XRP Susul Bitcoin dan Ethereum di Polymarket US, Filing Baru Masuk CFTC

XRP mendapat jalur produk baru di pasar prediksi teregulasi AS setelah Polymarket US memasukkan sertifikasi kontrak harga aset tersebut ke Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC).

Berdasarkan database resmi CFTC, XRP Price Contracts dengan kode CPCXRP tercatat pada Senin (6/10/2026) dengan status Certified. Produk itu dikategorikan sebagai event contract berbentuk binary option.

Perkembangan ini datang melalui QCX LLC yang beroperasi dengan nama Polymarket US. Perusahaan merupakan Designated Contract Market (DCM) yang terdaftar di CFTC, berbeda dari platform Polymarket internasional yang dikenal luas sebagai pasar prediksi berbasis kripto.

Meski berstatus Certified di database regulator, mekanisme tersebut bukan berarti CFTC memberikan persetujuan substantif satu per satu terhadap prediksi mengenai XRP. Dalam surat self-certification Polymarket US, QCX menyatakan melakukan self-certification berdasarkan 17 C.F.R. §40.2(a).

Dokumen tertanggal 5 Oktober itu menyebut Polymarket US berniat mulai mendaftarkan produk tersebut tidak lebih awal dari 7 Oktober 2026.

Dengan demikian, XRP dan Polymarket kini menjadi kombinasi baru dalam perluasan katalog produk kripto perusahaan di pasar AS, dengan kontrak pertama yang sudah memiliki parameter penyelesaian secara spesifik.

Kontrak XRP Pertama Menggunakan Ambang US$1,50

Dalam spesifikasi produk XRP yang disampaikan kepada CFTC, kontrak referensi pertama mengajukan pertanyaan apakah nilai XRP akan berada di atas US$1,50 pada pukul 14.30 ET, 30 Oktober 2026.

Setiap kontrak memiliki nilai nosional US$1 dan menggunakan margin sebesar 100 persen dari jumlah yang berisiko. Polymarket US juga menetapkan position accountability level senilai US$25.000 dalam produk tersebut.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Token DOLO Masuk Radar Hidden Gem? Aktivitas On-Chain Mulai Bicara

Berbeda dari kontrak futures yang memungkinkan investor mengambil eksposur langsung terhadap pergerakan harga aset, struktur ini merupakan event contract. Pembayarannya bergantung pada apakah kondisi yang telah ditetapkan sebelumnya terpenuhi ketika kontrak diselesaikan.

Harga referensi XRP akan bersumber dari CF Benchmarks Ltd., menggunakan XRP-Dollar Real Time Index atau XRPUSD_RTI. Untuk kontrak yang mengacu pada harga di waktu tertentu, nilai penyelesaian dihitung berdasarkan rata-rata sederhana harga yang disebarkan selama 60 detik tepat sebelum waktu pengukuran.

Mekanisme yang lebih ketat juga disiapkan untuk produk yang mengacu pada harga maksimum atau minimum selama periode tertentu. Polymarket US akan menghitung trimmed mean setelah menghapus 20 persen data tertinggi dan 20 persen data terendah dari pengamatan terkait.

Langkah tersebut dirancang agar hasil kontrak tidak bergantung pada satu cetakan harga singkat yang berpotensi tidak mewakili kondisi pasar.

Yang lebih penting, kontrak US$1,50 tersebut tampaknya hanya menjadi pintu awal. Pada hari yang sama, Polymarket US juga mendaftarkan kelas XRP Price Contracts dengan kode CPCXRPD.

Melalui class certification XRP, perusahaan membuka kemungkinan menerbitkan kontrak berdasarkan sejumlah kondisi, mulai dari harga XRP berada di atas, di bawah, setidaknya, paling tinggi, di antara dua nilai, hingga tepat pada nilai tertentu.

Jangka pengukurannya pun dapat berbeda, mulai dari lima menit, 15 menit, 30 menit, satu jam, empat jam, harian, mingguan, bulanan, kuartalan hingga tahunan.

BACA JUGA:  Harga XRP Punya Setup Baru, Analis Lihat Peluang Reli 160 Persen

Artinya, sertifikasi terbaru tidak sebatas membuka satu kontrak biner mengenai harga XRP pada akhir Oktober. Struktur tersebut dapat menjadi dasar bagi rangkaian kontrak XRP lain selama menggunakan sumber harga, formula dan metodologi penyelesaian yang sama.

Pola dua tahap ini mengikuti arahan regulator mengenai sertifikasi seri event contract. Dalam CFTC Staff Advisory 26-22, staf regulator sebelumnya mengingatkan DCM agar tidak memasukkan sertifikasi berbasis template yang terlalu luas melalui aturan §40.2(a), sekaligus menjelaskan mekanisme sertifikasi kelas bagi kelompok kontrak yang saling berkaitan.

XRP Menyusul BTC, ETH dan SOL di Polymarket US

Masuknya XRP juga memperluas katalog kontrak harga kripto Polymarket US yang sebelumnya telah menjangkau beberapa aset dengan kapitalisasi besar.

Catatan dalam database produk CFTC menunjukkan Bitcoin Price Contracts, Ether Price Contracts dan Solana Price Contracts lebih dulu memperoleh status Certified pada 26 Agustus 2026.

Ketiganya memiliki struktur serupa sebagai swap berbentuk binary option dalam kategori event. Dengan masuknya XRP pada 5 Oktober, Polymarket US kini memperlebar cakupan aset yang dapat menjadi dasar kontrak harga di platform teregulasinya.

QCX sendiri telah menyandang status DCM sejak Juli 2025. Regulator mencantumkan entitas tersebut dalam daftar resmi Designated Contract Market sebagai QCX LLC d/b/a Polymarket US.

BACA JUGA:  Ringkasan Berita Kripto Minggu Ini, dari Uptober hingga Tokenisasi

Momentum tersebut juga hadir ketika regulator AS sedang menyiapkan aturan yang lebih luas bagi pasar aset digital. Pada 5 Oktober, CFTC secara terpisah membuka permintaan komentar publik mengenai kerangka regulasi baru aset kripto.

Proposal itu antara lain mempertimbangkan kerangka khusus bagi pasar aset kripto serta perlindungan konsumen dan pencegahan praktik abusif. Meski demikian, belum ada keterangan yang menunjukkan proses aturan baru tersebut berhubungan langsung dengan filing XRP milik Polymarket US.

Sementara itu, kondisi pasar XRP relatif tenang di sekitar level yang kebetulan menjadi ambang kontrak referensi pertama Polymarket. Berdasarkan data CoinMarketCap saat artikel ini disusun, XRP diperdagangkan sekitar US$1,50, dengan rentang 24 jam sekitar US$1,49 hingga US$1,53.

Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran US$95,2 miliar, menempatkan XRP sebagai aset kripto terbesar kelima, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar US$2,23 miliar.

Namun, pergerakan tersebut tidak dapat langsung dikaitkan dengan filing Polymarket US. Nilai harga lebih relevan sebagai gambaran kondisi XRP ketika kontrak baru itu muncul, sementara perkembangan utamanya berada pada bertambahnya infrastruktur produk berbasis XRP di pasar teregulasi AS.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait