Ripple (XRP) menunjukkan tanda-tanda pemulihan di tengah tekanan pasar. Saat Bitcoin dan Ethereum mencatat penurunan tajam, altcoin ini justru terlihat lebih tangguh meski turun 2 persen. Analis menilai, XRP berpotensi melanjutkan tren bullish-nya dan menargetkan US$6 dalam waktu dekat.
Struktur Teknis XRP Isyaratkan Tren Bullish
Berdasarkan analisis yang dibagikan oleh CobraVanguard pada Senin (03/11/2025), XRP saat ini bergerak dalam pola bullish di timeframe mingguan. Pergerakan menunjukkan bahwa XRP tengah berada pada fase konsolidasi setelah turun dari area US$2,5 hingga US$2,7.
Pola yang terbentuk memperlihatkan formasi AB=CD, yang merupakan pola harmonik klasik dan sering menjadi sinyal pembalikan. Dalam skenario ini, CD mencerminkan kenaikan yang sebanding dengan AB, dengan potensi target akhir berada di sekitar US$5,8 hingga US$6.
“Harga saat ini bergerak dalam saluran bullish dan berpotensi mencapai batas atas saluran tersebut. Jika harga berhasil menembus ke atas, Ripple berpeluang mencetak rekor tertinggi baru (ATH),” jelasnya.

Area support utama berada di kisaran US$1,9–US$2,1. Selama bertahan di atas level ini, potensi pembalikan ke tren naik tetap kuat. Namun, jika menembus ke bawah, XRP berisiko turun ke support berikutnya di US$1,55, yang menjadi batas bawah dari struktur channel.
Resistance utama berada di kisaran US$3,0–US$3,2. Breakout di atas level ini mengonfirmasi momentum bullish dan membuka peluang bagi XRP untuk menguji resistance berikutnya di sekitar US$4,2, yang menjadi batas atas channel dan area reaksi harga sebelumnya.
Indikator MACD di timeframe mingguan juga menunjukkan potensi pembalikan. Histogram yang melemah di area negatif menandakan tekanan jual berkurang dan momentum beli terbentuk. Konfirmasi bullish crossover dapat memperkuat peluang kenaikan menuju US$6.
Spekulasi XRP ETF Picu Optimisme Pasar
Prediksi positif yang diungkapkan CobraVanguard sejalan dengan meningkatnya spekulasi terkait persetujuan XRP Spot ETF pertama di Amerika Serikat. Sentimen ini mulai menarik perhatian pasar karena dapat menjadi katalis besar bagi harga XRP.
Laporan sebelumnya menyebut Canary Capital telah memperbarui pengajuan Form S-1 dengan menghapus poin delaying amendment yang sebelumnya menunda efektivitas pendaftaran otomatis. Langkah ini menandakan kesiapan emiten untuk melanjutkan proses peluncuran ETF.
Jika tidak ada hambatan, peluncuran XRP Spot ETF berpotensi terjadi paling cepat pada 13 November 2025, bergantung pada persetujuan Nasdaq terhadap pengajuan Form 8-A. Keputusan ini akan menjadi tonggak penting bagi adopsi XRP di pasar institusional.
Apabila ETF disetujui, hal tersebut dapat menjadi pemicu kuat bagi XRP untuk mempercepat kenaikan menuju US$6. Dukungan teknikal yang solid dan sentimen positif menjadikan XRP salah satu altcoin yang patut diperhatikan dalam beberapa pekan mendatang. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



