ASTER, altcoin asli dari platform perpetual DEX Aster yang didukung oleh Binance, baru saja menerima pembaruan penting. Update ini berpotensi menjadi salah satu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan harga ASTER ke level yang lebih tinggi.
Shield Mode Aster Diluncurkan, Trading Perps Lebih Aman
Berdasarkan pengumuman resminya pada Senin (15/12/2025), Aster resmi meluncurkan Shield Mode, sebuah mode trading baru untuk kontrak perpetual yang dirancang bagi leverage tinggi. Fitur ini mendukung leverage tinggi dengan eksekusi instan.
Shield Mode menghadirkan pengalaman trading tanpa slippage dan berbagai fitur menarik serta biaya pembukaan dan penutupan posisi selama periode peluncuran. Pada tahap awal, mode ini tersedia untuk pasangan BTC dan ETH dan akan dilengkapi sistem isolated margin.
“Mode trading terlindungi terbaru untuk perpetual ber-leverage tinggi: hingga leverage 1001x, eksekusi instan, tanpa slippage, tanpa gas fee dan juga semuanya dalam satu antarmuka yang mulus,” jelas mereka.

Berbeda dari mekanisme perps konvensional, Shield Mode tidak menggunakan public order book. Trader dapat membuka posisi long atau short hanya dengan satu klik, sementara seluruh order tetap bersifat privat dan tidak terekspos ke pasar terbuka.
Hingga 31 Desember, Shield Mode dapat digunakan tanpa biaya. Namun, volume transaksinya tidak dihitung dalam perhitungan airdrop Aster. Ke depannya, perpetual DEX ini juga akan menerapkan skema biaya fleksibel melalui commission mode dan PnL mode.
Ekspansi Masif, Fundamental ASTER Makin Solid
Peluncuran Shield Mode menjadi salah satu langkah ekspansi penting yang dilakukan oleh tim pengembang Aster. Inisiatif ini menegaskan fokus mereka dalam memperkuat fitur dan ekosistem, khususnya di pasar derivatif.
Sebelumnya, pada awal Desember, Aster juga merilis berbagai pembaruan strategis. Mulai dari integrasi aset dunia nyata (RWA), dukungan terhadap stablecoin ternama seperti USD1, hingga pembukaan kontrak perpetual saham.
Ke depan, tim Aster juga telah mengungkap rencana ambisius mereka untuk segera meluncurkan blockchain Layer-1 pada 2026. Langkah ini dinilai akan semakin memperkokoh fundamental ASTER dalam jangka panjang.
Perkembangan tersebut tercermin dari kinerja platform-nya. Dalam 30 hari terakhir, volume perdagangan perpetual Aster mencapai US$219 miliar, melampaui pesaing utamanya Hyperliquid yang mencatatkan volume sekitar US$204 miliar.

Dengan update produk yang berkelanjutan dan ekspansi ekosistem, fundamental Aster semakin menguat. Shield Mode dan rencana Layer-1 kini menjadi faktor utama yang memengaruhi arah ASTER di tengah ketatnya persaingan perpetual DEX.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



