Aktivitas whale di pasar kripto menunjukkan lonjakan tajam sepanjang pekan ini, dengan memecoin yang muncul sebagai sektor paling dominan dalam transaksi bernilai besar.
Data on-chain dari Santiment pada hari Kamis (8/1/2026) mencatat bahwa memecoin menguasai empat dari sepuluh posisi teratas dalam daftar aset dengan peningkatan transaksi whale senilai di atas US$100.000, khususnya pada proyek dengan kapitalisasi pasar minimal US$500 juta.
Fenomena ini menempatkan pergerakan whale dan memecoin dalam satu arus yang sama, menandai pergeseran fokus modal besar dari aset konvensional ke token berbasis komunitas.

Berdasarkan data tersebut, FLOKI di jaringan Ethereum menjadi pemimpin dengan lonjakan transaksi whale mencapai 950 persen dibandingkan periode sebelumnya. Posisi berikutnya ditempati oleh PEPE dengan kenaikan 620 persen, disusul FLOKI di jaringan BNB yang mencatat pertumbuhan 550 persen.
Di peringkat kesepuluh, SHIB juga masuk daftar dengan peningkatan 111 persen. Komposisi ini menegaskan bahwa whale dan memecoin kini bergerak dalam korelasi yang kuat, terutama dalam konteks transaksi jumbo yang mencerminkan perubahan strategi investor bermodal besar.
Lonjakan tersebut terjadi dalam waktu relatif singkat dan terpantau merata di beberapa jaringan blockchain. Data Santiment menyoroti bahwa peningkatan transaksi ini bukan sekadar aktivitas ritel, melainkan transaksi bernilai besar yang umumnya diasosiasikan dengan akumulasi, redistribusi likuiditas, atau reposisi portofolio oleh whale.
Dalam konteks ini, memecoin tampil sebagai sektor yang paling banyak menarik perhatian, mengungguli token utilitas dan proyek infrastruktur.
Memecoin Pimpin Lonjakan Aktivitas Whale
Dominasi memecoin dalam leaderboard transaksi whale menunjukkan intensitas pergerakan modal yang tidak biasa. FLOKI yang tercatat di dua jaringan berbeda menandakan adanya aktivitas lintas ekosistem, di mana whale memanfaatkan likuiditas di Ethereum maupun BNB Chain.
Sementara itu, PEPE dan SHIB kembali menegaskan posisinya sebagai memecoin dengan daya tarik tinggi di kalangan investor besar, meskipun keduanya dikenal dengan volatilitas yang signifikan.
Santiment mencatat bahwa lonjakan transaksi whale pada memecoin jauh melampaui kenaikan yang terjadi pada aset lain dalam daftar. Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan tersebut bukan fenomena terisolasi, melainkan pola yang konsisten dalam satu pekan terakhir.
Dalam praktik analisis on-chain, peningkatan transaksi bernilai besar kerap digunakan sebagai indikator awal perubahan dinamika pasar, meskipun tidak selalu diikuti oleh pergerakan harga dalam waktu dekat.
Kehadiran memecoin di posisi teratas juga menunjukkan bahwa sentimen komunitas masih memainkan peran penting dalam menarik perhatian whale.
Berbeda dengan proyek berbasis utilitas yang mengandalkan perkembangan teknis atau adopsi institusional, memecoin cenderung digerakkan oleh momentum, narasi dan likuiditas jangka pendek.
Namun demikian, besarnya nilai transaksi yang tercatat menandakan bahwa keputusan yang diambil whale bersifat terukur, bukan sekadar spekulasi kecil.
Aset Non-Memecoin Tetap Masuk RadarÂ
Di luar dominasi memecoin, data Santiment juga menunjukkan bahwa beberapa aset non-meme tetap mencatat kenaikan aktivitas whale, meskipun dalam skala yang lebih terbatas. Savings Dai (sDAI) mengalami peningkatan transaksi sebesar 350 persen, diikuti dengan Dai di jaringan BNB dengan kenaikan 275 persen.
Selain itu, token bertema kecerdasan buatan (AI) dan aset dunia nyata (RWA) seperti FET dan ONDO masing-masing mencatat lonjakan 187 persen dan 150 persen.
Ethena (ENA) serta versi staking-nya, sENA, juga masuk dalam daftar dengan kenaikan transaksi sebesar 113 persen.
Kehadiran aset-aset ini mengindikasikan bahwa whale tidak sepenuhnya meninggalkan sektor lain, melainkan tetap melakukan diversifikasi di tengah meningkatnya perhatian terhadap memecoin. Namun, jika dibandingkan secara proporsional, intensitas transaksi whale pada memecoin masih jauh lebih tinggi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



