XRP Bisa Anjlok ke US$1? Aktivitas Whale Besar Jadi Sorotan

Aktivitas whale XRP memicu perhatian pasar. Di saat Ripple berjuang mempertahankan support penting, perpindahan puluhan juta token dan sinyal teknikal terbaru memunculkan spekulasi bahwa XRP berpotensi menguji area US$1 sebelum menentukan arah berikutnya.

Whale Pindahkan 60 Juta XRP, Pasar Mulai Waspada

Pergerakan besar kembali terjadi di jaringan XRP. Analis kripto Ali Martinez mengungkapkan pada Rabu (03/06/2026) bahwa aktivitas besar dari wallet whale terdeteksi dalam beberapa waktu terakhir.

“Menurut data dari Santiment, sekitar 60 juta XRP telah dijual atau didistribusikan ulang oleh para crypto whale dalam sepekan terakhir,” tulis Ali Martinez melalui akun X miliknya.

Aktivitas tersebut langsung menarik perhatian pelaku pasar. Pergerakan aset dalam jumlah besar oleh crypto whale kerap dikaitkan dengan potensi tekanan jual yang dapat memengaruhi pergerakan harga XRP.

Aktivitas Whale XRP - Ali Martinez
Aktivitas Whale XRP – Ali Martinez

Meski demikian, perpindahan token dalam skala besar tidak selalu berarti distribusi ke pasar. Dana tersebut bisa saja dipindahkan antar-wallet, layanan kustodian, atau crypto exchange sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset.

Terlepas dari tujuannya, momentum perpindahan ini menjadi sorotan karena terjadi saat harga Ripple berada di dekat area support psikologis yang dinilai sangat penting oleh pelaku pasar.

BACA JUGA:  Gawat atau Peluang? Akumulasi Whale XRP Mendadak Melemah

Saat ini, Ripple diperdagangkan di kisaran US$1,08, hanya sedikit di atas level US$1, yang selama ini dianggap sebagai zona likuiditas utama dan berpotensi menjadi penentu arah pergerakan harga selanjutnya.

Skenario Liquidity Sweep Menguat, XRP Bisa Uji US$1

Sejalan dengan meningkatnya aktivitas whale, analis teknikal Arthur juga melihat peluang koreksi jangka pendek pada XRP. Dalam prediksi yang diunggah pada Kamis (04/06/2026), ia menilai area US$1 berpotensi menjadi target liquidity sweep sebelum harga memulai tren baru.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Menurut saya, pasar kemungkinan akan memburu level US$1, bahkan mungkin turun sedikit di bawahnya. Cukup untuk mengguncang psikologi investor ritel sebelum pergerakan besar yang sesungguhnya dimulai,” tegasnya.

Prediksi Pergerakan Harga XRP - Arthur
Prediksi Pergerakan Harga XRP – Arthur

Menurut Arthur, prediksi harga XRP tersebut bertujuan membersihkan posisi trader yang menggunakan leverage berlebihan sekaligus mengumpulkan likuiditas sebelum harga bergerak lebih tinggi.

Dari sisi teknikal, XRP berhasil menembus descending trendline yang membatasi pergerakan harganya. Kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa tekanan bearish mulai melemah, meski pembalikan tren belum sepenuhnya terkonfirmasi.

BACA JUGA:  Harga XRP Bisa Meledak ke US$10? Fase Akumulasi Masih Berlangsung

Agar tren naik yang lebih kuat dapat terbentuk, XRP perlu mencetak higher low dan mampu mempertahankan area support saat terjadi pengujian ulang. Konfirmasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat peluang berlanjutnya momentum bullish.

Senada dengan Arthur, pandangan serupa juga disampaikan analis Naki melalui prediksi XRP yang dibagikan pada Jumat (05/06/2026). Ia menilai skenario yang telah disusunnya berjalan sesuai proyeksi setelah XRP menembus US$1,29 dan bergerak menuju zona Cypher pullback.

Menurut Naki, bias utama XRP masih cenderung bearish, tetapi peluang munculnya pantulan di area US$1,02 hingga US$1,05 semakin besar. Ia menilai pemulihan yang lebih kuat baru akan terkonfirmasi apabila harga terlebih dahulu menguji zona Cypher pullback.

“Jika harga turun ke area US$1,02 hingga US$1,05, membentuk wick, lalu ditutup harian kembali di atas US$1,15, di situlah skenario pantulan yang sesungguhnya mulai terbentuk,” ujarnya di X.

Analisis Pergerakan Harga XRP - Naki
Analisis Pergerakan Harga XRP – Naki

Regulasi AS Jadi Penentu Pergerakan XRP

Di samping faktor teknikal, perhatian pelaku pasar kini mulai beralih ke perkembangan regulasi aset digital di AS, khususnya pembahasan CLARITY Act yang dinilai dapat memberikan kepastian hukum bagi industri kripto.

BACA JUGA:  Pasar Prediksi Makin Ramai, Wintermute Tak Mau Ketinggalan

Arthur menilai regulasi yang lebih jelas terkait klasifikasi aset kripto berpotensi mengubah narasi jangka panjang Ripple sekaligus mengurangi ketidakpastian yang selama ini membebani sentimen pasar.

Di sisi lain, area support di sekitar US$1 masih menjadi level krusial yang akan menentukan arah pergerakan XRP dalam waktu dekat. Reaksi harga di zona tersebut diperkirakan akan menjadi perhatian utama investor.

Apa Itu Clarity ACT? Ini Pengertian dan Dampaknya ke Investor Kripto!

Jika tekanan beli mampu bertahan di area tersebut, peluang pemulihan masih terbuka. Namun, apabila US$1 gagal dipertahankan, volatilitas XRP berpotensi meningkat sebelum tren baru benar-benar terbentuk.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait