XGZ Debut di Asia, GoldZip Bawa Emas Fisik ke Dunia Blockchain

Peluncuran aset digital berbasis emas kembali menyita perhatian pasar. Sorotan kini mengarah ke Asia setelah GoldZip, inisiatif digital dari Hong Kong Gold Exchange (HKGX), resmi meluncurkan token emas XGZ.

Kehadiran XGZ menjadi langkah penting dalam modernisasi investasi emas, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi investor ritel terhadap aset lindung nilai klasik dalam format digital yang transparan dan efisien.

XGZ: Token Emas dengan Fondasi yang Kuat

XGZ merupakan token emas pertama di Asia yang sepenuhnya didukung oleh bursa emas terkemuka. Setiap token merepresentasikan 1 gram emas fisik murni 999,9 yang disimpan di brankas terverifikasi dan diuji oleh laboratorium yang disetujui pemerintah Hong Kong. 

“Kami menciptakan struktur XGZ untuk memberikan kepastian aset yang jarang ditemukan di ranah aset digital, di mana setiap aset sepenuhnya didukung oleh emas fisik yang dapat diaudit,” sebagaimana tercantum pada stius resminya.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Anak Purbaya Sebut Emas Bisa Diproduksi Massal, Mungkinkah?

XGZ Token Emas GoldZip

Seluruh transaksi XGZ dicatat secara permanen di blockchain, menghadirkan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. Model ini memungkinkan investor ritel menikmati standar investasi emas kelas institusi tanpa harus berhadapan dengan kompleksitas penyimpanan fisik.

Saat ini, XGZ sudah dapat diperdagangkan di Uniswap dan MEXC, membuka akses awal bagi investor di Asia dan pasar global. Ke depan, GoldZip juga merencanakan penambahan daftar platform perdagangan sepanjang 2026 guna mendukung pertumbuhan likuiditas.

Ambisi Besar dan Proyeksi Cadangan Emas

GoldZip menargetkan cadangan emas fisik senilai US$300 juta pada paruh pertama 2026. Jika target tersebut tercapai, XGZ berpotensi menjadi token emas terbesar ketiga di dunia, berada di bawah Tether Gold dan Paxos Gold.

Proyeksi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap model yang diusung GoldZip. Kombinasi dukungan emas fisik, kerangka regulasi yang jelas, serta pemanfaatan blockchain dinilai mampu menjawab kebutuhan investor akan aset aman di tengah dinamika pasar global.

BACA JUGA:  Global AI Show Abu Dhabi 2025 Tegaskan Arah Masa Depan AI Global

Barry Ip, Head of Digital Innovation Hong Kong Gold Exchange, menyebut peluncuran token XGZ sebagai tonggak penting bagi masa depan perdagangan emas berbasis blockchain di Asia.

“Teknologi ini dirancang untuk membuka akses investasi emas bagi investor ritel melalui aset digital yang aman dan seamless. Lebih dari likuiditas, GoldZip menciptakan model pendapatan baru bagi jaringan pedagang emas, perhiasan, dan pelaku industri terkait,” ujarnya.

Keunggulan Token Emas XGZ dan GoldZip

Reputasi HKGX dan Kerangka Regulasi GoldZip

Didirikan lebih dari 100 tahun lalu, Hong Kong Gold Exchange merupakan satu-satunya bursa emas yang diakui di Hong Kong. Dengan volume transaksi harian yang kerap melampaui US$100 juta, HKGX memiliki posisi strategis di pasar emas regional.

Reputasi tersebut diperkuat oleh keanggotaan lebih dari 100 institusi, menjadikan HKGX sebagai fondasi utama kepercayaan terhadap token emas XGZ yang diluncurkan melalui inisiatif proyek GoldZip.

BACA JUGA:  Wiki Finance Expo Thailand 2026: Panggung Fintech dan Web3 Asia Tenggara

Di sisi operasional, GoldZip dijalankan oleh GoldZip Digital Pte. Ltd. yang berbasis di Singapura dan berada di bawah pengawasan Ministry of Law. Struktur ini dirancang untuk memastikan kepatuhan regulasi serta memberikan rasa aman bagi pengguna lintas negara.

Selain perdagangan digital, GoldZip menyediakan layanan penyimpanan aman serta penukaran emas fisik. Pendekatan ini memungkinkan investor mengakses emas secara modern tanpa menghilangkan fungsinya sebagai aset lindung nilai jangka panjang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia