Pergerakan pasar crypto hari ini kembali bikin kejutan. ONDO melesat lebih dari 28 persen, sementara LTC dan ENA ikut ngebut dan sama-sama mencatat kenaikan yang cukup kuat.
ONDO Meledak 28 Persen, BlackRock Jadi Pemantik
Pergerakan paling mencolok di pasar crypto hari ini datang dari Ondo Finance. Pada Jumat (25/09/2026), ONDO melesat lebih dari 28 persen, bergerak dari kisaran US$0,41 hingga menembus area US$0,52.
Kenaikan tersebut bukan muncul tanpa cerita. Sehari sebelumnya, Ondo memperkenalkan Intelligent Portfolios, produk tokenisasi yang membawa strategi portofolio buatan BlackRock langsung ke dalam satu token berbasis blockchain.
Tiga produk mencakup strategi pendapatan, pertumbuhan terdiversifikasi, dan pertumbuhan agresif. Seluruhnya dibangun menggunakan Ondo Stocks, sementara komposisi dan proses rebalancing dijalankan secara terprogram melalui smart-contract.

Kabar itu memberi amunisi baru bagi narasi RWA ONDO. Apalagi, sepanjang pekan ini Ondo juga terus memperluas infrastruktur tokenisasi saham dan membuka jalur likuiditas yang dekat dengan institusi.
Pada Senin (21/09/2026), Ondo membuka mekanisme konversi saham tradisional menjadi Ondo Stocks melalui integrasi Alpaca. Sehari kemudian, produk tokenisasi sahamnya juga resmi tersedia melalui near.com dan NEAR Intents.
ONDO Panas, Litecoin Ikut Tancap Gas
Nama altcoin berikutnya yang cukup menarik perhatian di pasar crypto hari ini adalah Litecoin. LTC naik lebih dari 7,4 persen pada Jumat, bergerak dari sekitar US$62 hingga menyentuh kisaran US$70,4.
Berbeda dari ONDO, reli Litecoin kali ini tidak ditopang satu pengumuman besar. Dorongannya lebih terlihat dari aktivitas jaringan yang meningkat, lonjakan volume spot, serta breakout teknikal.
Data CoinMarketCap memperlihatkan bahwa LTC sebelumnya berhasil menembus zona resistance US$64 hingga US$65 dengan volume tinggi. Pergerakan tersebut kemudian membuka ruang menuju area US$71, yang kini sudah semakin dekat.

Aktivitas on-chain ikut memperkuat ceritanya. Lebih dari US$1 miliar nilai tercatat berpindah melalui jaringan Litecoin dalam 24 jam, dengan sekitar 17 juta LTC terlibat dalam transaksi tersebut.
Momentum ini sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 20 September. Data menunjukkan bahwa harga kripto LTC saat itu masih berada di sekitar US$58,72, sebelum perlahan naik dan akhirnya kembali menembus US$70.
ENA Ikut Ngebut, Cerita Tokenomics Makin Panas
Ethena juga tidak mau ketinggalan. ENA naik lebih dari 8,7 persen pada Jumat, bergerak dari bawah US$0,20 menuju kisaran US$0,22 dan melanjutkan penguatan yang sudah terbentuk beberapa hari sebelumnya.
Jika ditarik ke belakang, aset kripto ENA sempat berada di sekitar US$0,135 pada 14 September, sebelum melesat hingga US$0,231 pada 20 September. Area US$0,22 kini kembali menjadi level penting untuk diperhatikan.
Di balik kenaikan tersebut, fundamental Ethena ikut memberi dorongan. Permintaan terhadap USDe masih terjaga, sementara sekitar US$90 juta ENA tercatat masuk ke staking sejak 16 September.

Cerita ENA juga semakin menarik dari sisi tokenomics. Proposal fee switch Ethena yang telah lolos voting membuka jalan agar sebagian pendapatan bersih dari tiga lini bisnis dialokasikan untuk buyback.
Dalam skema tersebut, sebanyak 95 persen pendapatan bersih diarahkan untuk pembelian kembali ENA setelah ambang suplai USDe tertentu terpenuhi. Mekanisme ini memperkuat narasi value accrual bagi token tersebut.
Secara keseluruhan, pasar crypto hari ini memperlihatkan pergerakan yang cukup menarik. ONDO mendapat dorongan dari tokenisasi, LTC ditopang aktivitas jaringan, sementara ENA membawa kombinasi momentum harga dan narasi tokenomics
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


