif selama tiga musim tersebut. Reward JST mencapai US$300.000 dalam TRX pada Season 1, meningkat menjadi US$350.000 pada Season 2, kemudian kembali menjadi US$300.000 pada Season 3.

Artinya, jika dihitung sepanjang tiga musim, pool JST telah memperoleh total alokasi boosted APR reward senilai US$950.000 dalam TRX.

Burn Pangkas 17 Persen Pasokan Awal JST

Insentif DeFi terbaru tersebut berjalan bersamaan dengan perubahan tokenomik JST yang mulai semakin terlihat sepanjang 2026.

Dokumentasi resmi tokenomik JustLend DAO menetapkan JST sebagai token governance utama JUST dan JustLend DAO dengan suplai maksimum awal sebanyak 9,9 miliar token.

Pemegangnya dapat berpartisipasi dalam tata kelola, termasuk keputusan mengenai aset yang didukung, collateral factor, reserve factor, model suku bunga, manajemen risiko hingga insentif protokol.

Model tokenomik terbaru juga menggunakan pendapatan bersih JustLend DAO dan sumber pendapatan tertentu dari ekosistem JUST untuk membeli token JST di pasar sebelum mengirimkannya ke alamat burn. Mekanisme tersebut membuat jumlah token yang beredar berkurang seiring berjalannya buyback.

Pada burn keempat yang diselesaikan Juli lalu, JustLend DAO mencatat 355,02 juta JST dimusnahkan dengan estimasi nilai sekitar US$34,59 juta.

Sebanyak 248,36 juta JST berasal dari token yang dibeli kembali menggunakan pendapatan, sementara sekitar 106,66 juta JST lainnya berasal dari akumulasi stability fee USDJ.

BACA JUGA:  Fidelity Ungkap Titik Krusial Bitcoin di Q4, November Jadi Penentu?

Setelah empat putaran, jumlah kumulatif yang telah dibakar mencapai sekitar 1,711 miliar token JST, setara dengan 17,29 persen dari pasokan awal.

Perubahan tersebut juga tercermin pada jumlah pasokan JST saat ini. CoinMarketCap mencatat total dan circulating supply berada di sekitar 8,18 miliar JST, dibandingkan pasokan maksimum awal sebanyak 9,9 miliar token.

Buyback selanjutnya juga menjadi perkembangan yang patut diperhatikan. Dalam laporan kuartal II 2026 JustLend DAO, proyek memperkirakan sekitar US$21,55 juta dapat dialokasikan untuk buyback pada kuartal berikutnya berdasarkan aturan distribusi pendapatan dan proyeksi pertumbuhan.

Angka tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah mengikuti pendapatan aktual. Hingga awal Oktober, belum ada pengumuman resmi mengenai penyelesaian burn kelima.

Dengan demikian, token JST memasuki kuartal IV dengan dua perkembangan yang berjalan bersamaan, yakni insentif penggunaan melalui TRON Carnival Season 3 serta mekanisme pengurangan pasokan melalui program buyback dan burn. Pada saat yang sama, harga JST masih berada di sekitar level tertinggi sejak reli terbarunya dimulai.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait