Trader Mulai Kabur dari Altcoin Zcash? Sinyal Volume Lemah Bikin Deg-degan

Altcoin Zcash (ZEC) kembali menjadi sorotan, di mana dua analis berbeda menyampaikan pandangan yang saling melengkapi namun mengarah pada satu pesan utama, tren penguatan ZEC memasuki fase kritis.

Analis kripto Master Ananda memperingatkan bahwa reli ZEC berpotensi melemah akibat volume perdagangan yang turun, sementara analis Kook menilai masih ada peluang kenaikan jangka pendek jika momentum bertahan. Situasi ini menempatkan Zcash pada persimpangan penting di tengah rotasi modal di pasar altcoin.

Dalam analisis terbarunya, Master Ananda mencatat bahwa indikator Relative Strength Index (RSI) altcoin Zcash mencapai puncaknya sejak Oktober atau lebih dari 45 hari sebelumnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Ananda menilai penguatan panjang tersebut berpotensi berakhir karena tekanan volume yang semakin melemah. Pernyataan itu menekankan bahwa posisi ZEC kini berada pada wilayah yang menurutnya ideal untuk aksi ambil untung.

Sementara itu, analis Kook menyoroti pergerakan harga ZEC dalam time frame 15 menit yang mencetak higher low dan higher high dalam beberapa jam terakhir.

BACA JUGA:  Hyperliquid Jadi Sorotan Baru, Perak dan Whale Jadi Pemicu?

Analis tersebut melihat bahwa altcoin Zcash masih memiliki peluang untuk melanjutkan momentum jangka pendek. Menurut Kook, harga ZEC dapat mencapai US$1.000 pada pekan ini selama momentum kenaikan tidak merosot.

Perbedaan sudut pandang kedua analis tersebut menunjukkan adanya tarik-menarik antara trader jangka pendek dan pelaku pasar yang menilai reli ZEC terlalu jenuh.

Volume Altcoin Zcash Melemah Setelah Cetak Rekor

Dalam analisisnya, Master Ananda menegaskan bahwa ZEC membentuk pola lower high dibandingkan level 7 November, yaitu ketika altcoin Zcash mencapai tertinggi sepanjang masa (ATH).

Bahkan pada hari berikutnya, ZEC kembali mencetak lower high yang lebih lemah. Situasi ini dipertegas oleh penurunan volume perdagangan. Ketika harga ZEC bergerak naik secara agresif, volume berada pada titik tertinggi.

Namun ketika reli mulai kehilangan tenaga, volume perlahan menurun, menandakan bahwa minat beli tidak lagi sekuat sebelumnya.

BACA JUGA:  AAVE ETF Diajukan Grayscale, Begini Performa Tokennya

Penurunan volume inilah yang menjadi dasar utama kekhawatiran para trader. Level volume yang lemah membuat struktur harga ZEC rentan mengalami pembalikan.

Menurut Ananda, kondisi ini menunjukkan bahwa impuls bullish yang selama ini menopang reli sedang memasuki fase kelelahan. Ia memperingatkan bahwa risiko penurunan dapat muncul dalam hitungan jam hingga beberapa hari, meskipun waktu pastinya sulit diprediksi.

Ananda juga menyebut bahwa pasar altcoin saat ini mengalami rotasi modal, di mana dana dari aset besar seperti altcoin Zcash cenderung mengalir ke altcoin berkapitalisasi lebih kecil yang masih berada dekat area support.

Fenomena ini kerap terjadi menjelang fase koreksi teknikal di aset yang telah bergerak terlalu jauh dari nilai wajar jangka pendek.

Momentum Trader Pendek vs Sinyal Koreksi Besar

Perbedaan sudut pandang antara Ananda dan Kook mencerminkan perdebatan baru di komunitas trader altcoin Zcash.

BACA JUGA:  Delphi Digital: Altcoin Terpukul, Hanya 6 Persen yang Masih Hijau

Di satu sisi, Kook memproyeksikan target agresif US$1.000 dengan mengacu pada struktur harga jangka pendek yang lebih bullish. Pola higher low dan higher high yang ia identifikasi menunjukkan adanya aliran beli yang masih aktif dalam rentang waktu kecil.

Namun di sisi lain, pandangan Master Ananda lebih menekankan gambaran makro dan perilaku volume. Ia menilai bahwa reli ZEC sudah berada pada fase puncak setelah kenaikan besar sejak awal April 2025.

Dengan membandingkan kondisi saat ini dengan periode awal reli, Ananda menilai momentum tidak lagi memiliki dukungan kuat dari sisi volume perdagangan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia