Webinar “Menyoal Potensi 51 Percent Attack terhadap Blockchain Bitcoin

Blockchainmedia.id mempersembahkan webminar seri ke-5 seputar blockchain, Bitcoin dan aset kripto secara daring (online).

Bekerjasama dengan Chainsightnews.com, webinar kali ini khusus menyoal potensi 51 percent attack terhadap blockchain Bitcoin. Kendati blockchain Bitcoin belum pernah bisa dibajak hingga detik ini, namun potensi itu selalu ada, jikalau terkoordinir secara baik, sistematis dan berskala besar. Lagipula hash rate tambang Bitcoin saat ini terkonsentrasi di Tanah Tiongkok, mencapai lebih dari 60 persen.

Maklumlah, perlu energi biaya yang tidak kecil untuk membajak blockchain Bitcoin, sehingga pelaku bisa melakukan double spending terhadapnya dan mengantongi Bitcoin.

Di sistem blockchain lainnya, serangan serupa kerap terjadi, seperti yang menimpa blockchain Ethereum Classic baru-baru ini.

Pada serangan pertama (29 Juli-1 Agustus 2020), pelaku serangan diperkirakan berhasil melakukan double spend sebanyak 800 ribu ETC (setara US$5,6 juta, Rp81 miliar). Sedangkan biaya serangan setara dengan 17,5 BTC (US$204.000, Rp2,9 miliar).

Lantas bagaimana pembajakan terhadap blockchain Bitcoin, apakah kelak bisa semudah dan semurah biaya membajak Ethereum Classic? Apa saja tantangannya, termasuk kenyataan bahwa komputer kuantum akan semakin canggih di kemudian hari?

Kami menghadirkan Dimaz Ankaa Wijaya, Ph.D sebagai narasumber untuk menjawab itu. Saat ini beliau adalah peneliti di Deakin Blockchain Innovation Lab (DBIL), Australia.

Dia juga dikenal sebagai penulis buku popular Mengenal Bitcoin dan Cryptocurrency yang terbit pada tahun 2016 silam. Sejumlah penelitian terkait blockchain sudah banyak dihasilkannya.

JADWAL ACARA

Sabtu, 15 Agustus 2020
Pukul 16:00 WIB-selesai
Venue: @GoogleMeet (online)

Harap mengisi formulir berikut ini untuk mengikuti acara ini: https://forms.gle/dArTHhTBa39VyunS9