Pasar altcoin dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren pelemahan. Pergerakan harga Bitcoin yang cenderung sideways di kisaran US$90.000 hingga US$94.000 memberikan tekanan pada banyak altcoin, sehingga membatasi potensi reli lanjutan.
Kondisi ini terlihat pada XRP yang mulai kehilangan momentum serta TRX yang bergerak lesu. Meski demikian, di tengah stagnasi pasar, Zero Knowledge Proof (ZKP) justru mencuri perhatian berkat blcokchain privasi yang ditawarkannya.
Gravestone Doji di Grafik XRP Indikasikan Sinyal Bearish
XRP saat ini berada di titik krusial. Di tengah optimisme sebagian pelaku pasar terhadap prospek regulasi kripto yang kian membaik di Amerika Serikat, muncul pula kekhawatiran akan potensi koreksi harga dalam waktu dekat.
Analis ternama Ali Martinez menyoroti terbentuknya pola gravestone doji pada grafik mingguan XRP yang ia unggah pada Minggu (11/01/2026). Pola ini muncul setelah XRP menutup perdagangan mingguan di US$2,072, yang mengindikasikan tanda kelelahan beli.

Secara teknikal, gravestone doji muncul ketika harga pembukaan, penutupan, dan terendah berada di level yang sama, sementara harga sempat naik lebih tinggi. Sumbu atas yang panjang menandakan tekanan jual kuat yang menghapus kenaikan harga XRP.
XRP sendiri sempat menguat di awal pekan dan menembus US$2,4 untuk pertama kalinya sejak pertengahan November 2025. Namun, melemahnya dorongan beli membuat prospek bullish jangka pendek memudar dan membuka peluang terjadinya koreksi lanjutan.
Harga TRX Mandek di Bawah Resistance Menurun
Selain XRP, altcoin unggulan lainnya seperti TRX juga menunjukkan sinyal bearish. Analisis GainMuse pada Selasa (12/01/2026) mencatat pergerakan Tron masih tertahan di bawah descending resistance jangka menengah, meski sempat memantul dari area support.
Secara struktur, grafik 16 jam menunjukkan TRX masih bergerak di dalam descending channel sejak mencetak puncak harga di area US$0,36. Upaya pemulihan yang terjadi sejak akhir Desember terlihat lemah dan belum menunjukkan dorongan lanjutan yang solid.

Pola kenaikan yang terbentuk masih rapuh, dengan harga yang beberapa kali tertahan di zona resistance US$0,3–US$0,305. Area ini menjadi titik distribusi, di mana tekanan jual kembali muncul setiap kali TRX mendekati garis resistance menurun.
Dari sisi teknikal, TRX membentuk pola segitiga dan konsolidasi, namun breakout berulang kali gagal. Kondisi ini menunjukkan minimnya dorongan beli, sementara penjual tetap dominan. Selama harga belum mampu menembus US$0,305, strukturnya tetap bearish.
“Penolakan dari area ini berpotensi mendorong koreksi harga menuju zona target bawah yang ditandai pada grafik. Kelanjutan tren bearish masih cukup besar selama area resistance membatasi pergerakan ke atas,” tegasnya.
ZKP Curi Perhatian Lewat Blockchain Privasi
Saat XRP dan TRX mengalami pelemahan, perhatian pasar kini tertuju pada Zero Knowledge Proof (ZKP). Proyek blockchain ini dibangun sejak awal dengan fokus pada privasi, tanpa mengumpulkan dana publik terlebih dahulu.
“Kami merancang ekosistem berbasis privasi dan blockchain yang sepenuhnya sudah dikembangkan sejak awal, tanpa bergantung pada dana publik, sekaligus menawarkan fitur-fitur inovatif yang siap digunakan,” jelas tim pengembang.
Yang membedakan proyek ZKP adalah model investornya. Tidak ada VC yang menunggu kesepakatan privat, dan tidak ada insider yang memegang token dengan harga lebih murah. Semua peserta mengikuti lelang yang sama dan bermain dengan aturan setara.

Struktur ini mendorong partisipasi aktif. Menurut informasi di situs resmi, jutaan dolar tercatat masuk ke lelang setiap harinya. Dengan posisi publik di garis depan, institusi hanya bisa mengamati dari luar, mencerminkan model partisipasi yang terbuka dan transparan.
Kepercayaan tim pengembang juga terlihat dari aksi nyata mereka. Mereka menggelar giveaway senilai US$5 juta, dibagi menjadi sepuluh hadiah masing-masing US$500.000, sebagai bukti dukungan dana yang nyata dan transparan bagi komunitas.
Dengan batasan yang jelas, partisipasi yang konsisten, dan komunitas yang terus berkembang, ZKP memperkuat posisinya sebagai salah satu proyek blockchain privasi yang menarik perhatian pada 2026.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



