Kelompok pemegang besar Ethereum atau whale Ethereum (ETH) kembali menunjukkan tanda kepercayaan terhadap aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kedua itu.
Berdasarkan data on-chain dari platform analitik Santiment, para whale dan shark yang memegang antara 100 hingga 10.000 ETH telah mulai menambah kepemilikan setelah sebelumnya menjual sekitar 1,36 juta ETH pada periode 5 hingga 16 Oktober.

Mereka tercatat telah mengembalikan sekitar seperenam dari jumlah yang dilepas tersebut, menandakan adanya perubahan sikap dari distribusi menuju akumulasi.
Pergerakan ini menjadi sorotan pasar karena kelompok pemegang besar sering dianggap memiliki informasi dan strategi yang lebih terukur dibanding investor ritel.
Langkah akumulasi ini terjadi ketika Ethereum diperdagangkan di kisaran US$3.927,87, dengan kenaikan harga dalam 24 jam terakhir sekitar 1,35 persen, sementara dalam rentang 4 jam mengalami penurunan tipis sebesar 0,18 persen.
Kapitalisasi pasar ETH tercatat berada di sekitar US$474,52 miliar, dengan volume perdagangan spot harian mencapai US$4,48 miliar dan open interest sebesar US$45,55 miliar.
Whale Ethereum Kembali Masuk Setelah Fase Distribusi
Santiment menyatakan bahwa aksi jual besar-besaran yang dilakukan kelompok whale Ethereum pada awal bulan lalu sempat menekan sentimen pasar.
Namun, keputusan mereka untuk kembali membeli sebagian aset yang dilepas menunjukkan adanya keyakinan bahwa harga ETH berada pada area yang dianggap menarik secara strategis.
Aksi akumulasi oleh pemegang besar sering dijadikan indikator awal potensi perubahan arah pasar. Ketika whale menambah posisi, hal itu menandakan mereka memprediksi peluang kenaikan jangka menengah hingga panjang.
Meski demikian, belum ada indikasi pasti mengenai seberapa konsisten akumulasi ini akan berlangsung, karena dinamika pasar kripto kerap dipengaruhi faktor teknis dan makro yang cepat berubah.
Inflasi AS Turun, Harapan Pemangkasan Suku Bunga Menguat
Dari sisi makroekonomi, data terbaru dari Bureau of Labor Statistics (BLS) menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) di AS naik 0,3 persen secara bulanan dan 3,0 persen secara tahunan pada September 2025. Angka tersebut lebih rendah dibanding perkiraan pasar yang berada di level 3,1 persen.
Inflasi yang sedikit lebih terkendali membuka peluang bagi The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan suku bunga.
Kondisi suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung penguatan aset berisiko seperti kripto, termasuk Ethereum. Hal ini dapat memberikan dorongan tambahan bagi sentimen whale Ethereum yang sudah memperlihatkan pemulihan kepercayaan.
Teknikal Tunjukkan Fase Konsolidasi, Target Tetap Ambisius
Dari sisi teknikal, analis pasar Ali Martinez menilai bahwa ETH saat ini masih bergerak dalam pola segitiga. Ia menyebut bahwa pola tersebut memungkinkan terjadinya penurunan lanjutan dalam jangka pendek.
Namun, menurutnya, koreksi tersebut justru dapat menjadi fase konsolidasi sebelum harga kembali mendorong momentum naik yang lebih kuat.
Martinez menyebutkan bahwa jika pola ini berhasil terkonfirmasi bullish breakout, Ethereum berpotensi menargetkan level psikologis baru di sekitar US$10.000. Meski proyeksi tersebut bersifat spekulatif, pandangannya memperkuat persepsi bahwa struktur pasar ETH belum sepenuhnya kehilangan dorongan kenaikan.
Pergerakan akumulasi oleh whale Ethereum, dukungan faktor makro dari penurunan inflasi AS, dan pola teknikal yang mengindikasikan potensi tekanan sebelum kenaikan, secara keseluruhan menunjukkan bahwa dinamika pasar Ethereum memasuki fase yang diawasi ketat oleh pelaku industri.
Meski volatilitas tetap menjadi karakter utama, perubahan sikap pemegang besar menjadi sinyal penting terhadap arah pasar dalam periode mendatang. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



