XRP Hari Ini Makin Langka di Binance, Sinyal Besar Mulai Terbentuk?

Ketersediaan koin XRP di bursa Binance semakin menipis. Data on-chain terbaru dari analis Arab Chain di CryptoQuant menunjukkan indeks kelangkaan XRP di Binance melonjak ke level 0,75, tertinggi sejak Juli 2024.

Kondisi ini menjadi sorotan pasar karena mengindikasikan pasokan XRP yang siap dijual di bursa terus menyusut, di tengah pergerakan harga yang masih relatif stabil.

XRP kelangkaan 28 apr

Arab Chain menjelaskan bahwa kenaikan indeks kelangkaan tersebut mencerminkan berkurangnya pasokan XRP di bursa, yang biasanya terjadi akibat meningkatnya penarikan aset ke dompet pribadi atau melambatnya arus deposit ke bursa.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Indeks kelangkaan XRP telah mencapai level tertinggi sejak Juli 2024, yang menunjukkan adanya perubahan struktur pasar menuju likuiditas jual yang lebih rendah,” ungkap Arab Chain.

Fenomena ini muncul saat XRP hari ini diperdagangkan di kisaran US$1,39, segara Rp24.059 per koin. Dalam 24 jam terakhir, harga tercatat turun 2,76 persen, namun volume perdagangan spot justru melonjak 58,36 persen menjadi US$2,18 miliar. Kombinasi antara harga yang relatif bertahan dan meningkatnya aktivitas transaksi dinilai memperlihatkan adanya penyerapan suplai oleh pasar.

Secara historis, indeks kelangkaan yang tinggi kerap dikaitkan dengan fase akumulasi. Artinya, investor cenderung menyimpan aset di dompet pribadi ketimbang membiarkannya tetap berada di bursa, sehingga potensi tekanan jual jangka pendek menjadi lebih kecil.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: ETH di Zona Bahaya, 4 Altcoin Ini Malah Siap Ngegas

Arus Keluar XRP dan Aktivitas Derivatif Menguat

Sinyal akumulasi juga terlihat dari data pergerakan aset. Dalam satu hari terakhir, hampir 35 juta XRP tercatat keluar dari bursa. Pergerakan dalam jumlah besar ini dinilai sebagai indikasi bahwa pelaku besar atau whale mulai meningkatkan posisi mereka.

XRP sinyal bullish

Selain itu, data derivatif dari CoinGlass memperlihatkan aktivitas pasar XRP hari ini juga mengalami peningkatan. Volume derivatif melonjak 75,42 persen menjadi US$3,33 miliar, sementara open interest justru turun tipis 0,70 persen ke level US$2,56 miliar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun banyak posisi aktif yang masih bertahan, sebagian trader kemungkinan telah menutup posisi lama sambil menunggu arah pasar berikutnya. Biasanya, kombinasi volume tinggi dan pasokan bursa yang menurun sering menjadi awal terbentuknya momentum besar.

Arab Chain menilai jika arus masuk XRP ke bursa terus melemah, maka pasar akan menjadi lebih sensitif terhadap lonjakan permintaan. Dengan pasokan yang makin terbatas, tekanan beli yang datang secara mendadak bisa memicu pergerakan harga yang lebih agresif.

BACA JUGA:  Bukan Panic Selling, Ini Biang Kerok Harga Bitcoin Jatuh Mendadak

Zona Kritis XRP Hari Ini Jadi Perhatian Trader

Dari sisi teknikal, analis pasar GainMuse melihat XRP hari ini sedang berada di fase kompresi harga yang krusial. Menurutnya, XRP tengah bergerak di dalam pola wedge lokal yang bersimpangan dengan support diagonal utama, membentuk zona nilai yang sangat penting bagi struktur harga.XRP analisis 28 april

GainMuse mencatat area support utama XRP berada di kisaran US$1,38 hingga US$1,40. Zona ini disebut sebagai “multi-pattern floor” karena menjadi titik temu beberapa pola teknikal besar yang selama berbulan-bulan membentuk struktur tekanan harga.

Dalam analisisnya, GainMuse menilai XRP sedang berada dalam fase “final squeeze,” yaitu kondisi ketika harga terus tertekan dalam ruang sempit sebelum akhirnya meledak ke satu arah. Ia menilai struktur ini bukan sekadar peluang pantulan jangka pendek, tetapi bagian dari rotasi struktural yang lebih besar.

Jika resistance lokal berhasil ditembus, ruang menuju batas atas descending channel dinilai terbuka cukup lebar.

BACA JUGA:  Skyholic Sentil Diamnya Timothy Ronald, Sinyal Redupnya Tren “Cepat Kaya”?

Dengan kombinasi indeks kelangkaan tertinggi, arus keluar XRP dari bursa, aktivitas whale yang meningkat, serta struktur teknikal yang semakin padat, XRP hari ini mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa fase besar berikutnya bisa saja sedang dibangun secara diam-diam.

Intinya, XRP hari ini sedang berada dalam fase yang cukup sensitif, di mana pasokan di Binance terus menipis, arus keluar aset meningkat dan aktivitas derivatif menunjukkan minat pasar yang kembali tumbuh.

Di saat yang sama, struktur teknikal masih bertahan di zona support penting, menandakan bahwa pasar sedang berada dalam fase akumulasi dan menunggu pemicu berikutnya. Jika tekanan beli meningkat di tengah pasokan yang kian terbatas, peluang terbentuknya pergerakan besar pada XRP dalam waktu dekat menjadi semakin terbuka.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait