Visi Baru Aster: Dari Blockchain Tanpa Gas Fee hingga Tokenisasi Saham

Aster kembali mencuri perhatian pasar setelah CEO-nya, Leonard, memaparkan rencana dalam sebuah acara di Korea Selatan. Proyek yang didukung oleh YZi Labs ini memasuki babak baru yang berpotensi mengubah wajah perdagangan aset digital, khususnya di sektor DEX.

Aster Siapkan Blockchain Privasi Tanpa Gas Fee

Dikutip dari tweet yang diunggah oleh AB Kuai Dong pada Rabu (05/11/2025), CEO Aster, Leonard, mengungkapkan rencana ambisius perusahaan untuk membangun privacy-focused public chain tanpa biaya transaksi alias zero gas fees.

Ia menjelaskan bahwa langkah ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan trading yang lebih efisien, khususnya bagi trader yang menginginkan privasi lebih tinggi. Tak hanya itu, Aster juga berencana meluncurkan instrumen keuangan tradisional lewat proses tokenisasi.

“Di sisi aset, ke depan akan diluncurkan lebih banyak aset tradisional seperti kontrak berjangka token saham,” ujar Leonard. Inovasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menjembatani dunia kripto dan pasar finansial tradisional.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Prediksi Bitcoin Terbaru: US$75.000 Berpotensi Jadi Titik Bottom BTC

Saat ini, pasar tokenisasi saham di platform DEX memang jauh lebih kecil dibandingkan dengan CEX seperti Robinhood, Kraken, atau Gemini. Namun, dengan pendekatan baru ini, Aster ingin membuka peluang bagi ritel untuk mengakses berbagai instrumen dalam satu ekosistem.

Tak berhenti di situ, Leonard juga mengumumkan rencana kolaborasi dengan Buidlpad. Melalui kemitraan ini, Aster akan menyediakan pre-market futures bagi proyek baru. Tujuannya, untuk mempercepat price discovery dan menciptakan likuiditas sejak tahap awal peluncuran.

Aster Bangun Momentum Baru Lewat Ekspansi

Didukung oleh YZi Labs, Aster memperluas lini bisnisnya ke berbagai sektor. Setelah sukses dengan perpetual DEX dan peluncuran Rocket Launch Campaign, mereka kini nampaknya mulai fokus memperkuat ekosistemnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Aster untuk menciptakan ruang yang lebih inklusif bagi komunitas. Fitur Rocket Launch sendiri terbukti membantu proyek baru mendapatkan eksposur awal yang lebih kuat dan mempercepat adopsi proyek.

Membongkar Roadmap Aster: Layer-1 Jadi Fokus Utama

Roadmap Aster juga terlihat solid. Mereka menargetkan peluncuran Layer-1 pada tahun 2026, yang disebut akan membawa serangkaian fitur canggih guna meningkatkan skalabilitas. Langkah ini sekaligus menegaskan ambisinya untuk menjadi pemain utama di pasar DEX.

BACA JUGA:  Analisis Kripto ASTER, BTC, XRP, DOGE dan HYPE Terbaru

Dengan kombinasi antara inovasi teknologi, ekspansi ekosistem, dan adopsi aset tradisional, perps DEX yang satu ini tampaknya siap menjadi salah satu motor penggerak utama dalam evolusi dunia perdagangan kripto yang semakin kompetitif. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia