Volume Naik 33 Kali Lipat, Apakah Era Saham On-Chain Dimulai?

Pasar saham on-chain mulai menunjukkan perubahan yang sulit diabaikan. Bukan hanya jumlah aset yang bertambah, aktivitas trading dan pemanfaatannya di DeFi kini melaju jauh lebih cepat sepanjang 2026.

Volume Melaju 33 Kali, Jauh Lebih Cepat dari Nilai Aset

Berdasarkan laporan Binance Research yang dipublikasikan Jumat (11/09/2026), kapitalisasi pasar aktif tokenized equities naik dari US$965 juta menjadi sekitar US$4 miliar, sementara nilai on-chain mencapai US$4,7 miliar.

Namun, lonjakan paling mencolok justru datang dari aktivitas perdagangan. Volume bulanan meningkat lebih dari 33 kali lipat hanya dalam delapan bulan, menunjukkan likuiditas tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan nilai asetnya.

“Volume perdagangan bulanan melonjak dari US$237 juta pada Januari menjadi US$7,9 miliar pada Agustus. Rasio turnover juga naik dari 0,23 kali menjadi 2,14 kali, setelah sempat mencapai 3,32 kali pada Juli,” jelas mereka.

Market Cap dan Transaksi Saham On-chain - Binance Research
Market Cap dan Transaksi Saham On-chain – Binance Research

Perbandingan itu cukup menggambarkan perubahan besar yang sedang terjadi. Kapitalisasi pasar tumbuh sekitar empat kali lipat, tetapi aktivitas trading melaju berkali-kali lebih cepat dalam periode yang sama.

Kondisi tersebut menunjukkan saham on-chain mulai bergerak melampaui fase sekadar penerbitan. Token saham yang beredar kini semakin aktif diperdagangkan, sehingga perlahan membentuk pasar dengan likuiditas dan perputaran yang lebih nyata.

BACA JUGA:  Robinhood Salip Binance, Holder Token Saham Tembus 862 Ribu

Robinhood dan bStocks Mengubah Peta Persaingan Tokenized Stocks

Ledakan aktivitas itu tidak tersebar merata. Binance Research mencatat bStocks dan Robinhood hanya menguasai 0,8 persen volume issuer pada Juni, sebelum porsinya melonjak menjadi 87,8 persen pada September berjalan.

Perubahan serupa terlihat pada level jaringan. BNB Chain dan jaringan Robinhood beranjak dari 2,3 persen volume jaringan pada Juni menjadi 83 persen pada Agustus dan 88,2 persen pada September.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Pasar bergerak dari perlombaan penerbitan menuju perlombaan distribusi dan pemanfaatan. Menambah lebih banyak aset tetap penting, tetapi penerbitan saja tidak menentukan ke mana likuiditas berkembang,” tulis Binance Research.

Polanya mulai terlihat dari perilaku pengguna. Sekitar 58,5 persen pengguna awal bStocks sebelumnya juga menggunakan perpetual atau direct equities, sehingga basis pengguna lama dapat menjadi jalur cepat menuju adopsi.

Dari sisi utilitas, pertumbuhan tokenized stocks bahkan lebih mencolok lagi. DeFi Active TVL tokenized equities naik dari US$21,6 juta menjadi US$289,1 juta, atau sekitar 1.242 persen sepanjang tahun ini.

BACA JUGA:  Bank Korea Gunakan Ripple Payments, tapi Apakah XRP Benar-benar Terlibat?
Tokenized Stock DeFi TVL - Binance Research
Tokenized Stock DeFi TVL – Binance Research

Porsi DeFi terhadap kapitalisasi pasar aktif juga ikut naik dari 2,2 persen menjadi 7,2 persen. Sekitar 65,4 persen TVL berada di liquidity pool, sementara 28,1 persen lainnya masuk ke lending.

bStocks memberi gambaran konkret mengenai perubahan ini. Rasio outstanding borrowing terhadap collateral melonjak dari 5,5 persen pada akhir Juni menjadi 46,2 persen pada 10 September, dengan pinjaman sekitar US$3,1 juta

Dari Lending hingga Meme Coin, Utilitas Token Saham Mulai Nyata

Beberapa bStocks juga sudah masuk smart-contract dengan rasio supply tertinggi 28,3 persen, disusul 18,8 persen dan 12,3 persen, memperlihatkan penggunaan on-chain mulai berkembang melampaui kepemilikan pasif.

Ada satu perkembangan yang membuat cerita saham on-chain makin unik: meme coin. Sepanjang 26 Juli hingga 9 September, stock-paired meme menghasilkan sekitar US$2,49 miliar volume di Robinhood Chain.

BNB Chain bahkan mencatat sekitar US$2,90 miliar pada periode sama. Artinya, hanya dari dua jaringan tersebut, volume pasar meme coin berpasangan token saham mencapai sekitar US$5,39 miliar.

BACA JUGA:  Meme Coin x Saham Makin Panas, Robinhood Chain Cetak Rekor Baru

Grafik harian pada laporan itu memperlihatkan lonjakan tajam menjelang awal September, terutama di Robinhood Chain. Pada beberapa hari, volume hariannya melonjak hingga ratusan juta dolar dalam waktu singkat.

Peningkatan Perdagangan Meme Coin x Saham - Binance Research
Peningkatan Perdagangan Meme Coin x Saham – Binance Research

Analisis SQD yang dikutip Binance juga menemukan US$711,2 juta, atau 32,1 persen volume DEX token saham Robinhood Chain hingga 30 Agustus, berasal dari perdagangan melawan token lain, mayoritas meme coin.

Fenomena ini mengubah fungsi tokenized stocks. Saham on-chain tidak lagi hanya menjadi replika saham tradisional, tetapi mulai berperan sebagai quote asset untuk berbagai aktivitas trading yang khas dunia kripto.

Karena itu, Binance Research melihat persaingan berikutnya bukan sekadar siapa yang menerbitkan aset terbanyak. Pemenangnya bisa ditentukan oleh kemampuan menjaga likuiditas, mendorong utilitas, dan membuat pengguna terus kembali.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait