Triv Buka Akses Obligasi Global Lewat Tokenized Bond ETF

Platform aset digital Triv resmi menghadirkan produk Surat Utang Negara (BONDS) lewat tokenized bond ETF, yang memungkinkan pengguna mengakses instrumen obligasi global langsung dari dalam aplikasinya.

Peluncuran ini menandai ekspansi layanan Triv ke instrumen fixed income berbasis blockchain, sekaligus memberi investor alternatif untuk diversifikasi portofolio di tengah volatilitas pasar aset digital.

Produk tokenized bond ETF tersebut memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap ETF obligasi yang berbasis pada aset nyata, termasuk obligasi pemerintah AS dan instrumen utang lainnya.

Produk ini tersedia secara langsung di aplikasi Triv, sehingga pengguna dapat mengakses instrumen obligasi global tanpa perlu menggunakan platform investasi biasa atau membuka akun tambahan di penyedia jasa keuangan lain.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Triv menghadirkan fitur ini sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan investor akan instrumen yang relatif lebih stabil dibandingkan aset kripto.

BACA JUGA:  Berita Kripto Minggu Ini: Jejak Epstein, Crash Maut, hingga Sosok Misterius di Podcast!

Dengan hadirnya tokenized bond ETF, investor kini dapat menyeimbangkan portofolio mereka dengan menggabungkan aset berisiko tinggi seperti kripto dengan instrumen berbasis obligasi yang secara historis memiliki volatilitas lebih rendah.

Tokenisasi sendiri merupakan proses mengubah kepemilikan aset dunia nyata (RWA) menjadi representasi digital dalam bentuk token di blockchain.

Dalam konteks ini, tokenized bond ETF merepresentasikan kepemilikan atas ETF obligasi yang mendasarinya, sehingga nilai token tersebut mencerminkan pergerakan nilai obligasi yang menjadi acuan.

Akses Obligasi Global Langsung dari Aplikasi

Produk tokenized bond ETF yang tersedia di Triv mencakup beberapa ETF obligasi berbasis obligasi pemerintah AS dengan berbagai durasi jatuh tempo, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

ETF obligasi jangka pendek umumnya menawarkan stabilitas yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah, sementara ETF obligasi jangka panjang memiliki potensi imbal hasil yang lebih besar namun lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga.

BACA JUGA:  Tokenisasi Obligasi AS Meledak, Hampir Tembus US$11 Miliar

Selain itu, terdapat juga ETF obligasi agregat yang memberikan eksposur terhadap berbagai jenis instrumen utang, termasuk obligasi pemerintah dan obligasi korporasi. Diversifikasi ini memungkinkan investor memperoleh paparan yang lebih luas terhadap pasar obligasi global melalui satu instrumen digital.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, kepemilikan atas tokenized bond ETF dicatat secara digital, sehingga memungkinkan akses yang lebih praktis dan efisien. Investor dapat memantau nilai aset mereka secara langsung melalui aplikasi Triv, sama seperti ketika mengelola aset digital lainnya.

Peluncuran ini memperluas fungsi platform Triv yang sebelumnya dikenal sebagai penyedia layanan perdagangan aset digital. Kini, pengguna tidak hanya dapat mengakses kripto, tetapi juga instrumen keuangan berbasis obligasi melalui satu platform yang sama.

Bagian dari Tren Tokenisasi Aset Dunia Nyata

Kehadiran tokenized bond ETF di Triv mencerminkan tren global yang semakin mengintegrasikan aset dunia nyata ke dalam ekosistem blockchain. Tokenisasi memungkinkan instrumen keuangan tradisional, seperti obligasi, menjadi lebih mudah diakses oleh investor ritel melalui platform digital.

BACA JUGA:  Token SWAGS Luncurkan IEO di Coinstore, Ditopang 18,5 Juta Ons Perak

Teknologi ini juga memungkinkan kepemilikan dalam jumlah yang lebih fleksibel, karena investor tidak harus membeli obligasi dalam jumlah besar seperti pada sistem konvensional. Melalui tokenisasi, investor dapat memperoleh eksposur terhadap instrumen obligasi dengan modal yang lebih kecil.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia