Ton Blockchain, jaringan layer-1 yang terintegrasi dengan aplikasi pesan Telegram, mengumumkan kemitraan strategis dengan Chainlink untuk menghadirkan interoperabilitas cross-chain melalui Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP).
Langkah ini menjadikan Toncoin (TON) sebagai Cross-Chain Token (CCT), memungkinkan aset tersebut berpindah secara aman di antara berbagai jaringan blockchain utama.
Kemitraan tersebut menandai babak baru bagi ekosistem TON, yang kini dapat menghubungkan lebih dari 900 juta pengguna Telegram ke dunia Web3.
Melalui dukungan infrastruktur Chainlink, TON berupaya memperluas jangkauannya ke ekosistem multi-chain global dan memperkuat posisinya di pasar keuangan terdesentralisasi (DeFi).
“Dengan Chainlink CCIP yang mendukung transfer cross-chain Toncoin melalui standar CCT dan Data Streams yang menyediakan data harga latensi rendah, para pengembang dan pengguna TON kini memiliki infrastruktur untuk membangun dan menggunakan aplikasi DeFi canggih yang berskala di seluruh rantai dan pasar,” ujar Direktur Kemitraan Blockchain di Chainlink Labs, Thodoris Karakostas, dalam siaran pers.
Toncoin Kini Bisa Berpindah Antar Blockchain
Melalui integrasi dengan CCIP, Toncoin akan memiliki kemampuan untuk berpindah antar lebih dari 60 blockchain besar yang terhubung dengan jaringan Chainlink.
CCIP berfungsi sebagai infrastruktur lintas jaringan kanonik, yang berarti protokol ini akan menjadi jalur resmi dan paling aman untuk transfer aset TON antar ekosistem blockchain.
Langkah tersebut tidak hanya meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas Toncoin, tetapi juga membuka peluang bagi pengembang untuk menciptakan aplikasi keuangan cross-chain yang lebih efisien.
Selain interoperabilitas aset, integrasi ini juga mencakup penerapan Chainlink Data Streams, layanan data pasar real-time dengan latensi rendah.
Layanan ini memungkinkan pengembang di ekosistem TON untuk mengakses data harga yang cepat dan tepercaya guna membangun aplikasi DeFi yang bergantung pada pembaruan data pasar secara konstan, seperti protokol pinjaman, perdagangan derivatif dan produk yield farming lintas jaringan.
Menurut Wakil Presiden Pengembangan Bisnis di TON Foundation, Glenn Brown, kerja sama ini menjadi langkah penting bagi TON dalam menghadirkan infrastruktur Web3 berskala global.
“Chainlink menyediakan infrastruktur yang aman dan teruji yang kami butuhkan untuk memungkinkan transfer lintas jaringan yang lancar dan DeFi berbasis data dalam skala global,” ujar Brown.
Dorong Ekosistem Web3 di Telegram
Kemitraan antara TON dan Chainlink tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memperluas adopsi Web3 melalui basis pengguna Telegram yang sangat besar.
Dengan lebih dari 900 juta pengguna aktif, Telegram menjadi pintu gerbang potensial bagi masyarakat luas untuk mengakses layanan keuangan terdesentralisasi, aset digital dan aplikasi Web3 secara langsung tanpa harus meninggalkan platform yang mereka gunakan sehari-hari.
Integrasi ini memungkinkan pengguna Telegram untuk mengelola, mengirim dan menukar Toncoin lintas jaringan secara mulus, sekaligus memberikan peluang bagi pengembang untuk menghadirkan pengalaman Web3 langsung di dalam aplikasi tersebut.
Dengan dukungan CCIP, keamanan transfer lintas jaringan dapat dipertahankan melalui arsitektur yang sudah teruji di berbagai jaringan blockchain besar, termasuk Ethereum, Avalanche, Polygon, dan lainnya.
Langkah ini juga menunjukkan bagaimana TON Foundation berupaya mengubah Telegram menjadi ekosistem Web3 yang berfungsi penuh, mulai dari transaksi keuangan, game berbasis blockchain, hingga layanan tokenisasi aset digital.
Dengan hadirnya interoperabilitas cross-chain, TON memperluas kemampuannya melampaui sekadar aplikasi pesan, menjadi platform yang mampu menyatukan dunia Web2 dan Web3.
Integrasi antara TON dan Chainlink diharapkan dapat memperkuat fondasi infrastruktur blockchain global yang lebih terbuka dan saling terhubung.
Dengan dukungan CCIP dan Data Streams, pengembang kini memiliki akses terhadap teknologi lintas jaringan yang andal untuk membangun inovasi baru di sektor DeFi dan Web3, sekaligus membawa pengalaman blockchain langsung ke jutaan pengguna Telegram di seluruh dunia. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



