Harga XRP masih bertahan stabil di atas area US$1,44 dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Namun di balik pergerakan yang relatif tenang tersebut, analis on-chain mulai melihat munculnya tekanan jual yang perlahan meningkat di pasar, khususnya di bursa Binance.
Analis on-chain Arab Chain di CryptoQuant mengungkapkan bahwa data XRP di Binance menunjukkan adanya perubahan struktur aliran dana setelah indikator price-CVD correlation sempat naik cukup tinggi sebelum kembali melemah dalam beberapa sesi terbaru.

Sinyal Bahaya Pasar Mulai Muncul dari Pergerakan CVD
Arab Chain mencatat koefisien korelasi antara harga XRP dan Cumulative Volume Delta (CVD) selama 30 hari sempat naik hingga sekitar 0,58. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa kenaikan harga sebelumnya masih didukung oleh arus pembelian riil dan bukan hanya aktivitas spekulatif berlikuiditas rendah.
Namun, indikator tersebut kemudian kembali turun ketika nilai CVD berubah negatif hingga sekitar minus 10,9 juta meski harga XRP masih mampu bertahan di atas level US$1,44. Situasi ini dinilai sebagai tanda awal bahwa tekanan jual mulai lebih dominan dibanding arus beli di pasar.
“Stabilnya harga XRP meski CVD melemah dapat menunjukkan masih adanya permintaan yang cukup kuat untuk menyerap sebagian tekanan jual yang muncul saat ini,” ungkap Arab Chain.
Arab Chain menilai kondisi tersebut biasanya muncul ketika pasar memasuki fase keraguan atau redistribusi likuiditas setelah aktivitas perdagangan meningkat tajam.
Jika arus jual terus bertambah sementara korelasi price-CVD terus melemah, momentum kenaikan XRP berpotensi melambat dan meningkatkan risiko volatilitas jangka pendek.
XRP Masih Bertahan, Tapi Pasar Belum Benar-Benar Aman
Di sisi teknikal, sejumlah analis masih melihat struktur harga XRP relatif stabil meski pasar mulai menunjukkan tekanan baru. Analis Crypto Nova menilai XRP saat ini masih bergerak di dalam range utama pada time frame 4 jam.

Menurut analis tersebut, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,45 dan berada di antara area demand utama di kisaran US$1,33 serta zona supply kuat di sekitar US$1,50. Kondisi ini membuat pasar masih menunggu breakout sebagai konfirmasi arah tren berikutnya.
Pandangan serupa juga disampaikan analis Ultimae yang menilai struktur teknikal XRP masih cukup sehat selama harga mampu bertahan di atas ascending support line yang telah terbentuk sejak awal Februari 2026.

Dalam grafik harian yang dibagikannya, support tersebut disebut beberapa kali berhasil menjadi area pantulan penting yang menjaga struktur bullish jangka menengah tetap aktif. Selama koin tersebut tidak kehilangan trendline naik tersebut, peluang pemulihan harga dinilai masih terbuka.
Ultimae juga menyoroti bahwa arah pergerakan Bitcoin akan menjadi faktor penting bagi kelanjutan tren XRP. Menurutnya, selama Bitcoin tidak mengalami koreksi besar, support XRP kemungkinan masih mampu bertahan dan menjaga momentum pemulihan secara bertahap.
Saat ini, area support utama XRP berada di kisaran US$1,38 hingga US$1,40 yang terus diuji dalam beberapa pekan terakhir. Struktur higher low yang mulai terbentuk di atas trendline naik juga menunjukkan buyer masih mencoba mempertahankan dominasi pasar meski volatilitas belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, resistance terdekat XRP berada di area US$1,58 yang dinilai sebagai zona supply cukup kuat pada grafik harian. Jika level tersebut berhasil ditembus, XRP diperkirakan memiliki peluang melanjutkan kenaikan menuju area psikologis US$1,80 dalam jangka menengah.
Meski begitu, kombinasi antara melemahnya indikator CVD dan meningkatnya tekanan jual di Binance kini mulai menjadi perhatian utama pelaku pasar. Investor disebut akan terus memantau apakah arus beli mampu kembali menguat untuk menjaga tren naik XRP, atau justru tekanan jual akan semakin besar dan memicu koreksi lebih dalam dalam waktu dekat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


