Zcash bersiap menjalani salah satu perubahan jaringan terbesarnya tahun ini. Lewat Network Upgrade 7 atau NU7, jaringan blockchain tersebut akan dibuat lebih cepat sekaligus mengubah cara biaya transaksi berputar.
Perubahan ini tidak berhenti pada sisi teknis. NU7 juga membawa penyesuaian pada ekonomi jaringan, mulai dari distribusi biaya transaksi hingga penutupan sistem privasi lama yang sudah semakin ditinggalkan.
NU7 Bikin Zcash Tiga Kali Lebih Cepat
Salah satu perubahan yang paling terasa bagi pengguna datang dari waktu produksi blok. Setelah upgrade NU7 aktif, target block spacing Zcash akan dipangkas dari sekitar 75 detik menjadi hanya 25 detik.
Pemangkasan ini membuat konfirmasi pertama transaksi datang sekitar tiga kali lebih cepat. Bagi Zcash Foundation, waktu tunggu sekitar 1 menit masih menjadi hambatan untuk penggunaan jaringan yang lebih praktis.
“Rata-rata, pengguna Zcash saat ini harus menunggu sekitar 75 detik untuk mendapatkan konfirmasi pertama. Waktu tunggu tersebut menjadi hambatan nyata,” tulis Zcash Foundation, Jumat (02/10/2026).
Karena itu, percepatan waktu blok menjadi salah satu fokus utama upgrade NU7 melalui ZIP 218. Mekanisme baru tersebut juga sudah lebih dulu diuji di testnet pada blok 4.465.026.
Setelah tahap pengujian berjalan, aktivasi mainnet kemudian diarahkan ke blok 3.543.405, yang diperkirakan tercapai sekitar 5 November 2026.

Namun, tanggal tersebut masih perkiraan. Aktivasi NU7 nantinya ditentukan oleh ketinggian blok, sehingga waktu pastinya tetap dapat bergeser mengikuti laju produksi blok jaringan.
60 Persen Biaya Transaksi Bakal Keluar dari Peredaran
NU7 bukan hanya soal membuat jaringan lebih cepat. Zcash juga mengubah mekanisme biaya dengan mengalihkan 60 persen biaya transaksi setiap blok keluar sementara dari peredaran melalui NSM.
Sementara itu, 40 persen sisanya tetap tersedia bagi penambang. Skema ini berbeda dari konsep burn, karena ZEC yang masuk NSM tidak dihapus permanen dan masih dapat digunakan kembali pada masa depan.
Artinya, ZEC tersebut hanya keluar sementara dari sirkulasi. Nantinya, aset yang terkumpul melalui NSM akan dikembalikan secara bertahap ke jaringan dalam bentuk future block rewards.
“ZEC dikeluarkan dari sirkulasi dan nantinya didaur ulang menjadi future block rewards, bukan dibakar sebagai biaya transaksi,” jelas salah satu pengembang Zcash, Sean Bowe, di Zcash Community Forum, Minggu (16/08/2026).
Dampaknya mulai terlihat jika dihitung dalam jangka panjang. Berdasarkan simulasi, sekitar 0,0525 ZEC per jam dapat masuk NSM, setara 1,26 ZEC per hari hingga 459,9 ZEC dalam setahun.
Namun, angka tersebut bukan jumlah tetap yang ditentukan protokol. Besarnya ZEC yang terkumpul dalam NSM akan mengikuti aktivitas jaringan dan total biaya transaksi yang tercipta pada setiap blok.
ZEC Disimpan hingga 2031, Sprout Ikut Ditutup
Lalu, apa yang terjadi dengan ZEC yang masuk ke NSM? Dalam rancangan saat ini, aset tersebut akan ditahan lebih dulu sebelum mulai diterbitkan kembali ke jaringan dalam beberapa tahun mendatang.
Pemilihan periode itu muncul setelah pembahasan dan pemungutan suara menghasilkan sejumlah pandangan. Kelompok organisasi ekosistem akhirnya memilih Februari 2031 sebagai pendekatan yang lebih konservatif.
Namun, jadwal tersebut masih bisa dievaluasi kembali jika kondisi jaringan berubah. Perwakilan Shielded Labs dengan akun aquietinvestor menegaskan bahwa pilihan 2031 tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian di kemudian hari.
“Memilih 2031 juga tidak menghalangi kami untuk kembali mengevaluasi keputusan tersebut nantinya,” jelasnya di Zcash Community Forum, Selasa (15/09/2026).

Di saat yang sama, NU7 juga menjadi titik penutupan bagi salah satu teknologi tertua Zcash. Transaksi versi 4 akan menjadi tidak valid, sementara versi 5 dan versi 6 tetap didukung.
Dampaknya langsung mengenai Sprout, shielded pool generasi awal Zcash. Karena transfer Sprout bergantung pada transaksi versi 4, dana yang tersisa tidak dapat dibelanjakan setelah NU7 aktif.
Dengan begitu, NU7 bukan sekadar membuat Zcash lebih cepat. Upgrade ini juga merombak aliran biaya, menyiapkan insentif jangka panjang, sekaligus meninggalkan teknologi lama yang mulai dipensiunkan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


