Cuan Ratusan Miliar! Ini 10 Trader Prediksi Piala Dunia 2026 Terbaik!

Piala Dunia 2026 bukan hanya soal sepak bola, tapi juga ladang cuan bagi para trader prediksi Piala Dunia 2026 lewat platform prediction market berbasis blockchain, Polymarket.

Sejumlah trader berhasil meraup keuntungan ratusan miliar rupiah hanya dalam hitungan minggu, bukan dengan memperdagangkan Bitcoin atau altcoin, melainkan dengan memprediksi hasil pertandingan sepak bola lewat Polymarket.

Melansir laman Arkham Intelligence, berikut adalah daftar 10 trader prediksi Piala Dunia 2026 sejauh ini.

BACA JUGA: 7 Platform Pasar Prediksi Terpopuler, Bukan Cuma Polymarket!

Trader Prediksi Piala Dunia 2026 Terbaik!

Melansir laman Arkham Intelligence, data leaderboard “Top Predictions” dalam 30 hari terakhir menunjukkan persaingan sengit di antara para trader yang menggunakan akun Polymarket mereka untuk memprediksi berbagai pertandingan Piala Dunia 2026. Berikut adalah 10 trader prediksi Piala Dunia 2026 terbaik beserta detail kemenangan mereka.

BACA JUGA:  Belanda Pesta Gol, Jerman Comeback, Trader Polymarket Rugi Rp47 Miliar

1. GRIMDRIP (+US$7,5 Juta)

Performa prediksi trader GRIMDRIP di Polymarket.
Performa prediksi trader GRIMDRIP di Polymarket.

Trader dengan username “GRIMDRIP” bertengger di puncak leaderboard dengan keuntungan mencapai +US$7,5 juta (sekitar Rp121 miliar) dari 670 transaksi. Prediksi unggulannya ada pada pertandingan Czechia vs Afrika Selatan yang berlangsung pada 18 Juni 2026.

Melansir laman FIFA, pertandingan Grup A tersebut berakhir imbang 1-1, di mana Afrika Selatan menyamakan kedudukan lewat penalti menit akhir oleh Teboho Mokoena. GRIMDRIP berhasil membaca arah pasar ini dengan tepat dan meraih cuan signifikan dari posisi tersebut.

2. mintblade (+US$7,2 Juta)

Performa prediksi trader mintblade di Polymarket.
Performa prediksi trader mintblade di Polymarket.

“mintblade” menempati posisi kedua dengan keuntungan +US$7,2 juta (sekitar Rp116 miliar) dari 674 transaksi. Prediksi terbaiknya berfokus pada laga Iran vs Selandia Baru. Melansir laman Yahoo Sports, pertandingan Grup G tersebut berakhir imbang 2-2.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Yang luar biasa, melansir laman Lookonchain yang dikutip oleh crypto.news, mintblade sempat menghabiskan US$7,03 juta hanya untuk satu posisi tunggal di pertandingan tersebut, yakni bertaruh bahwa Iran tidak akan menang, dan berhasil meraup US$7,34 juta dari satu bet itu saja. Akun ini dikenal sebagai salah satu trader paling agresif di Piala Dunia 2026.

3. frostrizz (+US$5,8 Juta)

Performa prediksi trader frostrizz di Polymarket.
Performa prediksi trader frostrizz di Polymarket.

Dengan jumlah transaksi terbanyak ketiga yakni 1.675 trade, “frostrizz” menorehkan keuntungan +US$5,8 juta (sekitar Rp93,7 miliar). Pertandingan unggulannya adalah Türkiye vs Paraguay.

Melansir laman Yahoo Sports, laga Grup D tersebut berakhir dengan kemenangan Paraguay atas Türkiye 1-0. Frekuensi trading yang tinggi dari akun ini menunjukkan strategi aktif yang terus memantau peluang di setiap sudut pertandingan.

BACA JUGA: Begini Cara Tether Untung Rp160 Triliun dari “Mencetak” USDT!

4. endlessFate (+US$5,6 Juta)

_endlessFate_ Polymarket Account predictions
Performa prediksi trader endlessFate di Polymarket.

“endlessFate” mencatatkan keuntungan +US$5,6 juta (sekitar Rp90,5 miliar) hanya dari 24 transaksi, menjadikannya trader paling efisien dalam daftar ini. Dengan 24 trade saja, akun ini berhasil meraih profit yang hampir menyaingi trader dengan ratusan hingga ribuan transaksi.

Prediksi unggulannya ada pada laga Arab Saudi vs Uruguay. Melansir laman Yahoo Sports, pertandingan Grup H itu berakhir imbang 1-1. Melansir laman crypto.news, endlessFate tercatat sebagai salah satu dari tiga akun besar yang sempat mendapat sorotan dari on-chain tracker Lookonchain karena pola prediksi yang tidak biasa.

5. fishalive (+US$4,7 Juta)

_fishalive_ Polymarket Account predictions
Performa prediksi trader fishalive di Polymarket.

“fishalive” menempati posisi kelima dengan keuntungan +US$4,7 juta (sekitar Rp75,9 miliar) dari 822 transaksi. Prediksinya mencakup pasar “Spain vs Cabo Verde, yang mengindikasikan trader ini masuk ke pasar-pasar yang lebih spesifik di luar sekadar hasil akhir pertandingan. Melansir laman Yahoo Sports, Spanyol vs Tanjung Verde di Grup H berakhir 0-0 pada laga pertama grup tersebut.

BACA JUGA:  Ramai Meme Coin World Cup 2026, Bukti Kripto Masih Digerakkan Hype?

6. LEEEROYJENKINS (+US$4,5 Juta)

Performa prediksi trader LEEEROYJENKINS di Polymarket.
Performa prediksi trader LEEEROYJENKINS di Polymarket.

Dengan nama unik yang terinspirasi dari meme internet legendaris, “LEEEROYJENKINS” berhasil masuk daftar dengan keuntungan +US$4,5 juta (sekitar Rp72,7 miliar) dari 93 transaksi.

Prediksi unggulannya ada pada pertandingan Australia vs Türkiye. Melansir laman ESPN, Australia menang 2-0 atas Türkiye di laga Grup D yang berlangsung di Vancouver, Kanada. Melansir laman crypto.news, akun ini diketahui sempat meraih US$5,2 juta dari kombinasi posisi bahwa Türkiye tidak menang melawan Australia dan dari spread bet Australia.

7. fishalive (kedua) (+US$4,3 Juta)

Performa prediksi trader fishalive di Polymarket.
Performa prediksi trader fishalive di Polymarket.

Uniknya, akun “fishalive” muncul dua kali di leaderboard, posisi kelima dan ketujuh, menandakan bahwa satu trader bisa memiliki lebih dari satu posisi unggulan yang tercatat secara terpisah.

Pada posisi ke-7 ini, fishalive membukukan +US$4,3 juta dari 859 transaksi dengan prediksi spesifik pada laga Spain vs Cabo Verde.

8. blunttedge (+US$4,3 Juta)

_blunttedge_ Polymarket Account predictions
Performa prediksi trader blunttedge di Polymarket.

“blunttedge” membukukan keuntungan +US$4,3 juta (sekitar Rp69,4 miliar) dari 829 transaksi dengan prediksi pada pertandingan Japan vs Sweden.

Melansir laman Yahoo Sports, laga Grup F tersebut berakhir imbang 1-1 pada fase grup, sebelum Jepang tampil dominan di laga berikutnya. Konsistensi trade blunttedge menunjukkan trader yang sangat disiplin dalam mengelola posisinya.

BACA JUGA: Cara Transfer USDT dan Mencairkannya ke Rupiah Untuk Pemula!

9. blunttedge (kedua) (Profit +US$4,1 Juta)

Performa prediksi trader blunttedge di Polymarket.
Performa prediksi trader blunttedge di Polymarket.

Sama seperti fishalive, “blunttedge” juga muncul dua kali di leaderboard. Pada posisi ke-9, blunttedge meraih +US$4,1 juta dari 198 transaksi dengan prediksi pada pertandingan Ecuador vs Germany.

Melansir laman Yahoo Sports, Ekuador berhasil mengejutkan semua orang dengan mengalahkan Jerman 2-1 dalam laga Grup E yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey. Hasil mengejutkan inilah yang kemungkinan besar menjadi sumber profit terbesar blunttedge di posisi ini.

10. BAREFLUX (+US$4,0 Juta)

Performa prediksi trader BAREFLUX di Polymarket.
Performa prediksi trader BAREFLUX di Polymarket.

Menutup daftar 10 besar, “BAREFLUX” mencatatkan keuntungan +US$4,0 juta (sekitar Rp64,6 miliar) dari 1.736 transaksi, jumlah trade tertinggi dalam seluruh daftar ini. Prediksi unggulannya ada pada pertandingan Afrika Selatan vs Korea Republik.

Melansir laman FIFA, laga Grup A yang digelar pada 25 Juni 2026 di Monterrey itu berakhir dengan kemenangan mengejutkan Afrika Selatan 1-0 berkat gol Thapelo Maseko di menit ke-63. Kemenangan ini sekaligus membuat Afrika Selatan melaju ke babak 32 besar untuk pertama kali dalam sejarah mereka.

Kontroversi di Balik Angka Fantastis

Keberhasilan para trader ini tidak luput dari sorotan kritis. Melansir hasil analisis Lookonchain ditemukan bahwa tiga akun teratas termasuk GRIMDRIP, mintblade, dan endlessFate mengirimkan keuntungan mereka ke Binance melalui satu alamat deposit yang sama, yakni 0xB08B…317D.

Temuan ini memunculkan spekulasi bahwa ketiga akun tersebut mungkin dikendalikan oleh satu orang yang sama, atau bahkan ada akses informasi yang tidak seharusnya. Namun Lookonchain sendiri menegaskan bahwa temuan ini belum membuktikan adanya pelanggaran.

Terlepas dari kontroversi tersebut, data on-chain tetap terbuka untuk diverifikasi siapa saja.

BACA JUGA: Pertandingan Spanyol vs Tanjung Verde Dimanipulasi? Trader Ini Rugi Rp17 Miliar!

Apakah Ini Pertanda Masa Depan Prediksi Olahraga Berbasis Kripto?

Fenomena trader prediksi Piala Dunia 2026 lewat Polymarket ini menjadi bukti bahwa prediction market berbasis blockchain bukan lagi sekadar konsep. Melansir laman Polymarket, nilai total yang diperdagangkan di pasar “World Cup Winner” saja sudah mencapai lebih dari US$3,3 miliar per 29 Juni 2026, sebuah angka yang menunjukkan seberapa besar minat publik terhadap instrumen ini.

Bagi kamu yang tertarik dengan dunia kripto dan blockchain, memahami cara kerja prediction market adalah salah satu langkah penting.

Apakah prediction market berbasis blockchain seperti Polymarket akan menjadi mainstream dan mengubah cara kita memandang prediksi olahraga selamanya? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait