XRP Hari Ini: Peta Kekuatan Berubah, Investor Kecil Mulai Ganggu Dominasi Whale

Pergerakan XRP menunjukkan perubahan struktur pasar yang mulai menarik perhatian pelaku kripto. Data on-chain terbaru dari analis Amr Taha di CryptoQuant mengungkap bahwa dominasi whale dalam arus keluar XRP dari Binance masih sangat kuat, tetapi mulai mendapat tekanan dari meningkatnya aktivitas investor ritel.

Amr Taha mencatat metrik Binance Whale vs Retail Spread 30D turun ke level 89,3 persen, menjadi titik terendah sejak 2024. Metrik ini mengukur selisih aktivitas transfer XRP berukuran besar dibanding transfer ritel yang keluar dari Binance.

XRP Binance whale ritel

Dalam pembacaan saat ini, whale masih menguasai sekitar 94,6 persen total arus keluar XRP, sementara investor ritel mengambil porsi sekitar 5,4 persen. Meski dominasi whale tetap besar, angka itu memperlihatkan investor kecil mulai masuk lebih aktif dalam struktur distribusi XRP hari ini.

“Struktur arus keluar XRP di Binance menunjukkan perubahan yang jarang terjadi, dengan jarak dominasi whale dan ritel yang menyempit ke level terendah sejak 2024,” ungkap Amr Taha.

Aktivitas Ritel Mulai Naik, Whale Masih Pegang Kendali

Data tersebut menunjukkan bahwa sepanjang 2024 hingga 2025, arus keluar XRP dari Binance hampir sepenuhnya dikendalikan oleh wallet besar. Secara historis, kondisi ini membuat pergerakan whale menjadi faktor utama pembentuk likuiditas dan arah harga XRP hari ini.

BACA JUGA:  Analisis Kripto: BCH, SOL dan BNB di Fase Krusial, Potensi Reli Besar Mengintai

Namun, menyempitnya jarak antara whale dan ritel memberi sinyal bahwa investor kecil mulai mengambil peran yang lebih besar. Dalam konteks pasar kripto, peningkatan arus keluar dari bursa sering dikaitkan dengan akumulasi, karena aset dipindahkan ke wallet pribadi untuk penyimpanan jangka panjang.

Perubahan pola ini muncul di tengah langkah Ripple yang kembali mengunci 700 juta XRP ke escrow setelah sebelumnya membuka 1 miliar XRP dalam siklus bulanan.

Penguncian ulang itu dilakukan melalui dua transaksi besar dalam 24 jam terakhir. Dari total token yang dibuka, sekitar 300 juta XRP kini masih berada di luar escrow dan dapat digunakan untuk kebutuhan operasional perusahaan, likuiditas jaringan pembayaran, atau distribusi ke mitra institusional.

Secara tidak langsung, langkah itu menunjukkan Ripple masih menjaga keseimbangan pasokan XRP, karena sebagian besar koin yang dibuka kembali diamankan untuk menghindari lonjakan pasokan mendadak di pasar.

Struktur Harga XRP Menguat, Pasar Bersiap Hadapi Ledakan Volatilitas

Di sisi teknikal, analis Ali Martinez melihat XRP sedang bergerak dalam pola symmetrical triangle pada time frame harian. Struktur ini menunjukkan fase konsolidasi yang semakin menyempit, dengan tekanan beli dan jual sama-sama mengerucut mendekati titik penentuan.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Hari Ini Terangkat 1 Persen, Duduk di Rp1,17 Miliar

XRP analisis 3 mei

Menurut Ali Martinez, pola tersebut berpotensi memicu pergerakan sekitar 26 persen setelah breakout terkonfirmasi. Namun karena triangle merupakan pola netral, arah berikutnya masih bisa bergerak ke dua sisi.

Ia menilai area US$1,35 hingga US$1,45 masih menjadi zona tunggu karena rawan fakeout. Jika XRP ditutup harian di atas US$1,45, target teknikal berikutnya mengarah ke US$1,82. Sebaliknya, jika breakdown di bawah US$1,35, tekanan jual bisa membawa harga ke area US$1.

Sementara itu, analis CAN DX melihat struktur jangka pendek XRP mulai membaik di time frame 4 jam. Setelah memantul dari area US$1,34, XRP kini bertahan di sekitar US$1,39, yang dinilai sebagai area penting untuk menjaga momentum pemulihan.

analisis XRP terbaru 3 mei

CAN DX mencatat buyer mulai kembali mengambil alih kendali setelah harga berhasil membentuk pola higher low secara bertahap. Di saat yang sama, indikator moving average jangka pendek mulai melengkung naik, memperlihatkan tekanan bearish mulai melemah.

BACA JUGA:  Coinbase Incar Jadi Bank Kripto, Siap Serap Dana Institusi

Menurutnya, area US$1,41 hingga US$1,42 menjadi resistance kunci yang harus direbut kembali oleh buyer. Jika zona itu berhasil ditembus dengan bersih, struktur bullish jangka pendek akan semakin kuat dan membuka ruang bagi percepatan kenaikan dalam waktu dekat.

Singkatnya, XRP hari ini sedang berada di persimpangan penting, yakni data on-chain menunjukkan investor ritel mulai memperbesar peran di tengah dominasi whale yang masih kuat, Ripple tetap menjaga keseimbangan suplai lewat mekanisme escrow, sementara struktur teknikal di berbagai time frame mulai mengarah ke fase penentuan.

Jika arus distribusi tetap terkendali dan area resistance berhasil ditembus, XRP berpeluang memasuki fase volatilitas baru yang bisa menentukan arah tren berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait