spot_img
spot_img

Walikota Miami Jadi Politisi AS Pertama Yang Dibayar Bitcoin

Walikota Miami, Francis Suarez, mengumumkan akan mulai menerima gaji dalam Bitcoin (BTC). Tokoh publik yang dikenal sebagai pendukung kripto tersebut akan menjadi politisi AS pertama yang dibayar dalam kripto.

Walikota Miami akan Terima Gaji Berupa Bitcoin 

Sejak awal 2021, Suarez menampilkan pendekatan yang ramah terhadap industri kripto, terutama Bitcoin. Selain menjadi investor kripto, ia sering memuji keunggulan aset digital dan menjadi pengusung kripto yang tenar.

Dalam cuitan terbaru, walikota Miami itu berkata ia akan mendukung kripto dengan langkah nyata, yaitu menerima gaji dalam Bitcoin.

Pengumuman tersebut adalah tanggapan terhadap pertanyaan Anthony Pompliano, investor dan pendukung kripto, yang bertanya siapa politisi AS pertama yang akan digaji dalam Bitcoin.

“Saya akan menerima gaji berikut 100 persen dalam Bitcoin!” cuit Suarez penuh semangat.

Pria berusia 44-tahun tersebut meminta bantuan Mike Sarasti, Direktur Inovasi dan Teknologi Miami, dalam hal gerakan gaji Bitcoin tersebut.

Menurut kanal berita Miami Herald, gaji tahunan walikota Miami adalah US$187.500 yang saat ini setara dengan 3 BTC.

Kota Miami menggelar pemilu pendahuluan walikota pada 2 November 2021 dengan pemilu susulan yang dijadwalkan pada 16 November mendatang.

Suarez, yang terafiliasi dengan Partai Republik, memenangkan 78,7 persen suara, sementara kandidat di posisi kedua hanya meraih sebanyak 11,5 persen suara.

Tampaknya revolusi Bitcoin di Miami akan terus berlanjut sebab Suarez berkemungkinan besar menjadi walikota selama empat tahun mendatang.

Bulan lalu, ketika harga BTC diperdagangkan pada kisaran US$50 ribu, Suarez berpendapat masa depan aset kripto tersebut terlihat menjanjikan.

Politisi itu bahkan melawan Jamie Dimon, CEO JPMorgan dan kritikus kripto, yang menyebut Bitcoin tidak bernilai.

Suarez membantah dan berkata Bitcoin memiliki nilai intrinsik sedangkan teknologi blockchain yang menjadi landasannya adalah blockchain paling desentralistik dan paling aman di dunia.

Menurut Suarez, keunggulan paling penting dari Bitcoin adalah tidak terikat dengan sistem fiat serta kebijakan moneter. Sebab itu, Bitcoin digandrungi negara-negara berkembang yang melirik kripto demi menyelematkan ekonomi yang terancam.

“Ada gelombang negara di Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Afrika yang mulai mengadopsi Bitcoin sebagai mata uang. Hal itu bisa merevolusi kegunaan Bitcoin,” pungkas Suarez. [cryptopotato.com/ed]


spot_img

Terkini

spot_img

Terkait