Vaksin Kanker Moderna Bikin Token Saham MRNA Melejit 170 Persen

Kabar positif dari uji klinis kanker Moderna dan Merck langsung memicu perhatian pasar. Tak lama setelah pengumuman tersebut, token saham MRNA ikut melonjak tajam hingga lebih dari 170 persen.

Vaksin Kanker Moderna Cetak Hasil Positif Fase 3

Moderna bersama Merck mengumumkan hasil positif uji klinis Fase 3 INTerpath-001 pada Rabu (19/08/2026). Studi ini menguji intismeran autogene yang dikombinasikan dengan KEYTRUDA pada pasien melanoma stadium IIB hingga IV.

Hasilnya, uji klinis tersebut mencapai endpoint utama recurrence-free survival dan endpoint penting distant metastasis-free survival. Kombinasi itu menunjukkan peningkatan dalam menekan risiko kekambuhan maupun penyebaran kanker dibandingkan KEYTRUDA saja.

Hasil tersebut menjadi sorotan karena INTerpath-001 merupakan uji Fase 3 pertama yang mencatat hasil positif untuk individualized neoantigen therapy, sekaligus terapi kanker berbasis mRNA pada pasien melanoma setelah operasi.

“Intismeran yang dikombinasikan dengan pembrolizumab berpotensi menciptakan paradigma baru dalam pengobatan adjuvan melanoma, sekaligus membantu pasien tetap bebas dari kanker lebih lama,” ujar Profesor Georgina Long, peneliti utama studi tersebut.

Menghadapi Ancaman Penyakit Jantung: Blockchain Beri Harapan Baru!

Uji klinis melibatkan 1.137 pasien melanoma berisiko tinggi yang telah menjalani pengangkatan tumor. Peserta menerima kombinasi intismeran dan KEYTRUDA atau KEYTRUDA saja selama sekitar satu tahun.

BACA JUGA:  Harga XRP Masuk Zona Penentuan! Koreksi Bisa Jadi Awal Reli Kuat

Bukan Vaksin Biasa, Dibuat Khusus untuk Setiap Pasien

Intismeran berbeda dari vaksin yang diberikan secara umum. Terapi eksperimental ini dibuat secara individual menggunakan sampel tumor pasien untuk mengidentifikasi karakter mutasi unik dari kanker yang dimilikinya.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Dari sampel tersebut, terapi kemudian dirancang menggunakan mRNA sintetis yang mengode hingga 34 neoantigen. Tujuannya adalah membantu sistem imun mengenali ciri khas sel kanker dan melawan penyakit tersebut melalui respons sel T yang terarah.

“Selama bertahun-tahun, gagasan membuat pengobatan mRNA yang dirancang khusus untuk kanker setiap pasien masih bersifat aspiratif,” ujar CEO Moderna Stéphane Bancel, menyoroti perkembangan teknologi tersebut.

Hasil Fase 3 terbaru ini juga melanjutkan capaian dari uji Fase 2b sebelumnya. Dalam tindak lanjut lima tahun, kombinasi intismeran dan KEYTRUDA dikaitkan dengan penurunan risiko kekambuhan atau kematian sebesar 49 persen.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Akan Masuki Fase Kritis? Bottom Besar Bisa Terjadi pada Oktober 2026

“Temuan Fase 3 pertama ini memperkuat harapan terhadap pendekatan pengobatan kanker yang lebih personal,” ujar Presiden Merck Research Laboratories Dean Y. Li terkait potensi terapi tersebut.

Token Saham MRNA Langsung Terbang Lebih dari 100 Persen

Sentimen positif dari hasil uji klinis tersebut kemudian ikut merembet ke pasar tokenisasi saham. MRNAon, aset tokenized stock Moderna di ekosistem Ondo, tercatat melonjak sekitar 174 persen dalam 24 jam.

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga MRNAon berada di sekitar US$175. Lonjakan tersebut terjadi setelah pasar merespons perkembangan terbaru dari program terapi kanker berbasis mRNA milik Moderna dan Merck.

MRNAon merupakan token yang memberikan eksposur saham Moderna melalui blockchain. Dengan konsep tokenized stock, aset pasar modal direpresentasikan secara digital sehingga pergerakannya tetap berkaitan dengan saham yang menjadi acuannya.

BACA JUGA:  Pasar Kripto Lesu, Perusahaan DAT Putar Haluan ke Sektor AI
Token Saham Moderna (MRNA) - CoinMarketCap
Token Saham Moderna (MRNA) – CoinMarketCap

Namun, hasil positif tersebut belum berarti intismeran sudah tersedia untuk penggunaan luas. Terapi ini masih berstatus investigasi, sementara Moderna dan Merck akan mempresentasikan data lengkap serta berdiskusi dengan regulator.

Artinya, lonjakan MRNAon saat ini mencerminkan respons pasar terhadap prospek Moderna. Hasil Fase 3 menjadi pencapaian penting, tetapi proses menuju persetujuan dan penggunaan komersial masih berlanjut.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait