Vitalik Buterin Ingatkan Bahaya Web4 yang Didominasi AI

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, kembali angkat suara. Kali ini, sasarannya bukan sekadar tren kripto, melainkan visi besar tentang “Web4” yang diklaim sebagai era AI superinteligensi otonom.

Klaim Web4 dan “Kelahiran” AI Superinteligensi

Perdebatan ini bermula dari manifesto yang dipublikasikan Sigil Wen tentang The Automaton pada Selasa (17/02/2026). Dalam dokumen itu, ia mengklaim telah membangun AI yang memiliki akses langsung untuk bertindak di dunia digital dan menjadi fondasi “Web 4.0”.

Menurut Wen, Web4 merupakan fase internet yang akan didominasi oleh agen AI. Ia bahkan menyatakan bahwa mayoritas pengguna internet di masa depan bukan lagi manusia, melainkan AI yang bertindak atas nama manusia atau sepenuhnya otonom. 

“Sebuah internet baru sedang muncul, di mana pengguna akhirnya adalah kecerdasan buatan (AI),” tulisnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Web 4.0 Sigil Wen AI

Bagi Wen, momen ini menandai kelahiran superinteligensi. Namun, di sinilah perbedaan pandangan muncul. Vitalik Buterin melihat narasi tersebut bukan sebagai lompatan kemajuan, melainkan sebagai persoalan mendasar yang belum terjawab.

BACA JUGA:  Nyaris Jadi Bencana, AI Bongkar Celah Kritis di XRP Ledger

Ia menilai klaim kedaulatan AI itu tidak relevan karena masih bergantung pada infrastruktur OpenAI dan Anthropic. Lewat unggahan di X pada Jumat (20/02/2026), Buterin menegaskan bahwa AI tidak bisa disebut berdaulat jika tetap bergantung pada korporasi besar.

“Pada kenyataannya, Anda justru melanggengkan pola pikir bahwa asumsi kepercayaan terpusat bisa dikesampingkan dan diabaikan, pola pikir yang justru sedang diperangi oleh Ethereum,” tegasnya.

Jarak Umpan Balik dan Risiko Anti-Manusia

Keberatan utama Buterin bukan hanya soal sentralisasi. Menurutnya, ada persoalan yang jauh lebih mendasar dalam konsep Web4, yakni memanjangnya jarak umpan balik antara manusia dan juga kecerdasan buatan.

“Memperpanjang jarak umpan balik antara manusia dan AI bukanlah hal yang baik bagi dunia ini,” tulisnya. 

Ia bahkan menyebut proyek tersebut hanya menghasilkan konten tidak berkualitas, bukan solusi nyata bagi manusia, dan berpotensi memaksimalkan risiko munculnya dampak anti-human yang tidak dapat dipulihkan.

BACA JUGA:  Akumulasi Bitcoin Meledak, Holder Garis Keras Bergerak Dalam Senyap

“Ketika AI menjadi cukup kuat hingga benar-benar berbahaya, hal itu justru memaksimalkan risiko munculnya dampak anti-manusia yang tidak dapat dipulihkan, yang bahkan akan sangat Anda sesali,” tegasnya.

Vitalik Makin Vokal Kritik Arah Industri Blockchain

Sikap ini bukan kali pertama Buterin mengkritik sektor yang berhubungan dengan blockchain. Beberapa hari sebelumnya, ia juga menyoroti pasar prediksi yang menurutnya mulai tergelincir menjadi “corposlop”.

Ia mengakui pasar prediksi telah menunjukkan capaian tertentu. Namun, ia menilai sektor tersebut kini terlalu fokus pada taruhan harga kripto jangka pendek dan aktivitas yang hanya memberi sensasi sesaat, bukan nilai jangka panjang bagi masyarakat.

“Saya menduga tim-tim terdorong memanfaatkan hal ini karena menghasilkan pendapatan besar saat bear market. Bangun generasi keuangan berikutnya, bukan corposlop,” tegasnya.

Vitalik Buterin Ungkap Masa Depan Tanpa Uang, Diganti Sistem Baru Ini

Kini, kritik serupa ia arahkan pada AI. Bagi Buterin, perkembangan teknologi memang tidak terhindari. Namun, tugas utama saat ini bukan mempercepatnya, melainkan menentukan arahnya dan mencegah dampak yang tidak diinginkan.

BACA JUGA:  CoinShares: Ancaman Komputer Kuantum ke Bitcoin Masih Jauh

Di tengah euforia kecerdasan buatan (AI) dan juga ambisi Web4, ia mengingatkan satu prinsip mendasar. Teknologi seharusnya memperkuat kendali manusia, bukan perlahan mengikisnya tanpa disadari.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia