YZi Labs telah mengumumkan investasi strategisnya di perusahaan bioteknologi Renewal Bio, yang berfokus pada pengembangan pengobatan regeneratif menggunakan biologi perkembangan untuk menciptakan jaringan dan sel manusia identik DNA dari sel pasien sendiri.
Langkah ini menandai investasi pertama YZi Labs di sektor bioteknologi sejak memperluas mandat investasinya pada awal 2025. Investasi tersebut menunjukkan komitmen perusahaan terhadap teknologi medis yang berpotensi memperpanjang usia manusia dan merevolusi sistem perawatan kesehatan global.
Setiap tahun, lebih dari 150.000 transplantasi organ dilakukan di seluruh dunia, namun jumlah tersebut hanya mampu memenuhi kurang dari 10 persen dari total permintaan.
Kekurangan donor organ masih menjadi tantangan serius, termasuk di AS, di mana jutaan pasien meninggal saat menunggu donor yang sesuai atau mengalami penolakan imun pasca transplantasi.
Melihat kondisi tersebut, YZi Labs mendukung visi Renewal Bio untuk menjembatani kesenjangan antara permintaan dan pasokan organ melalui pendekatan berbasis sel pasien sendiri, sehingga mengurangi risiko penolakan dan menciptakan solusi yang lebih aman serta berkelanjutan.
Renewal Bio mengembangkan teknologi inovatif bernama Stembroid, sebuah platform yang mampu memprogram ulang sel kulit atau darah menjadi sel punca (pluripotent stem cells) dan menumbuhkannya dalam lingkungan tiga dimensi (3D) yang meniru perkembangan awal manusia.
Berbeda dari metode kimiawi yang memaksa sel berkembang, sistem ini menggunakan sinyal alami tubuh untuk membimbing proses pertumbuhan. Hasilnya, sel yang dihasilkan lebih otentik dan berfungsi penuh, mencakup berbagai jenis sel vital seperti darah, hati, jantung dan pankreas yang semuanya cocok dengan DNA pasien.
Dengan investasi dari YZi Labs, Renewal Bio menargetkan pengembangan pra-klinis sel punca hematopoietik (HSC) sebagai langkah awal pada 2025.
Sel HSC merupakan komponen penting dalam transplantasi sumsum tulang dan terapi leukemia, diharapkan dapat membantu lebih dari 20.000 pasien setiap tahun yang bergantung pada donor sel yang kompatibel.
Langkah Nyata YZi Labs Menuju Terobosan Medis
Renewal Bio didirikan pada 2022 oleh Profesor Jacob Hanna, ilmuwan ternama dari Weizmann Institute of Science di Israel yang dikenal melalui penelitian-penelitian sel punca berskala internasional.
Ia mendirikan perusahaan ini bersama dua mantan mahasiswanya, Vladislav Krupalnik (CEO) dan Ohad Gafni (CSO). Ketiganya membawa keahlian mendalam di bidang biologi perkembangan dengan rekam jejak publikasi di jurnal ilmiah bergengsi seperti Nature dan Cell.
Pendanaan dari YZi Labs akan digunakan untuk memperluas fasilitas laboratorium Renewal Bio serta mempercepat pengembangan produk menuju tahap produksi berskala klinis. Selain itu, perusahaan juga akan memperkuat kemitraan strategis untuk mendukung riset di bidang regenerasi organ vital seperti hati, jantung, dan pankreas.
CEO Renewal Bio, Vladislav Krupalnik, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah besar menuju pengobatan regeneratif yang dapat diakses luas.
“Kami sangat senang menyambut YZi Labs sebagai investor dan mitra di babak baru perjalanan kami. Kepercayaan mereka menunjukkan bahwa dunia siap menerima pendekatan baru dalam penyembuhan,” ujarnya.
Sementara itu, General Partner di YZi Labs, Jane He, menegaskan alasan di balik keputusan investasi ini. Menurutnya, Renewal Bio merepresentasikan masa depan pengobatan yang memanfaatkan potensi alami manusia.
“Sains, pada esensinya, berfungsi untuk memulihkan apa yang telah diambil kehidupan. Renewal Bio melangkah ke arah itu, menggunakan sel seseorang untuk menyembuhkan dan memperbarui dari dalam,” ujar Jane He.
Selain membawa inovasi medis, kolaborasi ini juga mencerminkan pergeseran arah investasi YZi Labs yang kini lebih terbuka terhadap teknologi biotek dan kesehatan regeneratif. Perusahaan melihat potensi besar di bidang ini untuk menciptakan dampak nyata terhadap kualitas hidup manusia.
Dengan pendekatan ilmiah yang kuat dan visi kemanusiaan yang jelas, YZi Labs menegaskan bahwa investasi di sektor bioteknologi bukan sekadar peluang ekonomi, melainkan langkah menuju masa depan kesehatan global yang lebih berkelanjutan.
Investasi ini diharapkan mempercepat realisasi teknologi regeneratif yang mampu mengatasi krisis donor organ dunia, memperluas akses terapi sel bagi pasien dan membuka era baru dalam penyembuhan yang bersumber langsung dari tubuh manusia itu sendiri.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



