Pasar kripto mungkin sedang memasuki fase yang jauh lebih menarik. Chairman BitMine sekaligus Head of Research Fundstrat, Tom Lee, melihat kombinasi katalis baru mulai membuka peluang besar bagi pasar kripto dalam 12 bulan ke depan.
Leverage Menguap, Siklus Empat Tahunan Mendekati Titik Balik
Dalam wawancara bersama Wealthion pada Jumat (11/09/2026), Tom Lee menilai kondisi pasar kripto mulai berubah setelah fase deleveraging besar yang berlangsung sejak Oktober dan kembali diperkuat ketika perang Iran memicu tekanan tambahan.
Menurutnya, proses tersebut menghapus banyak utang dari sistem. Kondisi ini penting karena setiap crypto winter biasanya baru benar-benar menemukan dasar setelah leverage berlebihan keluar dan para penjual terakhir mulai menyerah.
“Kita saat ini mulai memasuki periode ketika kripto memiliki banyak angin pendorong,” ujar Lee, seraya menyoroti siklus empat tahunan yang kini tinggal beberapa pekan lagi menuju titik terendah historisnya.
Sinyal lain datang dari Korea, tempat Lee melihat investor mulai kembali meminjam uang untuk membeli kripto. Bagi dia, munculnya leverage baru menunjukkan selera risiko perlahan kembali setelah sebelumnya sempat menghilang.
Katalis berikutnya berpotensi datang dari regulasi. Lee menilai pengesahan CLARITY Act dapat menjadi katalis positif dalam beberapa waktu ke depan, meski momentum kripto berpeluang berlanjut jika aturan tersebut gagal disahkan.
“Saya pikir ini akan menjadi periode yang sangat bullish untuk kripto selama 12 bulan ke depan,” ungkap Lee dalam wawancara tersebut.
Wall Street Mulai Masuk, Ethereum Ikut Diuntungkan
Optimisme Lee tidak hanya bertumpu pada siklus pasar. Ia melihat perubahan jauh lebih besar sedang terjadi karena Wall Street mulai menerima blockchain, tokenisasi, dan stablecoin sebagai bagian nyata dari infrastruktur keuangan.
Menurutnya, perubahan tersebut berbeda dengan fase sebelumnya. Selama sekitar 15 tahun perjalanan blockchain, sistem keuangan tradisional belum benar-benar memandang teknologi ini sebagai alat utama untuk membangun ulang jalur transaksi.
“Pasar fundamental kripto saat ini benar-benar berubah, karena dalam era sebelumnya sistem keuangan tidak pernah benar-benar melihat blockchain sebagai sebuah alat. Sekarang mereka melihatnya demikian,” kata Lee.
CEO BlackRock: Tokenisasi Akan Jadi Arah Baru Masa Depan Finansial
Ia turut menyinggung pandangan CEO Robinhood Vlad Tenev dan CEO BlackRock Larry Fink yang sama-sama melihat blockchain sebagai fondasi potensial bagi sistem keuangan masa depan, terutama melalui tokenisasi aset.
Bagi Lee, pergeseran tersebut juga menjelaskan mengapa Fundstrat tetap bullish terhadap Ethereum. Kripto dinilai menjadi salah satu alat penting ketika AI mulai mengubah bisnis jasa keuangan menjadi lebih efisien.
FOMO Mulai Datang, Bottom Kripto Sudah Terbentuk?
Gelombang bullish berikutnya, menurut Lee, juga berpotensi diperkuat oleh FOMO. Ia mencatat empat dari 21 saham dengan performa terbaik di Russell 1000 pada kuartal ketiga berasal dari sektor terkait kripto.
Di saat bersamaan, Lee melihat pola klasik crypto winter kembali muncul, yakni rage quitting. Fenomena ini terjadi ketika investor rugi besar, kehilangan keyakinan, lalu meninggalkan pasar setelah tekanan panjang.
“Itulah yang biasanya terjadi di dasar setiap siklus,” ujar Lee. Ia menilai sejumlah tokoh yang kehilangan kepercayaan terhadap Bitcoin justru muncul ketika pasar secara teknikal mulai menunjukkan kemungkinan bottom telah terbentuk.
Ia bahkan menilai reli enam pekan terakhir bukan sekadar pantulan sementara. Banyak pelaku sebelumnya memperkirakan kripto akan mencetak titik terendah baru, tetapi pergerakan harga sejauh ini justru bergerak berlawanan.
Meski arah pasar tetap menyimpan risiko. Berakhirnya siklus empat tahunan, kembalinya leverage, masuknya Wall Street, dan berkembangnya tokenisasi membuat Lee semakin optimistis terhadap prospek kripto.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


