Aktivitas perdagangan meme coin Shiba Inu (SHIB) mengalami penurunan tajam pada November 2025, dengan total volume di bursa terpusat (CEX) hanya mencapai sekitar US$1,21 miliar.
Data tersebut disorot oleh analis on-chain Arab Chain di CryptoQuant, yang mencatat bahwa angka ini merupakan level terendah sejak Juli, menandai merosotnya minat trader terhadap salah satu aset meme terbesar di pasar kripto.
Penurunan tersebut menimbulkan kekhawatiran baru terkait likuiditas, volatilitas, serta sensitivitas harga SHIB terhadap arus modal yang semakin terbatas.

Volume Turun Drastis, Trader Menjauhi Meme Coin Shiba Inu
Menurut temuan Arab Chain, pelemahan volume perdagangan terlihat konsisten di hampir semua platform utama. Binance masih menjadi bursa dengan kontribusi terbesar, mencatat US$446,06 juta, disusul Upbit dengan US$210,28 juta, Gate.io sebesar US$128,15 juta, KuCoin senilai US$174,92 juta, serta Coinbase yang melaporkan US$78,71 juta.
Bursa lain seperti Bybit, Bitget dan Bithumb Korea masing-masing mencatat aktivitas antara US$48 juta hingga US$75 juta.
Data ini menunjukkan penurunan signifikan dalam aktivitas pasar SHIB dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang masih mencatat lonjakan volume besar, terutama pada paruh pertama tahun ini.
“Lonjakan aktivitas yang biasanya menopang pergerakan SHIB tampak mereda secara luas pada November,” ujar Arab Chain.
Arab Chain menilai bahwa melemahnya volume mencerminkan merosotnya selera risiko trader, terutama bagi pelaku pasar yang sebelumnya aktif berspekulasi pada meme coin Shiba Inu.
Minimnya aliran modal tidak hanya membuat pasar SHIB lebih sepi, tetapi juga meningkatkan risiko fluktuasi harga yang lebih tajam apabila muncul katalis mendadak. Dengan likuiditas yang menipis, setiap pergerakan besar dari whale atau berita negatif berpotensi menghasilkan ayunan harga lebih ekstrem.
Di Tengah Penurunan Aktivitas, SHIB Perluas Utilitas Web3
Menariknya, penurunan volume ini terjadi bersamaan dengan sejumlah langkah strategis yang tengah ditempuh ekosistem SHIB untuk memperluas utilitasnya di industri Web3.
Beberapa hari lalu, SHIB resmi mengumumkan kemitraan dengan TokenPlay AI untuk meluncurkan mini-app bertema Shiba Inu.
Aplikasi mini berbasis kecerdasan buatan ini menawarkan pengalaman gaming interaktif, lengkap dengan sistem penghargaan bagi pengguna yang aktif, sehingga dirancang untuk mengubah pemegang SHIB pasif menjadi peserta aktif dalam ekosistem.
Lewat platform ini, tim Shiba Inu berharap dapat memperluas ruang pemanfaatan meme coin Shiba Inu di antara komunitas game Web3, sekaligus menggabungkan AI, blockchain dan sistem reward dalam satu ekosistem terintegrasi.
Langkah ini sejalan dengan visi SHIB untuk bergerak dari citra sekadar meme coin menuju proyek dengan utilitas yang lebih berkelanjutan.
Tak hanya itu, pada 12 November lalu, SHIB juga menjalin kerja sama dengan Unity Nodes, sebuah jaringan mobile edge berbasis blockchain yang beroperasi di berbagai operator dan negara.
Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan utilitas dunia nyata bagi SHIB, khususnya di sektor telekomunikasi. Dalam modelnya, pemegang SHIB berpotensi mendapatkan peluang baru untuk “menghasilkan” melalui partisipasi dalam sistem verifikasi jaringan telekomunikasi menggunakan blockchain.
Kemitraan tersebut dinilai sebagai titik balik penting yang mendorong pergeseran SHIB dari aset spekulatif menuju aset dengan utilitas riil, membuka pintu bagi fungsi-fungsi baru seperti verifikasi jaringan, node-based rewards, hingga integrasi telekomunikasi berbasis Web3.
Meskipun aktivitas perdagangan mengalami pelemahan signifikan, data on-chain menunjukkan bahwa fundamental pengembangan ekosistem SHIB tetap bergerak aktif.
Ketika trader mulai mengurangi eksposur, tim pengembang justru mempercepat pengembangan utilitas yang memberi nilai tambah bagi pemegang token di luar spekulasi harga.
Namun, penurunan volume tetap menjadi sinyal waspada bagi pasar. Minimnya likuiditas di bursa dapat membuat meme coin Shiba Inu lebih rentan terhadap volatilitas mendadak.
Dengan kondisi pasar yang lebih tenang, keberhasilan inisiatif baru seperti integrasi AI dan kerja sama telekomunikasi dapat menjadi penentu arah minat pasar pada bulan-bulan berikutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



