Ekspansi Trump Media & Technology Group ke dunia kripto semakin nyata. Di tengah arus keluar dana dari Bitcoin Spot ETF di AS, perusahaan media milik Presiden AS tersebut justru mengajukan dua produk crypto ETF baru ke regulator.
TMTG Ajukan Dua Kripto ETF Baru ke SEC
Trump Media & Technology Group mengumumkan pada Jumat (13/02/2026) bahwa mereka telah mengajukan dokumen ke SEC untuk meluncurkan dua ETF berbasis kripto. Pengajuan tersebut dilakukan melalui lini bisnisnya, Truth Social Funds.
Dua produk yang diajukan adalah Truth Social Bitcoin and Ether ETF serta Truth Social Cronos Yield Maximizer ETF. Namun, pengajuan itu belum efektif dan masih menunggu persetujuan regulator.
Steve Neamtz, Presiden Yorkville America Equities yang akan bertindak sebagai penasihat investasi untuk kedua dana tersebut, menjelaskan visi di balik peluncuran produk crypto ETF tersebut.
“Kami berencana menyediakan platform investasi bagi investor yang mencakup berbagai aspek investasi digital dan kripto, baik untuk pertumbuhan modal maupun peluang pendapatan,” ujarnya.
ETF ini akan dikembangkan bersama Crypto.com. Jika disetujui regulator, Crypto.com akan menyediakan kustodian, likuiditas, dan staking, sementara investor bisa mengaksesnya melalui broker yang disetujui dengan biaya manajemen sebesar 0,95 persen.
Fokus pada Bitcoin, Ether, dan Cronos
Bitcoin dan Ether ETF yang diajukan dirancang untuk melacak kinerja gabungan dua kripto berdasarkan kapitalisasi pasar. Produk ini juga menargetkan imbal hasil dari staking Ether, sehingga menawarkan potensi pendapatan tambahan selain kenaikan harga.
Sementara itu, Cronos Yield Maximizer ETF akan mengikuti performa altcoin CRO, token asli blockchain Cronos milik Crypto.com. Strateginya mencakup optimalisasi pendapatan melalui mekanisme staking.
Ekspansi ini juga bukan langkah pertama Trump Media di sektor kripto. Pada April tahun lalu, perusahaan menggandeng Crypto.com dan Yorkville America Digital untuk meluncurkan ETF bertema “Made in America” yang memadukan aset digital dan sekuritas tradisional.
Langkah tersebut menandai ambisi perusahaan untuk mengintegrasikan kripto dengan instrumen keuangan konvensional dalam satu platform investasi.
Pada September, Trump Media juga membentuk entitas treasury bersama Crypto.com yang berfokus pada akumulasi CRO. Kerja sama itu diawali dengan pembelian 684,4 juta CRO senilai kurang lebih US$105 juta melalui kombinasi saham dan kas.
Menariknya, ekspansi ini terjadi saat Bitcoin Spot ETF di AS justru mengalami tekanan arus keluar dana. Data SoSoValue menunjukkan bahwa dalam pekan berturut-turut terjadi net outflow yang cukup besar , dengan sekitar US$360 juta ditarik hanya dalam sepekan terakhir.
Kondisi ini menunjukkan pasar kripto ETF masih volatil. Namun, TMTG melihatnya sebagai peluang besar. Dengan menggabungkan eksposur harga dan imbal hasil staking, perusahaan milik Trump tersebut tampaknya ingin menawarkan opsi diversifikasi baru bagi investor.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



