Tragis! Anak Purbaya Rungkad Rp4,9 Miliar Akibat Crypto Crash Hari Ini

Pasar kripto hari ini mengalami penurunan tajam yang mengguncang banyak investor. Salah satu yang terdampak adalah Anak Purbaya, yang dilaporkan menelan kerugian hingga Rp4,9 miliar akibat crypto crash.

Market Hancur, Likuidasi Tembus US$2,4 Miliar

Pada Sabtu dini hari (01/02/2026), pasar kripto tiba-tiba diguncang crash besar-besaran. Bitcoin anjlok menembus level US$80.000 dan sempat menyentuh US$77.000 sebelum berangsur pulih ke kisaran US$78.000. Tekanan serupa juga terjadi pada berbagai altcoin.

Data Coinglass mencatat total likuidasi pada hari tersebut melampaui US$2,4 miliar. Ethereum menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar US$1 miliar, disusul Bitcoin sebesar US$772 juta.

Gejolak pasar ini turut berdampak pada putra kedua Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa, yang terkena margin call akibat penurunan tajam tersebut. Melalui unggahan Instagram Story pada Minggu (02/02/2026), Yudo mengungkap kerugian yang dialaminya.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Kenapa Timothy Ronald Belum Dipanggil Polisi? Ini Penjelasan Skyholic

Win streak di musim dingin gue akhirnya pecah, kena margin call Rp4,9 miliar,” tulisnya, sembari memperlihatkan email notifikasi terkait akun yang terkena margin call.

Margin Call yang Dialami Anak Purbaya
Margin Call yang Dialami Anak Purbaya

Tak hanya Yudo Sadewa, penelusuran tim Redaksi Blockchainmedia.id menunjukkan bahwa banyak trader Indonesia juga mengalami nasib serupa. Sejumlah pelaku pasar dilaporkan terdampak langsung oleh gejolak tajam yang terjadi.

Salah satunya akun Facebook yang bernama Daiki Oreki di grup “Keluh Kesah Pemain Cryptocurrency 2.0,” yang mengaku menelan kerugian besar-besaran akibat kondisi pasar crypto pada akhir pekan ini.

Ia bahkan meminta saran kepada anggota grup terkait langkah selanjutnya yang perlu diambil, mengingat floating loss yang dialaminya telah mencapai lebih dari US$16.000 atau sekitar Rp270 juta.

“Para analis andal, minta saran dong. Lebih baik saya tambah saldo futures supaya tidak kena likuidasi, atau dibiarkan saja? Kalau tambah saldo, takutnya malah turun dan kerugiannya jadi makin besar,” tulisnya pada Sabtu (01/02/2026).

BACA JUGA:  Dari Rp200 Ribu ke Rp1 Triliun: Kisah Warga Malaysia Pemilik Domain AI.com
Floating Loss yang Dialami Trader Indonesia - Facebook
Floating Loss yang Dialami Trader Indonesia – Facebook

Pasar Berbalik, Risiko Leverage Jadi Sorotan

Crash mendadak yang mengguncang pasar kripto hari ini memperlihatkan betapa cepat kondisi pasar dapat berubah. Dalam hitungan jam, sentimen berbalik drastis, harga anjlok, dan volatilitas melonjak tajam di berbagai aset digital.

Gelombang likuidasi yang menyusul menjadi bukti rapuhnya posisi trader yang menggunakan leverage tinggi. Saat pasar bergerak di luar ekspektasi, tekanan margin meningkat dan memicu margin call secara beruntun.

Situasi ini kembali menegaskan pentingnya manajemen risiko dalam perdagangan kripto. Tanpa perhitungan yang matang, penggunaan leverage justru dapat memperbesar kerugian ketika pasar bergerak ekstrem dan tak terduga.

5 Cara Money Management Trading Crypto untuk Pemula Biar Ga Boncos!

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia