Pasar kripto mulai bernapas lega pada Jumat (18/09/2026). Harga Bitcoin kembali bergerak hijau setelah dua hari penuh tekanan, sementara ZEC, HYPE, dan BNB mencuri panggung dengan kenaikan yang lebih agresif.
Bitcoin Menghijau Setelah Dihantam Dua Sentimen Besar
Bitcoin hari ini naik sekitar 1,2 persen dan kembali bergerak di kisaran US$77.000 hingga US$77.700, setelah sehari sebelumnya sempat tertekan mendekati US$75.000 akibat dua sentimen besar sekaligus.
Tekanan pertama datang dari Washington setelah Senat AS gagal memajukan CLARITY Act melalui voting prosedural. Bitcoin langsung terkoreksi ketika pasar menyadari pembahasan regulasi kripto tersebut kembali tertahan.
CLARITY Act Tumbang di Voting Senat, Tapi Ceritanya Belum Selesai
Belum sempat pulih, pasar kemudian menghadapi keputusan The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,75 hingga 4,00 persen, kenaikan pertama bank sentral AS dalam lebih dari tiga tahun.
Menariknya, tekanan lanjutan tidak sebesar yang sempat dikhawatirkan. Harga BTC bertahan di atas US$75.000, lalu perlahan memantul ketika pasar mulai mencerna bahwa kenaikan suku bunga tersebut telah banyak diperhitungkan sebelumnya.
ZEC dan HYPE Ngebut, Katalisnya Bukan Sekadar Rebound
Jika Bitcoin hanya bergerak perlahan, Zcash justru tancap gas. ZEC naik lebih dari 7,5 persen dan kini diperdagangkan di sekitar US$1.487, memperpanjang reli yang sudah terbentuk dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu katalisnya datang dari voting NU7 Zcash pada Senin (14/09/2026). Pemegang ZEC mendukung pemangkasan target waktu blok menjadi 25 detik dari 75 detik, sekaligus mempertahankan skema halving bergaya Bitcoin.
Voting tersebut melibatkan sekitar 2,4 juta ZEC atau sekitar dua pertiga koin yang memenuhi syarat. Hasilnya memperlihatkan dukungan kuat terhadap transaksi lebih cepat tanpa mengubah pola pengurangan emisi ZEC.
Hyperliquid juga masuk daftar primadona hari ini. HYPE melesat lebih dari 9 persen ke level US$88,62, sementara data CoinMarketCap menunjukkan aktivitas perdagangannya ikut meningkat seiring munculnya katalis baru dari pasar derivatif Amerika Serikat.

Payward, induk Kraken, pada Rabu (16/09/2026) mengumumkan bahwa mereka berencana menawarkan untuk perpetual futures on-chain kepada klien AS melalui kerangka HIP-3 Hyperliquid.
Dalam skema itu, Bitnomial akan menangani sisi pasar dan kliring, sedangkan NinjaTrader Clearing mengurus akun nasabah. Kabar tersebut memberi tambahan sentimen positif bagi HYPE saat pasar kripto mulai pulih.
BNB Melejit, Pasar Mulai Berani Ambil Risiko
BNB juga tidak mau ketinggalan. Token ekosistem Binance tersebut naik lebih dari 3,7 persen dan bergerak menuju area US$750, setelah sebelumnya sempat bertahan di kisaran US$708 hingga US$710.
Berbeda dari ZEC dan HYPE yang memiliki katalis lebih spesifik, penguatan BNB hari ini tampaknya lebih banyak mengikuti rebound pasar setelah keputusan The Fed, sembari ditopang perkembangan BNB Chain.

Narasi real-world asset menjadi salah satu penopangnya. Aktivitas tokenisasi di BNB Chain terus berkembang, termasuk tokenized stocks dan ekspansi produk institusional yang memberi tambahan cerita fundamental.
Secara keseluruhan, pergerakan Jumat menunjukkan pasar kripto belum sepenuhnya lepas dari tekanan makro. Namun, kembalinya BTC ke zona hijau memberi ruang bagi altcoin berkatalis kuat untuk berlari lebih kencang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


