Data terbaru dari Santiment menunjukkan bahwa whale Bitcoin kembali melakukan akumulasi besar-besaran di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi.
Santiment mencatat bahwa wallet yang menyimpan minimal 1.000 BTC telah menambah kepemilikan sebanyak 104.340 BTC atau meningkat sekitar 1,5 persen dalam periode terbaru.

Pada saat yang sama, jumlah transaksi harian bernilai di atas US$1 juta tercatat kembali menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir, menandakan meningkatnya aktivitas investor bermodal besar di jaringan Bitcoin.
Peningkatan aktivitas whale Bitcoin tersebut terjadi ketika sentimen jangka pendek pasar masih berada dalam fase kehati-hatian. Indikator sentimen dan arus dana produk ETF menunjukkan adanya tekanan jual dari sebagian investor, terutama dari kalangan ritel.
Namun, data on-chain memperlihatkan bahwa pelaku bermodal besar justru memanfaatkan kondisi ini untuk melakukan akumulasi secara bertahap.
Selain akumulasi 104.340 BTC, sebelumnya kelompok whale Bitcoin juga telah mengumpulkan sekitar 36.322 BTC hanya dalam kurun waktu sembilan hari terakhir.
Pola ini mengindikasikan adanya strategi pembelian terukur yang dilakukan saat harga bergerak dalam fase konsolidasi. Aktivitas tersebut memperkuat peran whale Bitcoin sebagai salah satu penggerak utama dinamika pasar dalam jangka menengah dan panjang.
Pergerakan Penambang dan Aktivitas Jaringan Jadi Penopang Pasar
Di tengah meningkatnya akumulasi whale Bitcoin, data dari analis on-chain GugaOnChain menunjukkan bahwa para penambang BTC juga memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan pasar.
Dalam Miner Flow Analysis, tercatat bahwa volume arus keluar BTC dari wallet penambang saat ini berada di kisaran 84,98 BTC per hari, yang masih termasuk dalam zona netral operasional.

GugaOnChain menjelaskan bahwa arus keluar antara 70 hingga 140 BTC per hari mencerminkan aktivitas penjualan normal untuk kebutuhan operasional, tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap harga.
Kondisi ini menunjukkan bahwa penambang belum memasuki fase kapitulasi, yang biasanya ditandai dengan outflow atau arus keluar di atas 140 BTC per hari.
“Selama arus keluar penambang tetap berada di zona netral, koreksi harga lebih mencerminkan proses konsolidasi daripada awal pasar bearish yang berkepanjangan,” ungkap GugaOnChain.
Lebih lanjut, laporan tersebut menilai bahwa stabilitas perilaku penambang berkontribusi terhadap proses redistribusi aset dari investor lemah ke investor kuat. Dalam situasi ini, whale Bitcoin menjadi salah satu pihak utama yang menyerap pasokan dari pasar, baik melalui pembelian langsung maupun akumulasi bertahap.
Kombinasi antara meningkatnya kepemilikan whale Bitcoin, lonjakan transaksi bernilai besar, serta stabilitas arus keluar miner menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase transisi yang relatif sehat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



