Valuasi SpaceX yang melampaui US$2,66 triliun atau sekitar Rp47 ribu triliun kembali memicu euforia di pasar. Lonjakan nilai perusahaan milik Elon Musk itu turut menarik perhatian pelaku industri kripto.
Di tengah tingginya minat investor, sejumlah crypto exchange berlomba menghadirkan produk tokenisasi saham SpaceX. Langkah ini membuka akses baru bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap perusahaan tersebut melalui teknologi blockchain.
Binance menjadi salah satu pemain yang bergerak cepat dengan meluncurkan token saham SpaceX (SPCXB), diikuti Coinbase dengan produk yang hampir serupa. Persaingan keduanya menegaskan bahwa tokenisasi RWA kini menjadi salah satu sektor paling panas di pasar.
Binance Bawa SpaceX Masuk ke Kripto lewat Tokenisasi Saham
Minat pasar terhadap aset bertema SpaceX terus meningkat. Melihat momentum tersebut, Binance resmi menghadirkan SPCXB, tokenisasi saham SpaceX yang kini tersedia di pasar spot dengan pasangan perdagangan SPCXB/USDT.
Perdagangan token tersebut dibuka pada Jumat (12/06/2026). Sejak hari pertama peluncuran, Binance juga langsung mengaktifkan sejumlah fitur perdagangan otomatis dan menawarkan promo yang menarik bagi para trader.
“Binance membuka perdagangan spot untuk token saham bStocks SpaceX (SPCXB), sekaligus mengaktifkan layanan Spot Algo Trading Bots serta menawarkan promo biaya maker nol persen selama periode promosi,” sebagaimana tercantum dalam pengumuman resminya.
Peluncuran ini hadir di tengah meningkatnya minat investor terhadap produk kripto berbasis SpaceX. Dalam pengumuman yang dirilis pada Senin (15/06/2026), Binance menyebut masih menjadi pemain dominan di pasar perpetual futures bertema SpaceX.
“Di seluruh platform tempat produk ini diperdagangkan, baik di bursa terpusat (CEX) maupun terdesentralisasi (DEX), Binance tetap menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar,” tulis Binance dalam pengumuman tersebut.
Fenomena ini menunjukkan besarnya minat investor terhadap eksposur perusahaan teknologi besar melalui instrumen berbasis blockchain. Tren tokenisasi saham pun menjadi salah satu segmen yang berkembang paling pesat di industri aset digital.
SpaceX Jadi Primadona, Persaingan Bursa Kripto Makin Panas
Euforia ternyata tidak hanya terjadi di pasar spot saja. Aktivitas perdagangan derivatif justru tumbuh lebih cepat seiring meningkatnya minat trader crypto terhadap produk investasi bertema SpaceX.
Data Binance pada Rabu (17/06/2026) menunjukkan kontrak perpetual SPCXUSDT kini menjadi produk futures dengan volume perdagangan terbesar ketiga di platform tersebut, hanya berada di bawah kontrak Bitcoin dan Ethereum.

Pencapaian tersebut mencerminkan tingginya minat trader terhadap instrumen kripto yang terhubung dengan SpaceX, sekaligus memperkuat tren tokenisasi aset yang semakin berkembang di pasar.
Di sisi lain, Coinbase pada Selasa (16/06/2026) mengumumkan akan menghadirkan saham tokenisasi sejumlah perusahaan besar di AS yang didukung aset dasar, sekaligus menawarkan hak kepemilikan secara penuh.
Persaingan ini muncul setelah beberapa proyek tokenisasi saham mengalami kendala, termasuk inisiatif Binance dan Bybit sebelumnya yang sempat dibatalkan karena penyedia xStocks gagal menyediakan saham dasar yang dibutuhkan.
Sementara itu, sentimen positif terhadap SpaceX masih terus berlanjut. Dalam beberapa hari terakhir, valuasi perusahaan tersebut melonjak sekitar 23,8 persen hingga menembus US$2,658 triliun atau sekitar Rp47 ribu triliun.
Lonjakan ini membuat SpaceX melampaui Amazon berdasarkan data CompaniesMarketCap dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan teknologi paling bernilai di dunia. Momentum ini juga memicu gelombang baru tokenisasi aset di industri kripto.

Pesatnya perkembangan tokenisasi saham menunjukkan bahwa integrasi pasar modal dan blockchain semakin nyata. Tren ini berpotensi membuka peluang investasi baru sekaligus mempercepat adopsi aset digital di masa depan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


