Windah Basudara Ternyata Staking SOL, Asetnya Ditaksir Rp10 Miliar!

Lonjakan tren Trading Card Game (TCG) Pokémon yang sedang memanas ternyata bukan satu-satunya hal yang digeluti oleh Windah Basudara.

Di balik aksi “bangkrut” saat membuka ratusan card pack Pokémon, streamer populer ini justru mengungkap fakta mengejutkan: ia ternyata mengakumulasi aset kripto, khususnya Solana (SOL).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam livestream di kanal “Brando Chill & Games” pada Jumat (04/04/2026), di tengah momen dramatis saat ia menghabiskan puluhan juta rupiah untuk membuka pack kartu.

Windah Basudara Ternyata Staking Kripto

Di awal livestream, Windah sempat bercanda soal kondisi keuangannya setelah menghabiskan sekitar Rp25 juta untuk membuka 100 pack kartu.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Namun, di tengah candaan saat membuka ratusan kartu Pokémon, ia justru memberikan gambaran berbeda soal portofolio investasi miliknya, terlebih yang terkait dengan kripto.

“Guys, kalian pikir gua beli kartu doang? Gua udah pernah bilang… gua staking Solana gua, guys. Dua Solana tiap dua hari,” ungkapnya.

Apa Itu Staking Crypto? Ini Cara Kerja dan Panduan Lengkapnya!

Pernyataan ini langsung mengubah perspektif penonton. Di balik gaya santainya, Windah ternyata masih rutin melakukan akumulasi aset kripto dalam jumlah yang tidak kecil.

BACA JUGA:  Tegang! Trump Beri Deadline Selasa, Hormuz Jadi Penentu Nasib Iran

“Jangan khawatir, guys. Gua enggak beli kartu doang. Tiap bulan crypto gua juga masih serok,” tambahnya.

Benarkah Aset Kripto Windah Tembus Rp10 Miliar?

Dari pernyataan tersebut, komunitas mulai mengira-ngira seberapa besar aset yang dimiliki oleh salah satu streamer terbesar di Indonesia saat ini.

Jika diasumsikan staking Solana memberikan passive income sekitar 6 persen per tahun, maka untuk menghasilkan sekitar 1 SOL per hari dibutuhkan total kepemilikan sekitar 6.000 SOL.

Perhitungannya relatif sederhana:

  • 1 SOL per hari setara dengan 365 SOL per tahun
  • Dengan asumsi APY 6 persen → 365 / 0,06 = 6.000 SOL

Jika harga SOL saat ini berada di kisaran US$100, maka:

  • 6.000 SOL setara dengan sekitar US$600.000
  • Dengan kurs Rp16.800, nilainya mendekati Rp10 miliar

Angka ini tentu masih bersifat estimasi, namun cukup memberikan gambaran mengenai skala portofolio yang mungkin dimiliki oleh Windah Basudara.

BACA JUGA:  BlackRock Rilis Ethereum ETF Baru dengan Staking Yield

Bukan Redup, Kripto Hanya Bear Market

Menariknya, Windah Basudara juga menanggapi anggapan bahwa kripto sudah “mati” atau kehilangan pamor, terutama jika dibandingkan dengan tren TCG yang tengah naik.

Ia menolak keras narasi tersebut dan menegaskan bahwa kondisi saat ini hanyalah bagian dari siklus pasar kripto.

Crypto bukan redup, guys. Ini bear market. Boring aja. Influencer pada hilang, jadi kelihatan sepi,” jelasnya.

Menurutnya, perbedaan utama antara kripto dan tren lain seperti NFT atau hype sesaat terletak pada daya tahannya dalam jangka panjang.

Dalam penjelasannya, ia juga membagikan prinsip investasi yang dipegang. Alih-alih mengejar keuntungan instan, ia lebih memilih strategi DCA dan menggunakan “uang dingin”.

“Daripada duit gua dirupiah, gua serok terus aja. Tapi harus siap sama risk-nya ya,” tuturnya.

Ini Perbedaan TCG Pokémon dan NFT Menurut Windah Basudara

Ia menekankan bahwa investasi ataupun trading juga bukan sumber utama penghasilan, melainkan pelengkap dari aktivitas produktif di dunia nyata.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terkini: SOL, TON, WLD, CHZ, BNB Bikin Tegang, Arah Market Mulai Kebaca

“Lu tetap harus produktif. Jangan berharap dari trading langsung jadi kaya,” tegasnya.

Di Tengah Hype TCG, Diversifikasi Jadi Kunci

Fenomena ini menunjukkan kontras yang menarik. Di satu sisi, Windah Basudara terlihat agresif menghabiskan dana besar di TCG Pokémon. Namun, di sisi lain, ia tetap disiplin membangun portofolio kripto.

Pendekatan ini secara tidak langsung mencerminkan strategi diversifikasi, yaitu menggabungkan hobi, koleksi, dan investasi dalam satu ekosistem keuangan pribadi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait