Tragis! Whale Kripto Jadi Korban Begal, Rp251 Miliar Raib dalam Sekejap

Aksi pencurian kripto kembali menggemparkan komunitas. Kali ini, seorang whale kripto kehilangan aset senilai Rp251,3 miliar. Dalam waktu singkat, seluruh dana dipindahkan, dijual, lalu dialihkan ke jaringan Ethereum untuk mengaburkan jejak transaksi.

Dompet Whale Kripto Dikuras dalam Hitungan Menit

Berdasarkan temuan penyelidik blockchain ZachXBT yang dibagikan oleh Lookonchain pada Sabtu (11/07/2026), seorang OG Solana kehilangan 181.000 SOL dengan nilai mencapai US$14,2 juta atau sekitar Rp251,3 miliar.

Menurut ZachXBT, seluruh saldo tersebut dipindahkan dari dompet korban menuju sebuah alamat yang diberi label Theft Wallet. Perpindahan dana berlangsung dalam waktu singkat, menandai awal dari serangkaian transaksi yang kemudian terlacak di blockchain.

Data Arkham Intelligence menunjukkan dana tidak dipindahkan dalam satu transaksi. Aset tersebut dipecah ke beberapa transfer, termasuk 150.181 SOL senilai lebih dari US$11,8 juta, disusul 19.600 SOL, 8.203 SOL, 1.960 SOL, 980 SOL, hingga 102 SOL.

BACA JUGA:  Bitcoin Bersiap Meledak? Data Ini Soroti Kapitulasi Ritel dan Lonjakan Leverage
Aset Kripto SOL yang Dicuri Hacker - Lookonchain
Aset Kripto SOL yang Dicuri Hacker – Lookonchain

Rangkaian transaksi on-chain memperlihatkan seluruh SOL milik whale crypto berpindah ke sejumlah alamat sebelum dijual. Dana hasil penjualan kemudian dialihkan ke jaringan Ethereum sebagai bagian dari upaya menyamarkan aliran aset hasil pencurian.

Pelaku Samarkan Jejak, Dana Dialihkan ke Ethereum

Setelah berhasil menguasai seluruh aset, pelaku menjual seluruh 181.000 SOL yang dicuri. Dana hasil penjualan kemudian dijembatani (bridge) dari jaringan Solana menuju Ethereum sebagai tahap berikutnya dalam proses pencucian aset.

Hasil penjualan kemudian dikonversi menjadi 7.918 ETH dengan nilai yang berada di kisaran US$14,2 juta. Langkah ini membuat dana berpindah lintas blockchain sehingga proses pelacakan menjadi kompleks.

Data Arkham juga menunjukkan dana whale kripto mengalir melalui beberapa layanan cross-chain bridge, seperti Mayan Finance, deBridge, dan Relay.link. Setelah itu, aset dipindahkan dalam sejumlah transaksi bernilai ratusan ETH.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Harga XRP Siap Meledak? Ada Sinyal Besar Selama Level Ini Bertahan

Salah satu transfer terbesar mencapai sekitar 6.345 ETH atau US$11,4 juta. Perpindahan lintas jaringan ini membuat aliran dana semakin sulit ditelusuri dibandingkan jika tetap berada di blockchain yang sama.

Aset Kripto Whale yang Dicuri dan Dikonversi Menjadi ETH - Lookonchain
Aset Kripto Whale yang Dicuri dan Dikonversi Menjadi ETH – Lookonchain

Memecah dana ke banyak transaksi merupakan pola yang kerap ditemukan dalam kasus peretasan kripto. Cara ini membuat aliran dana lebih kompleks sehingga pelacakan menjadi semakin menantang bagi penyelidik blockchain.

Hingga kini identitas pelaku masih belum diketahui, begitu pula peluang pemulihan aset whale kripto SOL tersebut. Namun, ZachXBT bersama komunitas on-chain investigator terus memantau pergerakan dompet terkait untuk melacak aliran dana tersebut.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait