Nilai pasar tokenisasi US Treasury atau obligasi pemerintah AS mendekati tonggak baru sebesar US$11 miliar pada 2026, menandai percepatan adopsi teknologi blockchain oleh institusi keuangan global dan investor.
Berdasarkan data terbaru RWA.xyz, total nilai obligasi pemerintah AS yang ditokenisasi telah mencapai sekitar US$10,86 miliar.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekaligus menempatkan tokenisasi obligasi AS sebagai salah satu segmen dengan ekspansi tercepat dalam ekosistem aset dunia nyata (RWA).

Lonjakan tersebut terjadi dalam periode dua tahun terakhir, ketika nilai sektor ini meningkat tajam dari sekitar US$2,4 miliar pada 2024 menjadi US$7,4 miliar pada 2025, sebelum akhirnya mendekati US$11 miliar pada 2026.
Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan minat investor global terhadap instrumen keuangan tradisional yang dikombinasikan dengan efisiensi teknologi blockchain.
Selain itu, jumlah pemegang tokenisasi obligasi AS juga meningkat secara konsisten, mencerminkan meluasnya basis investor yang memanfaatkan aset berbasis blockchain untuk memperoleh eksposur terhadap obligasi pemerintah AS.
Tokenisasi obligasi AS merujuk pada proses penerbitan obligasi pemerintah AS dalam bentuk token digital di blockchain. Dalam mekanisme ini, setiap token didukung secara penuh oleh obligasi asli yang disimpan oleh institusi kustodian.
Dengan demikian, investor tetap memperoleh imbal hasil dan karakteristik stabilitas yang sama seperti obligasi biasa, namun dengan fleksibilitas tambahan yang ditawarkan teknologi blockchain.
Institusi Global Dorong Akselerasi Adopsi
Pertumbuhan tokenisasi obligasi AS didorong oleh masuknya institusi keuangan besar yang mulai mengembangkan dan menawarkan produk berbasis blockchain.
Perusahaan manajemen aset global seperti BlackRock, Franklin Templeton dan Janus Henderson telah meluncurkan produk tokenized Treasury sebagai bagian dari strategi mereka untuk memanfaatkan teknologi blockchain dalam sistem keuangan tradisional.
Selain itu, perusahaan teknologi finansial berbasis blockchain seperti Ondo Finance dan Circle juga memainkan peran penting dalam ekspansi sektor ini.
Produk tokenized Treasury yang mereka tawarkan memungkinkan investor memperoleh akses ke obligasi pemerintah AS dalam format digital, dengan kemampuan transaksi yang lebih cepat dan transparan dibandingkan sistem biasa.
Kehadiran institusi besar tersebut meningkatkan kepercayaan investor terhadap tokenisasi obligasi AS, sekaligus memperluas likuiditas dan akses pasar.
Institusi juga memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi operasional, termasuk penyelesaian transaksi yang lebih cepat dan kemampuan perdagangan secara global tanpa batasan waktu operasional tradisional.
Efisiensi Blockchain dan Permintaan Investor Jadi Faktor Utama
Selain dukungan institusi, pertumbuhan tokenisasi obligasi AS juga didorong oleh keunggulan teknologi blockchain yang memungkinkan efisiensi dalam penerbitan dan perdagangan aset.
Tokenisasi memungkinkan transaksi dilakukan secara real-time, meningkatkan transparansi dan mengurangi ketergantungan pada perantara keuangan tradisional.
Investor juga tertarik pada tokenisasi obligasi AS karena menawarkan kombinasi stabilitas dan fleksibilitas. Obligasi pemerintah AS dikenal sebagai salah satu instrumen keuangan paling stabil di dunia, sementara versi token memungkinkan aset tersebut diakses dan diperdagangkan secara lebih fleksibel dalam ekosistem digital.
Hal ini menjadikan tokenisasi obligasi AS sebagai alternatif menarik, terutama bagi investor yang beroperasi di sektor aset digital namun menginginkan eksposur terhadap instrumen dengan risiko relatif rendah.
Saat ini, tokenisasi obligasi AS telah menjadi komponen terbesar dalam sektor tokenisasi RWA. Dengan total pasar RWA berbasis blockchain yang diperkirakan mencapai sekitar US$18,7 miliar pada awal 2026, hampir setengah dari nilai tersebut berasal dari obligasi pemerintah AS yang ditokenisasi.
Dominasi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah menjadi salah satu aset utama yang diadopsi dalam bentuk digital oleh institusi dan investor global.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



