Vitalik Usulkan Cara Pulihkan Crypto Wallet Tanpa Private Key!

Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, kembali menyoroti permasalahan besar dalam dunia kripto, yaitu kehilangan aset digital akibat kesalahan teknis atau kehilangan private key dari crypto wallet yang digunakan. 

Dalam beberapa dekade terakhir, miliaran dolar dalam bentuk cryptocurrency telah terkunci secara permanen karena pengguna kehilangan akses ke dompet kripto mereka. Menurutnya, masalah ini tidak hanya disebabkan oleh kelalaian pengguna, tetapi juga berbagai kesalahan lainnya.

Software bug, lupa kata sandi, perangkat hilang, dompet kertas terbakar dalam kebakaran di LA, perangkat diperbarui tanpa mencadangkan data… banyak cara untuk hal itu terjadi,” jelasnya di X.

Menurut laporan Chainalysis tahun 2020, sekitar 20 persen dari total pasokan Bitcoin atau sekitar 3,7 juta BTC telah hilang dan tidak dapat dipulihkan. Angka ini bisa jadi lebih besar jika memperhitungkan dompet kripto pada jaringan blockchain lainnya. 

Hal ini semakin menegaskan urgensi untuk menemukan solusi pemulihan crypto wallet yang lebih efektif dan aman, seperti mekanisme social recovery.

Pemulihan Crypto Wallet dengan Social Recovery

Vitalik Buterin telah lama mengusung konsep social recovery atau pemulihan sosial sebagai salah satu solusi utama untuk memulihkan dompet kripto, sebagaimana disampaikannya dalam sebuah tweet di X pada 2019.

Konsep ini memungkinkan pengguna untuk memulihkan crypto wallet mereka melalui sistem keamanan berbasis sosial atau dengan menggunakan fitur smart contract yang ada pada jaringan Ethereum. 

“Saya sebenarnya berpikir bahwa pendekatan berbasis smart contract lebih baik. Jauh lebih sedikit sakit kepala dalam pengembangan dan memiliki keuntungan seperti tidak perlu mempercayai guardian yang sudah Anda cabut,” tulis Buterin.

Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada satu private key, yang selama ini menjadi kelemahan utama pada sistem keamanan crypto wallet.

9 Tips Mengamankan Aset Kripto dari Perampok seperti Kasus di Bali

Social recovery mencakup beberapa metode pemulihan. Salah satu pendekatan yang pernah diajukan adalah sistem di mana pengguna memilih sejumlah “guardian” atau wali yang dapat membantu memulihkan akses ke dompet kripto jika diperlukan. 

Guardian ini bisa berupa individu terpercaya seperti keluarga, teman dekat, ataupun bisa juga berupa layanan otomatis yang berbasis smart contract.

Namun, ada tantangan dalam implementasi sistem ini. Keamanan tetap menjadi perhatian utama karena skema social recovery rentan terhadap berbagai jenis eksploitasi, termasuk ancaman peretasan dan manipulasi oleh pihak ketiga. 

Oleh karena itu, Buterin juga telah mengeksplorasi solusi berbasis smart contract yang tidak bergantung pada koneksi sosial pengguna untuk memulihkan crypto wallet yang hilang.

Penerapan Smart Contract untuk Pemulihan

Menurut Buterin, dalam tulisannya di blog pada 11 Januari 2021, beberapa implementasi nyata dari konsep ini adalah Loopring dan Argent Wallet, dompet kripto berbasis smart contract yang memungkinkan pengguna mengatur mekanisme pemulihan sendiri.

Pendekatan ini memberikan lebih banyak fleksibilitas dan keamanan dibandingkan metode tradisional. Namun, tetap ada potensi risiko, terutama kemungkinan eksploitasi terhadap smart contract itu sendiri.

Bursa Kripto Bybit Diretas! Rp23 Triliun Raib

Sebagai contoh, sistem pemulihan yang digunakan oleh Safe Wallet pernah menjadi titik lemah dalam peretasan Bybit. Untuk mengatasi masalah tersebut, Buterin sebelumnya telah mengusulkan mekanisme brankas.

“Kita dapat memperluas mekanisme social recovery untuk menangani masalah seperti ini dengan menambahkan sebuah vault. Setiap dompet kripto dengan pemulihan sosial dapat dilengkapi dengan vault yang dibuat secara otomatis,” jelasnya.

Aset dapat dipindahkan ke dalam brankas hanya dengan mengirimkannya ke alamat vault, tetapi hanya dapat dikeluarkan dengan penundaan selama satu minggu, sehingga meningkatkan keamanannya.

Dengan meningkatnya adopsi kripto dan kesadaran akan pentingnya keamanan, solusi seperti social recovery, berpotensi menjadi standar baru dalam menjaga akses terhadap crypto wallet di masa depan. [dp]

Terkini

Warta Korporat

Terkait